Sikap Prabowo Enggan Injak Karpet Merah untuk Pemimpin Dunia di KTT G20 Bali Dipuji

Purwokerto

Jum'at, 18 November 2022 | 19:07 WIB
Sikap Prabowo Enggan Injak Karpet Merah untuk Pemimpin Dunia di KTT G20 Bali Dipuji
Prabowo Subianto terlihat tidak menginjak karpet merah saat akan mengikuti pertemuan bilateral di KTT G20 Bali

PURWOKERTO.SUARA.COM, BALI- Ada kejadian menarik dalam acara KTT G20 yang dihadiri para pemimpin dunia. 

Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto yang juga hadir di acara itu terlihat tidak menginjak karpet merah saat akan mengikuti pertemuan bilateral di sela agenda Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali yang digelar pada 15-16 November. 

Padahal, tidak ada salahnya jika Prabowo mau berjalan menapak karpet merah yang disediakan untuk tamu penting itu. Sebagaimana dilakukan para pemimpin dunia termasuk Jokowi yang semuanya berjalan menapak karpet merah. 

Namun Prabowo memilih berjalan di samping atau menghindari karpet merah. 

Momen itu diabadikan oleh fotografernya, Bachren Lukskardinul. Bacren kemudian mengunggah foto-foto tersebut di Instagram pribadinya, @bachren.71.

"Yang mungkin luput dari sorotan banyak orang dan media adalah momen ketika Prabowo berjalan tidak diatas karpet merah,” tulis Bachren melalui postingan instagramnya dikutip Suara.com, Kamis (17/11/2022).

Dalam slide foto pertama, Prabowo yang saat itu memakai jas berwarna abu-abu tampak berjalan di samping karpet merah. Pada foto kedua, Menhan berada di belakang Presiden Perancis Emmanuel Macron yang berjalan sembari tersenyum.

Bachren menyampaikan kemungkinan alasan Prabowo yang tidak mau menapaki karpet merah. 

Ia menilai karpet merah sebetulnya ditujukan untuk para pemimpin dunia. Di masa lalu,  karpet merah bahkan hanya dipakai untuk jalan para raja.

baca juga

"Sejatinya memang karpet merah diperuntukan bagi para presiden dunia. Dahulu, karpet merah dipakai untuk para raja. Para pemimpin tertinggi negara. Hingga jika dikalangan perfilman zaman sekarang, karpet merah dipakai untuk para bintangnya," ujar Bachren.

Lepas dari alasan pasti Prabowo, Bachren melihat ada pelajaran adab dari sikap dan karakter Prabowo. Prabowo mungkin menyadari kapasitasnya bukan presiden atau kepala negara.

"Sopan santun atau adab, tidak hanya ditunjukkan dengan tutur kata, tetapi juga melalui sikap. Tidak hanya di depan banyak orang tetapi juga ketika tidak diperhatikan banyak orang," katanya lagi.

Di akhir unggahannya, Bachren berpendapat sikap sopan santun Prabowo terlihat bahkan saat tidak diperhatikan orang di sekitarnya. 

Sebagai anak buah, ia mendoakan Prabowo agar benar-benar bisa berjalan di atas karpet merah suatu hari nanti sebagai kepala negara. 

"Di dalam hati saya, saya hanya bisa berdoa, kelak, karpet merah itu untukmu Pak Prabowo," imbuhnya.

Unggahan Bachren itu sontak dibanjiri ribuan likes dan puluhan komentar dari warganet. Kebanyakan mereka memuji sikap Prabowo. Tak sedikit yang mendoakannya bisa menjadi presiden di tahun 2024.

"Bapak sangat tahu karpet merah hanya untuk tamu negara dan presiden , Great kagem Bapak," puji warganet.

"Semoga pak Prabowo jadi presiden pengganti pak JokoWi ... Aaamiiiin ... Astungkara," doa seorang warganet.
(Irumacezza)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Hanya Cantik, Ini Fakta Kim Keon Hee Istri Presiden Korea Selatan

Tak Hanya Cantik, Ini Fakta Kim Keon Hee Istri Presiden Korea Selatan

Purwokerto | Kamis, 17 November 2022 | 20:50 WIB

KTT G20 Resmi Ditutup, Hasilkan Proyek Kerjasama Negara Anggota

KTT G20 Resmi Ditutup, Hasilkan Proyek Kerjasama Negara Anggota

Purwokerto | Rabu, 16 November 2022 | 18:27 WIB

Mobil Listrik Hingga Tim Berkuda, Ini Pengamanan KTT G20 dari TNI dan Polri

Mobil Listrik Hingga Tim Berkuda, Ini Pengamanan KTT G20 dari TNI dan Polri

Purwokerto | Kamis, 10 November 2022 | 18:15 WIB

Terkini

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

×