PURWOKERTO.SUARA.COM, JAKARTA-Perilaku begal begitu meresahkan. Terlebih pelaku begal tak segan menghabisi nyawa korban di jalan. Warga yang tak bersalah menjadi korban kebengisan pelaku kejahatan.
Padahal korban amat berarti bagi keluarganya. Rasa kehilangan pastinya amat dalam bagi yang ditinggalkan.
Seperti dialami seorang ibu yang videonya viral di media sosial. Ia mencurahkan perasaannya yang hancur ke pelaku begal yang telah membunuh anaknya.
Dalam video itu, terlihat seorang ibu mengungkapkan kesedihannya langsung di hadapan pelaku begal di kantor polisi .
Sembari menangis, ibu itu memarahi pelaku begal yang diduga menghabisi nyawa anaknya.
Dalam rekaman video, sebagaimana dikutip dari yoursay.id, tampak tiga pelaku begal telah diamankan oleh tim gabungan Subdit Gakkum Ditpolairud Polda Metro Jaya dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya di Kompleks Pergudangan Marunda, Cilincing, Jakarta Utara.
Dengan terisak, ibu itu memarahi pelaku begal yang membunuh anaknya di kawasan Muaratawar, Tarumajaya, Bekasi, Jawa Barat.
Dengan raut sedih, ibu itu pun meminta pelaku membayangkan jika orang tua mereka berada di posisinya, yakni harus kehilangan anak kandung karena dibunuh pembegal.
"Gimana kalau posisinya sama mama kamu? Gimana perasaan bapak kamu? Kok kamu tega, kenapa ada iblis di hati kamu? Kenapa kamu seperti dajjal?" kata ibu itu dengan berlinang air mata.
Baca Juga: Lupakan yang Kemarin, Momen Kemesraan Lesti Kejora dan Rizky Billar di Polres Metro Jakarta Selatan
Ia mencurahkan kesedihannya karena kehilangan anak yang dikandung dan dibesarkannya. Ia juga menyayangkan cara pelaku yang tega melenyapkan nyawa orang.
"Saya itu ibu yang melahirkannya (korban). Susah payah saya melahirkannya. Kalau kamu mau ambil kendaraannya silakan ambil, tapi nggak gitu caranya," ujarnya.
Perasaan ibu tersebut benar-benar hancur. Sekarang, ia bahkan harus hidup sebatang kara karena ditinggal anaknya untuk selamanya.
"Sekarang saya sendiri, saya sama siapa? Saya sebatang kara. Cita-citanya (korban) besar, gimana perasaan kamu menghabisi dia. Kok kamu tega,"katanya.
Ketiga pelaku begal itu hanya tertunduk menyesali perbuatannya. Ibu itu sampai mencoba mendongakkan kepala seorang pelaku yang hanya bisa tertunduk.
Pria gondrong itu pun terlihat bergetar seperti menahan tangis. Ia seperti ikut merasakan kesedihan ibu korban dan menyesal perbuatannya.