Hasil Autopsi Tim Perhimpunan Dokter Forensik Jawa Timur Muncul, Begini Tanggapan Keluarga Tragedi Kanjuruhan

Purwokerto

Kamis, 01 Desember 2022 | 21:54 WIB
Hasil Autopsi Tim Perhimpunan Dokter Forensik Jawa Timur Muncul, Begini Tanggapan Keluarga Tragedi Kanjuruhan
Autopsi dua korban tragedi Kanjuruhan. (Foto. Antaranews.com)

PURWOKERTO.SUARA.COM – Kasus tragedi Kanjuruhan terus berlanjut, yang terbaru DA (41) ayah dari dua korban Tragedi Kanjuruhan berinisial NDR (16) dan NDB (13) mengaku kecewa dengan hasil pemeriksaan Tim Perhimpunan Dokter Forensik (PDFI) Jawa Timur. DA menduga, hasil autopsi itu sudah direkayasa dan dimanipulasi.

“Saya sangat sakit hati, ini tidak transparan, mereka janji di depan makam, dan mengingkarinya,” kata dikutip Antara, Kamis (1/12/2022).

Sedangkan, Imam Hidayat kuasa hukum keluarga korban juga menduga hasil autopsi itu dimanipulasi. Pasalnya, ada sejumlah temuan PDFI yang tak sesuai dengan kondisi jenazah. Imam juga meragukan hasil temuan PDFI yang menyebut korban mengalami patah tulang iga dan tulang dada.

Alasannya, dalam foto dokumentasi yang dimiliki keluarga, kaus yang dikenakan korban masih bersih waktu mereka pertama kali ditemukan. Sehingga bukti itu menepis dugaan korban meninggal akibat terinjak atau karena kekerasan benda tumpul di bagian dada hingga menyebabkan beberapa tulangnya patah.

“Dalam foto dokumentasi keluarga, kaus yang dipakai almarhumah ini masih bersih, bahwa pertandingan hujan, kalaupun disebut meninggal terinjak, pasti kausnya kotor, karena stadion jadi becek,” ucapnya.

Imam melanjutkan, yang lebih mengecewakan lagi bahwa pihak keluarga justru belum mendapatkan hasil pemeriksaan autopsi langsung dari PDF Jatim. Mereka baru tahu hasilnya justru dari media. Kata Imam, hal ini sudah menunjukan bahwa proses autopsi jauh dari kata transparan.

“Keluarga juga kecewa. Saat saya telepon dr Nabil untuk minta hasilnya, dia bilang bahwa itu bukan wewenang dia, ‘menurut UU adalah wewenang penyidik silakan penyidik presscon atau dibuka di pengadilan’,” sebut Imam menirukan ucapan Nabil.

Sebelumnya PDFI Jawa Timur mengumumkan tidak ada kandungan zat gas air mata yang ditemukan dalam tubuh korban saat diautopsi.

Hal itu disampaikan oleh dr Nabil Bahasuan Ketua PDFI Jatim, dia menyebut bahwa kematian kepada dua korban disebabkan oleh kekerasan benda tumpul.

baca juga

“Jadi untuk hasil dari NDR (16). Itu didapatkan kekerasan benda tumpul. Adanya patah tulang iga, 2, 3, 4, 5. Dan di sana ditemukan perdarahan yang cukup banyak. Sehingga itu membuat sebab kematiannya,” ujar dokter Nabil, Kamis (1/12/2022).

Penyebab serupa juga ditemukan di jenazah NDB. Dia mengalami patah tulang iga. “Kemudian, adiknya NDB (13). Juga sama tapi ada di tulang dadanya. Patahnya itu. Juga di sebagian tulang iga, sebelah kanan,” ucapnya.

Sebelumnya, dr Nabil mengaku jika dirinya tidak bisa memberikan keterangan terkait hasil autopsi. Namun kali ini pihaknya diberikan izin oleh penyidik untuk memberikan penjelasan sebatas kesimpulan saja, karena semua informasi akan disampaikan di proses pengadilan.

Nabil melanjutkan, dirinya mengaku tak bisa menyebutkan apa penyebab tulang-tulang korban itu patah. Ia hanya bisa memastikan bahwa luka itu disebabkan oleh kekerasan benda tumpul.

