PURWOKERTO.SUARA.COM, PURBALINGGA - Musim durian telah tiba. Purbalingga yang memiliki varietas durian lokal mendadak menjadi surga bagi para pecinta durian.
Aroma semerbak wangi khas durian tercium begitu melewati Jembatan Sungai Klawing, Bancar. Penjaja durian musiman berjajar di Jalan Penaruban.
Ada yang berbekal keranjang di samping kanan dan kiri sepeda motor. Ada pula yang dengan mobil dan kios seserhana.
Di antara penjaja durian ini ada yang menjajakan durian lokal PurbaIingga. Di mana desa penghasil durian khas Purbalingga?
Bagi pecinta durian bisa berburu berbagai macam durian lokal khas Purbalingga maupun durian hibrida di Pengadegan.
Desa Tetel merupakan salah satu desa penghasil durian di Kecamatan Pengadegan. Meski jaraknya cukup jauh dari pusat kota Purbalingga, namun pecinta durian wajib datang kesini jika ingin puas menikmati durian.
Berbagai varietas durian ditanam di desa ini, mulai dari durian lokal, Montong Oranye, Bawor, Duri Hitam, Musangking, dan Masmuar. Namun durian yang lebih dominan dibudidayakan di Desa Tetel adalah Montong Oranye dan Bawor.
“Berbagai macam jenis durian dibudidayakan oleh petani disini, namun yang paling banyak jenis Montong Oranye dan Bawor, karena dagingnya yang tebal dan rasanya enak sehingga banyak peminatnya,” kata Muji Hartono salah satu petani durian dari Desa Tetel saat ditemui di kebun durian miliknya.
Salah satu tempat yang bisa kamu kunjungi adalah rumah Hartono petani sekaligus pedagang durian di Desa Tetel . Disini pecinta durian bisa bebas memilih durian terbaik untuk dibawa pulang ataupun makan ditempat.
Baca Juga: Sebut Jokowi Firaun, Permintaan Maaf Cak Nun Dinilai Arogan
Jika tidak bisa memilih buah durian, jangan khawatir, Hartono akan dengan senang hati memilihkan durian terbaik. Selain durian utuh Hartono juga menyediakan durian kupas.
Durian lokal Pengadegan rasanya juga tidak kalah dengan durian montong, meski dagingnya tidak setebal durian montong namun aromanya terasa lebih kuat dan manis.
"Durian ditempat saya semuanya matang di pohon, saya panen dari kebun sendiri,jadi rasanya terjamin," katanya.
Jangan takut kehabisan durian disini. Petani yang memiliki lahan seluas tiga hektare ini mengaku saat panen raya bisa menghasilkan hingga 4 ton buah durian.
"Selain dijual eceran saya juga menyuplai pedagang durian yang ada di Purbalingga dan Banyumas. Harganya untuk durian lokal mulai 30.000 sampai 100.000 perbuah, yang montong mulai 75 ribu perkilonya" pungkasnya. ***