Kisah Pilu Ibu Muda di Sukabumi Jual Ginjal untuk Tutup Utang

Purwokerto Suara.Com
Sabtu, 17 September 2022 | 10:20 WIB
Kisah Pilu Ibu Muda di Sukabumi Jual Ginjal untuk Tutup Utang
utang (ilustrasi)

PURWOKERTO.SUARA.COM, SUKABUMI- Kisah seorang ibu muda di Sukabumi, S (28), sungguh miris. Gara-gara terjerat utang rentenir, ia sampai nekat ingin menjual ginjalnya untuk melunasi pinjamannya. 

S diketahui tinggal mengontrak bersama suami dan anaknya berusia 5 tahun di Kampung Cibodas tak jauh dari kawasan pabrik di wilayah Kabupaten Sukabumi. Ie bekerja sebagai buruh pabrik tak jauh dari tempat tinggalnya. 

Gajinya yang pas-pasan, Rp 3 juta perbulan dipakai untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga, termasuk membayar kontrakan.  Meski suaminya juga diketahui bekerja atau punya penghasilan. 

Singkat cerita, ia butuh dana mendesak untuk kebutuhan. Gayung bersambut, ia berkenalan dengan rentenir. Siapa sangka, dari pinjaman Rp 1 juta dengan cicilan Rp 200 ribu, meningkat menjadi pinjaman Rp 5 juta dengan cicilan Rp 1 juta plus bunga.

S mulai sulit mengatur keuangannya. Gajinya yang Rp 3 juta, hanya tersisa Rp 300 ribu tiap bulannya. Tentunya itu tidak cukup untuk menutup kebutuhan rumah tangganya. 

Ia harus gali  lubang tutup lubang. Utangnya membengkak menjadi total Rp 50 juta lebih.

S yang sudah tak kuat menanggung beban utang, akhirnya menghubungi Sukabumiupdate.com--jejaring Suara.com via aplikasi pesan media sosial. Ia menyampaikan keinginannya mendonorkan ginjal untuk melunasi utang. Jeratan utang membuat psikologisnya terganggu. Kerja pun menjadi tak nyaman. Hidupnya tak tenang karena dibayang-bayangi tagihan rentenir. 

S tak segan meminta bantuan untuk dicarikan pembeli.

“Assalamualaikum. Saya di sini ingin bercerita tentang kehidupan saya yang sedang benar-benar kesusahan dalam keuangan. Sedang terlilit utang rentenir. Jadi saya disini dalam keadaan sadar dan sehat. Saya ingin mendonorkan ginjal saya agar saya bisa menutupi semua utang rentenir saya," tulis Si.

Baca Juga: Ini Kondisi Terkini Cahya Supriadi, Kiper Timnas Indonesia yang Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit

"Saya cape ka,, kerja tapi habis aja uang nya kadang gak cukup untuk bayar rentenir,, bahkan untuk makan sehari-hari saja saya harus dagang di pbrik, jadi saya kepikiran untuk jual ginjal lunasi semua hutang saya dan keluarga," lanjut Si.

Keinginannya belum direspon suami. Namun ia tak tahu harus bagaimana lagi untuk melunasi utang-utangnya.

"Jika semua hutang lunas, mungkin saya saya ingin berhenti kerja, memilih berdagang biar kami lebih fokus merawat anak. kalaupun saya mati yanpenting saya tdk meninggalkan utang,"sambungnya

Redaksi mengimbau masyarakat untuk menghindari jeratan utang yang bisa membuat hidup orang semakin susah. Gaji berapapun, jika punya cicilan banyak, maka yang tersisa penghasilannya sedikit, bahkan habis untuk membayar utang. Sadar kemampuan, dan menahan diri untuk memiliki sesuatu atas dasar keinginan, bukan kebutuhan. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI