PURWOKERTO.SUARA.COM – Kekerasan pada anak di bawah umur menjadi masalah serius yang harus segera diatasi akhir-akhir ini.
Setelah ramai kasus kekerasan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio, lalu menyusul beberapa aksi kekerasan jalanan lain yang notabene pelaku masih di bawah umur.
Oleh karenanya orang tua harus bertindak dengan cepat dan tepat untuk membantu anak mengatasi masalah tersebut.
Dikutip dari Kanal YouTube Love Your Child pada Senin 13 Maret 2023, berikut ini lima cara yang dapat dilakukan orang tua untuk mengatasi perilaku kekerasan pada anak di bawah umur.
1. Mengidentifikasi penyebab kekerasan
Langkah pertama dalam mengatasi perilaku kekerasan pada anak adalah dengan mengidentifikasi penyebabnya.
Hal tersebut dapat dilakukan dengan mengamati perilaku anak secara seksama dan berbicara dengan mereka tentang perasaan dan masalah yang dialami.
2. Membantu anak mengelola emosi
Anak seringkali kehilangan kendali atas emosinya dan ini dapat memicu perilaku kekerasan. Orang tua dan pengasuh perlu membantu anak untuk mengelola emosi dengan mengajarkan mereka.
Bisa dengan teknik relaksasi seperti meditasi atau yoga. Anak juga perlu diajarkan untuk mengungkapkan perasaannya dengan cara yang lebih positif dan sehat.
3. Memberikan contoh perilaku yang baik
Orang tua dan pengasuh harus memberikan contoh perilaku yang baik dan positif bagi anak serta melakukan pengawas dalam setiap kegiatannya.
Mereka harus mempraktikkan cara-cara yang baik dalam menyelesaikan masalah dan tidak menggunakan kekerasan sebagai solusi.
4. Menerapkan konsekuensi atas perilaku kekerasan
Anak harus memahami bahwa perilaku kekerasan tidak dapat diterima dan memiliki konsekuensi yang serius.