PURWOKERTO.SUARA.COM Pemandangan berbeda dalam perkuliahan di Fakultas Ilmu Sosial dan Politik UGM, Kamis (29/09/2022). Pasalnya artis cantik Prilly Latuconsina menjadi dosen tamu dan mengajar mata kuliah Kajian Selebritas.
Sebagai dosen tamu yang mengikuti program Praktisi Mengajar Kemendikbudristek mengaku tidak digaji. Padahal pihak kampus telah menyiapkan bayaran untuknya.
"Kebetulan aku tidak mengambil gaji aku," kata Prilly Latuconsina di akun YouTube Cumicumi.
Artis lulusan London School of Public Relation (LSPR) ini menjelaskan alasannya. Dia mengaku cuma ingin berbagi ilmu yang dimiliki kepada para mahasiswa. Disamping itu, Prilly menambahkan ingin mencari pengalaman.
"Karena aku cuma pengen sharing ilmu yang aku punya. Karena ini sudah jadi cita-cita aku dari dulu. Di sini aku bukan cari uangnya, tapi cari pengalaman," ucapnya.
Selain mendapatkan pengalaman baru, dengan menjadi dosen UGM, Prilly mendapat pelajaran berharga.
"Aku bisa belajar dari mahasiswa dari dosen lain. Itu sih yang lebih berharga daripada uang buat aku," ungkap Prilly Latuconsina.
Mengenakan blezer sangat mengajar, Prilly memang sejak awal bermimpi menjadi guru. Dia juga merasa tertarik dengan dunia pendidikan.
"Emang dari awal kan, aku punya ketertarikan di dunia pendidikan. Cita-cita aku, aku sering banget ngomong dimana pun, aku tuh pengen jadi guru. Lalu Kemendikbud punya program praktisi mengajar yang memberikan kesempatan untuk para praktisi sharing ilmunya," tutur Prilly Latuconsina.
Baca Juga: Bunda, Yuk Tumbuhkan Cara Berpikir Pada Anak Sejak Usia Dini
"Aku mengikuti pendaftarannya secara resmi. Terus aku tiba-tiba diterima di kampus UGM untuk mengajar di sana. Seneng, bangga, terharu juga, akhirnya aku bisa ngajar di UGM," imbuhnya lagi.
Prilly lebih jauh menegaskan bahwa menjadi dosen di UGM bukan bagian dari hak istimewanya sebagai artis. Dia harus melewati proses yang panjang dari mulai pendaftaran hingga akhirnya dapat mengajar di UGM.
"Banyak banget dokumen yang harus di isi. Jadi bukan karena aku public figure, aku mendapat kesempatan cuma-cuma. Ada proses panjang yang aku jalani. Bahkan sebelum di UGM, aku juga sempat mengajar online," bebernya.
"Aku nggak sembarangan bikin materi, kolaborasi juga sama dosen akademisnya," tandasnya. (iruma cezza)