Kronologi Bentrokan Warga Penolak PLTP Dieng 2 di Banjarnegara dengan Pekerja PT Geo Dipa Saat Audiensi

Purwokerto | Suara.com

Selasa, 25 Oktober 2022 | 07:06 WIB
Kronologi Bentrokan Warga Penolak PLTP Dieng 2 di Banjarnegara dengan Pekerja PT Geo Dipa Saat Audiensi
WALHI

PURWOKERTO KITA.COM, BANJARNEGARA - Pertemuan antara warga desa yang menolak pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Dieng unit 2 bersama PJ Bupati Banjarnegara dan PT Geo Dipa Energi di Balai Desa Karangtengah Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara berakhir ricuh, Senin 24 Oktober 2022. Tercatat ada sekitar lima warga desa penolak PLTP mendapatkan tindakan kekerasan berupa pemukulan, tendangan dan dilempari kursi oleh para pekerja PT Geo Dipa Energi. 

Pertemuan ini merupakan inisiatif PJ Bupati Banjarnegara untuk mencari solusi konflik antara warga penolak PLTP dengan PT Geo Dipa. 

Amar, warga Desa Karangtengah menceritakan  pada awalnya pertemuan tersebut berjalan normal, tetapi saat warga memasang poster penolakan dan warga Desa Bakal datang, tiba-tiba ada sekelompok orang langsung menyerang warga Desa Bakal.

Akibat tindakan ini, lima warga Desa Bakal yang menolak PLTP Dieng 2 terluka. Mereka yang terluka antara lain Dafiqul Fariq. Fariq mengaku dikeroyok, ditonjok di mata kanan, dan diinjak-injak. 

Kedua Agesa Ijlal Setyawan. Ia juga mengaku ditonjok hingga lebam di mata kiri). Ketiga Slamet Noviyanto. Ia  ditonjok di mata kiri dan mulut sampai gigi patah.

Keempat Ahmad Ngafif. Ia  ditonjok bagian dada. Kelima Ahmad Arin yang terkena lemparan kursi dan dahi kanan lebam setelah dipukul orang hingga kulit di dahi mengelupas.

Warga Desa Bakal Datang karena Terdampak PLTP

Warga yang hadir berasal dari dua desa, yaitu Desa Karangtengah dan Desa Bakal.
Namun setelah acara tersebut dibuka, tiba-tiba pekerja PT Geo Dipa mengusir warga Bakal.

Mereka mengusir warga Bakal karena dianggap tidak diperkenankan hadir pada pertemuan tersebut. Sementara warga Bakal datang ke pertemuan ini karena ingin menyampaikan penolakan pembangunan PLTP.  

Menurut Dafiq, pemuda Desa Bakal, warga Desa Bakal berhak untuk mengikuti pertemuan dengan pihak PT Geo Dipa karena Desa Bakal juga  terdampak pembangunan PLTP.

Dafiq merupakan warga yang terkena pukulan serta pengeroyokan dari pekerja PT Geo Dipa dan orang yang tidak dikenal identitasnya.

Setelah bentrokan ini, Pj Bupati Banjarnegara menghentikan pertemuan dengan warga. Sementara Pj Bupati Banjarnegara, PT Geodipa, dan pekerjanya tetap melanjutkan pertemuan secara tertutup di dalam Balai Desa Karangtengah. 

Warga yang terkena pukulan langsung menjalani visum di Puskesmas Batur. Hasil visum akan digunakan sebagai bahan pelaporan ke Polsek Batur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Korban Luka Akibat Longsor di Banjarnegara Jalani Operasi

Korban Luka Akibat Longsor di Banjarnegara Jalani Operasi

| Kamis, 20 Oktober 2022 | 22:28 WIB

Digadang-gadang Jadi Peluang, Bandara JB Soedirman Purbalingga Kini Jadi Beban

Digadang-gadang Jadi Peluang, Bandara JB Soedirman Purbalingga Kini Jadi Beban

| Kamis, 20 Oktober 2022 | 19:28 WIB

Ngeri! Seorang Warga Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Banjarnegara

Ngeri! Seorang Warga Tewas Tertimbun Tanah Longsor di Banjarnegara

| Kamis, 20 Oktober 2022 | 08:41 WIB

Kronologi Longsor di Desa Sawangan Banjarnegara, 1 Warga Tewas dan 2 Luka

Kronologi Longsor di Desa Sawangan Banjarnegara, 1 Warga Tewas dan 2 Luka

| Kamis, 20 Oktober 2022 | 07:59 WIB

Terkini

Perpanjang STNK di Jabar Sah Tanpa KTP Lama, Begini Syaratnya

Perpanjang STNK di Jabar Sah Tanpa KTP Lama, Begini Syaratnya

Otomotif | Jum'at, 10 April 2026 | 14:45 WIB

7 Sunscreen Wardah SPF 50 untuk Lindungi Kulit Wajah dari Matahari dan Lebih Glowing

7 Sunscreen Wardah SPF 50 untuk Lindungi Kulit Wajah dari Matahari dan Lebih Glowing

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2026 | 14:43 WIB

Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?

Rupiah Menembus Rp17.000: Mengapa Perbankan Tetap Tenang di Tengah Risiko Kredit Valas?

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:43 WIB

Israel dan Lebanon Siap Negosiasi di Washington, Upaya Gencatan Senjata Menguat

Israel dan Lebanon Siap Negosiasi di Washington, Upaya Gencatan Senjata Menguat

News | Jum'at, 10 April 2026 | 14:41 WIB

Resmi Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman, Liliek Prisbawono Komitmen Kawal Konstitusi

Resmi Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman, Liliek Prisbawono Komitmen Kawal Konstitusi

News | Jum'at, 10 April 2026 | 14:41 WIB

Pramono Sentil PLN Usai Mati Listrik Massal di Ibu Kota

Pramono Sentil PLN Usai Mati Listrik Massal di Ibu Kota

News | Jum'at, 10 April 2026 | 14:39 WIB

Jungkir Balik Harga Saham BUMI

Jungkir Balik Harga Saham BUMI

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:39 WIB

Kabar Terbaru B50: Bahlil Sebut Kendala Pabrik Sudah Ada Solusi!

Kabar Terbaru B50: Bahlil Sebut Kendala Pabrik Sudah Ada Solusi!

Bisnis | Jum'at, 10 April 2026 | 14:38 WIB

Ji Chang Wook Sukses Gelar Charity, Hasilnya Dipakai Bangun 2 Sekolah PAUD di NTT

Ji Chang Wook Sukses Gelar Charity, Hasilnya Dipakai Bangun 2 Sekolah PAUD di NTT

Entertainment | Jum'at, 10 April 2026 | 14:38 WIB

Birokrasi Komunikasi Lewat Satu Huruf: Kenapa Chat "P" Itu Egois Banget?

Birokrasi Komunikasi Lewat Satu Huruf: Kenapa Chat "P" Itu Egois Banget?

Your Say | Jum'at, 10 April 2026 | 14:36 WIB