Unik! Sejarah Sedekah Ketupat di Cilacap yang Kini Difestivalkan

Purwokerto | Suara.com

Selasa, 27 September 2022 | 09:21 WIB
Unik! Sejarah Sedekah Ketupat di Cilacap yang Kini Difestivalkan
Warga mengarak gunungan ketupat pada festival Sedekah Kupat di Desa Tambaksari Kecamatan Wanareja, Rabu 21 September 2022. (Pemkab Cilacap)

PURWOKERTO.SUARA.COM - Jika singgah di Cilacap Barat, khususnya di Dayeuhluhur dan Wanareja, kita akan menjumpai keramah-tamahan warga. Tak jarang tuan rumah akan menyuguhkan ketupat untuk tamunya. Dalam istilah lokal, hal ini disebut sedekah kupat atau ketupat.

Sedekah Ketupat merupakan tradisi turun temurun yang dilakukan oleh masyarakat Cilacap Barat, terutama Kecamatan Dayaeuhluhur dan Wanareja. Tradisi ini bermula sekitar abad 16, ketika pasukan Raja Siliwangi hendak berperang melawan pasukan Kerajaan Demak.

Rombongan dari tanah Pasundan itu melintas di Kawasan yang kini dikenal sebagai wilayah Kecamatan Dayaeuhluhur. Masyarakat setempat lantas memberikan sambutan dengan memberikan bekal berupa ketupat untuk pasukan Siliwangi.

Sejak saat itu, tradisi menyuguhkan ketupat unutk tamu terus berjalan. Ini dilakukan sebagai pesan bawa masyarakat Dayaeuhluhur sangat mengagungkan para tamu. Masyarakat setempat akan menyambut, menjamu, dan menjamin keselamatan setiap tamu selama berada di Dayaeuhluhur.

Untuk melestarikan sekaligus mengenalkan nilai-nilai dalam tradisi sedekah kupat atau ketupat ini, Pemerintah Kabupaten Cilacap mengangkat sedekah kupat menjadi festival. Tahun ini Festival Sedekah Kupat digelar di Wanareja.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kabupaten Cilacap, Paiman menjelaskan, menilik akar sejarahnya, Kecamatan Wanareja dan Dayaeuhluhur memiliki historis akan Sedekah Ketupat. Sehingga Festival ini dapat dilaksanakan di dua tempat itu secara bergiliran.

“Hari ini kita optimalkan local wisdom (kearifan lokal) tapi nanti akan kami evaluasi bagaimana ke depan pagelaran ini menjadi menarik, tanpa mengganggu ritualnya. Tetapi gelarannya akan kita bangun supaya layak menjadi event yang dinikmati masyarakat luas,” kata Paiman.

Desa Tambaksari Kecamatan Wanareja dipilih menjadi tempat pertama kalinya digelar Festival Sedekah Ketupat padad Rabu 21 September 2022. Tambaksari dipilih karena beberapa alasan, selain memiliki potensi wisata alam , juga ada dukungan masyarakat yang sangat besar salah satunya dengan membentuk kelompok sadar wisata.

“Peran masyarakat antusias, mereka semangat. Ini modal bagi kita untuk pagelaran berikutnya supaya lebih maju. Minimal masyarakat sudah oke, didukung lingkungan yang mempunyai potensi wisata alam yang bagus,” ucapnya.

Rangkaian sedekah ketupat diawali dengan kegiatan bersih-bersih desa dan jalan, pembuatan ketupat, hingga pelaksanaan sesuai jadwal yang ditentukan. Sejak pagi, warga menggantungkan ketupat pada tiap batas desa antara Kecamatan Wanareja dan Dayaeuhluhur.

Acara dibuka dengan sambutan dari sesepuh desa, dan pengucapan ijab sedekah oleh juru kunci. Setelah memanjatkan doa bersama-sama, ketupat tersebut menjadi menu santapan peserta doa bersama, termasuk warga yang melintas.

Adapun festival digelar dengan cara melibatkan warga untuk membuat gunungan menyerupai jolen sedekah laut. Selanjutnya gunungan ketupat ini dikirab menuju simpang tiga Desa Tambaksari yang merupakan perbatasan Desa Tambaksari dengan Majingklak, Kecamatan Wanareja.

Festival Ketupat ini membawa tiga pesan positif. Yakni ungkapan rasa syukur, kedermawanan melalui sedekah, serta pelestarian budaya. Sementara nilai ekonomi sebagai nilai tambah dari gelaran festival sedekah kupat akan diperbesar dengan memasukkan kegiatan adat ini akan dalam kalender wisata kabupaten maupun nasional. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gempa Megathrust dan Tsunami 20 Meter di Selatan Jawa Bukan Dongeng, Sains dan Sejarah Membuktikan

Gempa Megathrust dan Tsunami 20 Meter di Selatan Jawa Bukan Dongeng, Sains dan Sejarah Membuktikan

| Senin, 26 September 2022 | 07:15 WIB

Nelayan Cilacap yang Hilang Ditemukan Meninggal

Nelayan Cilacap yang Hilang Ditemukan Meninggal

| Senin, 26 September 2022 | 05:46 WIB

Nelayan Jatuh dan Tenggelam di Laut Karangkandri Cilacap

Nelayan Jatuh dan Tenggelam di Laut Karangkandri Cilacap

| Minggu, 25 September 2022 | 10:10 WIB

Berwisata ke Benteng Pendem Cilacap, Berani?

Berwisata ke Benteng Pendem Cilacap, Berani?

| Sabtu, 24 September 2022 | 09:27 WIB

Terkini

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

ILUNI UI Soroti Risiko Hukum di Balik Transformasi BUMN: Era Baru, Tantangan Baru

News | Rabu, 15 April 2026 | 23:00 WIB

Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu

Belanja Hemat April 2026: 17 Produk Indomaret Diskon Besar, Ada yang di Bawah Rp10 Ribu

Sumsel | Rabu, 15 April 2026 | 22:51 WIB

Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan

Dari Elit BUMN ke Viral di Tikungan Maut, Siapa 3 Komisaris Pusri? Ada Arteria Dahlan

Sumsel | Rabu, 15 April 2026 | 22:50 WIB

Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?

Laga Hidup Mati di GOR Jatidiri: Siapa yang Akan Melaju ke Puncak Proliga 2026?

Sport | Rabu, 15 April 2026 | 22:36 WIB

Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4

Bogor Diguyur Hujan Lebat, Bendung Katulampa Masih Aman di Level Siaga 4

Bogor | Rabu, 15 April 2026 | 22:34 WIB

Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi

Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi

Jabar | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

H-7 Keberangkatan, Pemerintah: Persiapan Haji 2026 Hampir Rampung 100 Persen

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:30 WIB

Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal

Dari Layar Kaca ke Lapangan: Ambisi Eberechi Eze Wujudkan Mimpi Liga Champions di Arsenal

Bola | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

Kasus Pelecehan Seksual FH UI: Bukti Dunia Pendidikan Kita Sedang Tidak Baik-Baik Saja?

News | Rabu, 15 April 2026 | 22:23 WIB

Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan

Publik Tuntut Transparansi Terkait Karut Marut Pengadaan Sarana Pendidikan

Bogor | Rabu, 15 April 2026 | 22:20 WIB