Catur Brata Penyepian, Larangan Saat Nyepi

Purwokerto

Kamis, 09 Maret 2023 | 19:01 WIB
Catur Brata Penyepian, Larangan Saat Nyepi
Ilustrasi pura ((istockphoto))

PURWOKERTO.SUARA.COM Hari Raya Nyepi akan di peringati Umat Hindu pada Rabu, 22 Maret 2023. Dalam perayaan itu, umat Hindu harus mematuhi 4 pantangan yang dikenal dengan Catur Brata Penyepian. Apa saja larangan saat Nyepi?

DIkutip dari suara.com umat Hindu merayakan Nyepi dengan kesunyian. Mereka melepas sifat-sifat serakah dalam dirinya dengan melakukan pantangan yang menyimbolkan masing-masing sifat manusia yang disebut Catur Brata Penyepian.

Larangan Saat Nyepi

Larangan yang pantang dilakukan saat Nyepi disebut dengan Catur Brata Penyepian. Umat Hindu tak boleh melakukan empat hal yakni menyalakan api, tak bepergian, tak bekerja dan tak menari kesenangan atau hiburan.

1. Amati Geni

Amati geni mengandung makna tak menyalakan api. Saat Hari Raya Nyepi, umat Hindu dilarang menyalakan api/lampu. Api sebagai simbol dari nafsu segingga amati geni bermakna pengendalian diri dari segala bentuk hawa nafsu.

2. Amati Karya

Amati karya berarti tidak bekerja. Umat Hindu dilarang melakukan kegiatan fisik atau bekerja saat peringatan Nyepi. Hal yang paling penting saat Nyepi fokus pada aktivitas rohani atau penyucian diri.

3. Amati Lelungan

baca juga

Amati lelungan bermakna tidak bepergian. Umat Hindu harus berdiam diri di rumah atau tidak bepergian saat Nyepi. Amati lelungan ini bertujuan untuk melakukan introspeksi diri dan memusatkan pikiran, astiti bhakti pada Ida Sang Hyang Widhi Wasa.

4. Amati Lelanguan

Amati lelanguan artinya tidak mencari hiburan. Saat Nyepi, umat Hindu dilarang mengadakan dan mengunjungi tempat hiburan dan bersenang-senang. Tujuannya agar bathin terlatih untuk mencapai produktivitas rohani yang maksimal.

Prosesi Nyepi

Terdapat tiga prosesi Nyepi yang dilakukan umat Hindu, yaitu sebelum nyepi, saat nyepi dan setelah nyepi.

Sebelum perayaan nyepi, umat Hindu akan melakukan upacara melasti dan pengerupukan. Prosesi ini dimulai sekitar tiga hari sebelum Nyepi. Umat Hindu melakukan upacara melasti yang bertujuan untuk menyucikan sarana persembahyangan yang ada di pura.

Sehari sebelum Nyepi, umat Hindu melakukan prosesi Mecaru. Upacara buta Yadnya yang ditujukan kepada Buta Kala agar tidak mengganggu kehidupan.

Prosesi dilanjutkan dengan upacara Pengerupukan, yaitu membagikan nasi Tawur, mengelilingi rumah dengan obor, dan membuat suara gaduh dengan memukul benda untuk mengusir Buta Kala keluar rumah.

Upacara pengerupukan di Bali umumnya dimeriahkan dengan pawai ogoh-ogoh yang melambangkan Buta Kala dan pawai ini diakhiri dengan memusnahkan ogoh-ogohdengan cara dibakar.

Saat nyepi, umat Hindu akan melakukan catur brata penyepian selama sehari penuh atau 24 jam hingga keesokan harinya, mereka akan merayakannya dengan ngembak geni. Demikian penjelasan tentang larangan saat Nyepi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Apa itu Hari Diwali? Mengenal dan Memaknai Hari Diwali

Apa itu Hari Diwali? Mengenal dan Memaknai Hari Diwali

Purwokerto | Minggu, 23 Oktober 2022 | 18:50 WIB

Hasil Sidang Isbat, Idul Adha Minggu 10 Juli

Hasil Sidang Isbat, Idul Adha Minggu 10 Juli

Purwokerto | Kamis, 30 Juni 2022 | 12:51 WIB

THR PNS Kebumen Cair Bulan Ini, Lihat Rinciannya

THR PNS Kebumen Cair Bulan Ini, Lihat Rinciannya

Purwokerto | Sabtu, 23 April 2022 | 20:50 WIB

Terkini

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Lawang Sewu Hadirkan Jejak Perjalanan Kereta Api di Kota Semarang

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:30 WIB

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

9 Finalis SHEPRENEUR 2026 Tampilkan Strategi Bisnis di Business Pitch Day

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:15 WIB

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

105 Mitra Pengemudi Grab Dapat Kesempatan Umrah

Foto | Minggu, 13 September 2026 | 05:00 WIB

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Pencarian 5 Jurnalis dan 3 Awak Kapal Masih Nihil akibat Cuaca Buruk di Lapangan

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 01:36 WIB

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Garudayaksa FC Dikalahkan Persik, Milos Joksic Malu

Bola | Sabtu, 12 September 2026 | 23:50 WIB

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Panglima TNI Cup 2026 Jadi Ajang Adu Nyali, Eks Menpora Dito Ariotedjo Ikut Pacu Jetski

Sport | Sabtu, 12 September 2026 | 23:24 WIB

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

Hari Ke-5 Pencarian Jurnalis Hilang, Tim SAR Temukan Helm dan Jerigen di Perairan Anyer

News | Sabtu, 12 September 2026 | 22:11 WIB

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Sindiran Pelatih Persib Usai Takluk di GBK: Persija Rayakan Kemenangan Seperti Juara Liga Champions

Jabar | Sabtu, 12 September 2026 | 21:52 WIB

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda

Banten | Sabtu, 12 September 2026 | 21:39 WIB

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Laba Anjlok 19 Persen, Astra Jor-joran Akuisisi Tambang Emas di Awal 2026

Bisnis | Sabtu, 12 September 2026 | 20:53 WIB

×