Penyidik Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Ini Peran Masing-masing

Purwokerto | Suara.com

Kamis, 06 Oktober 2022 | 21:41 WIB
Penyidik Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Ini Peran Masing-masing
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. ((Suara.com))

PURWOKERTO.SUARA.COM - Kapolri, Jendral Polisi Listyo Sigit Prabowo, mengumumkan 6enam orang tersangka kasus kematian suporter Arema di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Kamis 6 Oktober 2022. Tiga di antara tersangka merupakan anggota Polri.

Berikut enam tersangka yang ditetapkan penyidik dan peran mereka dalan tragedi Kanjuruhan:

1. AHL (Dirut LIB)
PT LIB Tidak melakukan verifikasi Stadion Kanjuruhan untuk kompetisi Liga 1 2022. "Kita melakukan olah TKP. Berdasarkan hasil pendalaman, ditemukan bahwa PT LIB selaku penyelenggara Liga 1 tidak melakukan verifikasi terhadap Stadion Kanjuruhan," ujar Kapolri, Jendral Listyo Sigit Prabowo.

2. AH(Ketua Panpel)
Panpel tidak menyiapkan rencana darurat sesuai regulasi keamanan PSSi 2021 dan mencetak tiket melebihi kapasitas stadion Kanjuruhan.

3. SS (Security Officer)
Tidak membuat penilaian resiko keamanan. Dia bertanggung jawab atas keamanan dan memastikan steward ada di setiap pintu keluar.

4. Wahyu SS (Kabag Ops Polres Malang)
Terkait penembakan gas air mata ke penonton.

5. H ( Danki 3 Brimob Polda Jatim)
Terkait penembakan gas air mata ke penonton.

6. TSA (Kasat Samapta Polres Malang)
Terkait penembakan gas air mata ke penonton.

Terkait Dirut PT LIB, ia bertanggung jawab untuk memastikan setiap stadion memiliki sertifikasi layak fungsi. Namun PT LIB lalai tidak melakukan verifikasi Stadion Kanjuruhan, khususnya terkait keselamatan penonton.

"Namun pada saat menunjuk stadion, LIB persyaratan fungsinya belum mencukupi dan menggunakan hasil verifikasi tahun 2020," kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Malang, Jawa Timur, Kamis (6/10/2022).

Sigit menyebut verifikasi terakhir yang dilakukan PT LIB digelar pada 2020. Saat itu, kata Sigit, ada sejumlah catatan terkait keselamatan penonton dalam verifikasi tersebut.

"Verifikasi terakhir dilakukan pada tahun 2020 dan ada beberapa catatan yang seharusnya dipenuhi, khususnya terkait dengan masalah keselamatan bagi penonton," ucapnya.

Penyidik juga menemukan fakta tidak ada rencana darurat untuk menangani situasi khusus dari laga Arema versus Persebaya. Padahal, kata Sigit, penonton yang datang lebih dari 40 ribu.

"Tentunya kelalaian tersebut menimbulkan pertanggungjawaban," kata Listyo.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kepolisian Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Malang

Kepolisian Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Malang

| Kamis, 06 Oktober 2022 | 21:17 WIB

Kapolri Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

Kapolri Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan

| Kamis, 06 Oktober 2022 | 21:14 WIB

Tragedi Kanjuruhan Jadi Perhatian Seniman di Jakarta dan Jawa Timur

Tragedi Kanjuruhan Jadi Perhatian Seniman di Jakarta dan Jawa Timur

| Kamis, 06 Oktober 2022 | 20:52 WIB

Fokus Sidik Kelalaian Pada Tragedi Kanjuruhan, Polri Periksa 35 Saksi

Fokus Sidik Kelalaian Pada Tragedi Kanjuruhan, Polri Periksa 35 Saksi

| Kamis, 06 Oktober 2022 | 10:07 WIB

Terkini

Usai Video Totok Sirih Bayi Viral di Palembang, IDAI Soroti Risiko Nyeri dan Trauma

Usai Video Totok Sirih Bayi Viral di Palembang, IDAI Soroti Risiko Nyeri dan Trauma

Sumsel | Minggu, 26 April 2026 | 12:39 WIB

Mengingat yang Dilupakan: Kisah Segara Alam dan Bayang-Bayang 1965

Mengingat yang Dilupakan: Kisah Segara Alam dan Bayang-Bayang 1965

Your Say | Minggu, 26 April 2026 | 12:38 WIB

Apakah Boleh Pakai Moisturizer di Siang Hari? Ini 5 Rekomendasi dengan SPF

Apakah Boleh Pakai Moisturizer di Siang Hari? Ini 5 Rekomendasi dengan SPF

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 12:36 WIB

Sah! El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah, Ijab Kabul Lancar Sekali Tarikan Napas

Sah! El Rumi dan Syifa Hadju Resmi Menikah, Ijab Kabul Lancar Sekali Tarikan Napas

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 12:35 WIB

Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah

Perhatian Emak-emak! Beli Beras SPHP Dijatah Hanya 5 Buah

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 12:34 WIB

7 Ciri-Ciri Daycare Red Flag, Perlu Diwaspadai Orangtua sebelum Anak Jadi Korban

7 Ciri-Ciri Daycare Red Flag, Perlu Diwaspadai Orangtua sebelum Anak Jadi Korban

Lifestyle | Minggu, 26 April 2026 | 12:27 WIB

Lompati Seri 400, Vivo X500 Bakal Usung Layar 144 Hz dan Telefoto 200 MP

Lompati Seri 400, Vivo X500 Bakal Usung Layar 144 Hz dan Telefoto 200 MP

Tekno | Minggu, 26 April 2026 | 12:23 WIB

Mahalnya Harga Pendidikan: Ketika Pengorbanan Menjadi Satu-satunya Jalan

Mahalnya Harga Pendidikan: Ketika Pengorbanan Menjadi Satu-satunya Jalan

Your Say | Minggu, 26 April 2026 | 12:20 WIB

Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional

Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional

News | Minggu, 26 April 2026 | 12:14 WIB

Program 'Desa Wisata' BRI, Dorong Kebangkitan Ekonomi Lokal

Program 'Desa Wisata' BRI, Dorong Kebangkitan Ekonomi Lokal

Bri | Minggu, 26 April 2026 | 12:13 WIB