“Di kedokteran forensik kita tidak bisa mengatakan itu karena apa. Tapi karena kekerasan benda tumpul. Untuk pastinya, tentu di penyidikan yang tahu,” ucap dia.

Nabil juga mengungkap, pemeriksaan kepada dua korban itu melibatkan Badan Riset dan Informasi Nasional (BRIN). BRIN bertugas untuk melakukan pemeriksaan toksikologi.

Pemeriksaan oleh BRIN tersebut tidak ditemukan adanya kandungan gas air mata atau zat beracun lainnya. “Dari hasil pengumpulan sampel yang ada pada kedua korban. Kami sudah mengumpulkan kepada BRIN dan didapatkan tidak terdeteksi adanya gas air mata tersebut,” kata dia.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bantu Korban Gempa Cianjur, Bulog Kirim Logistik Beras 3,5 Ton

Bantu Korban Gempa Cianjur, Bulog Kirim Logistik Beras 3,5 Ton

Purwokerto | Kamis, 24 November 2022 | 21:15 WIB

Jelang Kelanjutan Liga 1, Menpora Segera Koordinasi dengan Kapolri

Jelang Kelanjutan Liga 1, Menpora Segera Koordinasi dengan Kapolri

Purwokerto | Senin, 21 November 2022 | 21:16 WIB

Persebaya Bawa Dua Tuntutan, Saat Gelaran RUPS Luar Biasa PT LIB di Jakarta

Persebaya Bawa Dua Tuntutan, Saat Gelaran RUPS Luar Biasa PT LIB di Jakarta

Purwokerto | Selasa, 15 November 2022 | 19:44 WIB

Lanjutan Tragedi Kanjuruhan, 60 Korban dan Saksi Siap Lapor ke Mabes Polri

Lanjutan Tragedi Kanjuruhan, 60 Korban dan Saksi Siap Lapor ke Mabes Polri

Purwokerto | Minggu, 13 November 2022 | 11:39 WIB

Terkini

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

Pilu! Korban Rudapaksa Jagakarsa Melahirkan, Bayi Terpaksa Diserahkan ke Dinsos

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:52 WIB

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

Jadi Tersangka, Kejagung Klaim Febrie Adriansyah Mundur Sukarela dan Tak Lagi Dikawal TNI

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:50 WIB

Daftar Identitas 12 Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Indramayu

Daftar Identitas 12 Korban Meninggal Kecelakaan Maut di Indramayu

Jabar | Senin, 13 Juli 2026 | 21:44 WIB

Intip Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 usai FIFA Bahas Format 64 Peserta

Intip Peluang Timnas Indonesia Lolos Piala Dunia 2030 usai FIFA Bahas Format 64 Peserta

Bola | Senin, 13 Juli 2026 | 21:40 WIB

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

Skandal Korupsi Lingkaran Prabowo, Uji Transparansi dan Integritas Penegakan Hukum

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:39 WIB

Dua Malam Tertahan di Laut, 252 Penumpang KM Suwindu Akhirnya Dievakuasi

Dua Malam Tertahan di Laut, 252 Penumpang KM Suwindu Akhirnya Dievakuasi

Sumsel | Senin, 13 Juli 2026 | 21:38 WIB

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

Prabowo Perintahkan Harga Khusus BBM untuk Nelayan Kapal 30200 GT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 21:28 WIB

MPLS di Pekanbaru Sudah Dimulai, Diharapkan Tak Ada Aksi Perundungan

MPLS di Pekanbaru Sudah Dimulai, Diharapkan Tak Ada Aksi Perundungan

Riau | Senin, 13 Juli 2026 | 21:20 WIB

Di Balik Tawa Temon Templar: Sosok Ayah Bertanggung Jawab dan Jenius Lulusan UI

Di Balik Tawa Temon Templar: Sosok Ayah Bertanggung Jawab dan Jenius Lulusan UI

Entertainment | Senin, 13 Juli 2026 | 21:17 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Diduga Punya Jaringan Bisnis untuk Pencucian Uang

Bisnis | Senin, 13 Juli 2026 | 21:13 WIB

×