Setelah Dua Tahun Berlalu, KPK Akhirnya Selidiki Kasus Bansos Beras PKH

Purwokerto

Kamis, 16 Maret 2023 | 21:51 WIB
Setelah Dua Tahun Berlalu, KPK Akhirnya Selidiki Kasus Bansos Beras PKH
Gedung Merah Putih milik KPK RI. ((Foto. Suara.com))

PURWOKERTO.SUARA.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah meningkatkan status dugaan korupsi penyaluran bantuan sosial (bansos) beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2020-2021 di Kementerian Sosial RI, dari penyelidikan ke penyidikan.

Ali Fikri Kepala Bagian Pemberitaan KPK mengatakan, hari ini, Kamis (16/3/2023), penyidik KPK memeriksa 11 orang saksi, di Kantor Polres Serang Kota, Banten.

“Ada 11 saksi yang diperiksa, pemeriksaan dilakukan Penyidik KPK di Kantor Polres Serang Kota, Banten,” katanya dikutip Antara, Kamis, 16 Maret 2023.

Mereka yang diperiksa masing-masing atas nama Sherlly Michael Kasir PT BGR Divre Kupang, Timotius Frids Thung Koordinator Pendamping PKH Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Rita Setiasih Pendamping PKH Kabupaten Tangerang 2013-2018 dan juga Koordinator PKH Kabupaten Tangerang Wilayah Barat.

Selanjutnya, Yusro Koordinator Wilayah PKH Provinsi Banten Periode 2020, Saiful Ma’ruf Penanggung Jawab Administrasi Distribusi Bantuan Sosial Beras PT BGR Wilayah Banten, Emilia Rika dan Andhy Poetra Kaselie Pendamping PKH.

Kemudian, Lidya Taurisya Pendamping PKH Kecamatan Jombang, Kota Cilegon, Intan Nuransani Pendamping PKH Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Fatrul Taupik Pendamping PKH, dan Agus Holid Karyawan Honorer.

Walau sudah melakukan penyidikan, KPK belum mengumumkan pihak yang ditetapkan sebagai tersangka maupun konstruksi pidana kasus itu.

Komisi Antirasuah berharap semua pihak yang dipanggil bersikap kooperatif, dan memberikan keterangan yang diketahui untuk mengungkap dugaan korupsi penyaluran bansos.

Sekadar informasi, tahun 2020, pemerintah melalui Kementerian Sosial menyalurkan bansos berupa beras dan uang tunai kepada 19 juta keluarga penerima manfaat terdampak pandemi Covid-19.

baca juga

Rinciannya, beras untuk 10 juta keluarga penerima manfaat, dan bantuan uang tunai disalurkan kepada 9 juta peserta Program Sembako yang tidak menerima masuk daftar program keluarga harapan.

Bansos beras didistribusikan sebanyak 15 kilogram beras per bulan per keluarga penerima manfaat selama tiga bulan. Sedangkan bansos uang tunai sekali penyaluran senilai Rp500 ribu per penerima.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dua Terdakwa Kasus Suap Dana Hibah APBD Pemprov Jatim Disidang Hari Ini : Segini Tuntutannya

Dua Terdakwa Kasus Suap Dana Hibah APBD Pemprov Jatim Disidang Hari Ini : Segini Tuntutannya

Purwokerto | Selasa, 07 Maret 2023 | 20:33 WIB

Selidiki Dugaan Korupsi, KPK RI Terus Dalami Kepemilikan Harta Rafael Alun Trisambodo

Selidiki Dugaan Korupsi, KPK RI Terus Dalami Kepemilikan Harta Rafael Alun Trisambodo

Purwokerto | Selasa, 07 Maret 2023 | 16:06 WIB

Temuan Inspektorat di Sekolah Penerima BOS Kebumen, Dugaan Kegiatan Fiktif hingga Pengadaan Barang tak Sesuai Spesifikasi

Temuan Inspektorat di Sekolah Penerima BOS Kebumen, Dugaan Kegiatan Fiktif hingga Pengadaan Barang tak Sesuai Spesifikasi

Purwokerto | Senin, 20 Februari 2023 | 21:54 WIB

Inspektorat Periksa Seluruh Sekolah Penerima Dana BOS di Kebumen, Kantongi Beberapa Temuan

Inspektorat Periksa Seluruh Sekolah Penerima Dana BOS di Kebumen, Kantongi Beberapa Temuan

Purwokerto | Senin, 20 Februari 2023 | 20:36 WIB

Terkini

Orang Mulai Curhat ke Chatbot, Psikolog UGM: Profesi Kami Bisa Tergeser AI

Orang Mulai Curhat ke Chatbot, Psikolog UGM: Profesi Kami Bisa Tergeser AI

Jawa Tengah | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:38 WIB

Rektor Jadi Tersangka, KPK Bongkar Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed

Rektor Jadi Tersangka, KPK Bongkar Korupsi Penerimaan Mahasiswa Unsoed

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:35 WIB

HP Xiaomi RAM 12 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan untuk Multitasking Berat dan Fotografi Terbaik

HP Xiaomi RAM 12 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan untuk Multitasking Berat dan Fotografi Terbaik

Tekno | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:34 WIB

Konflik Keraton Solo Memanas! Kubu PB XIV Purboyo Layangkan Somasi ke Gusti Moeng

Konflik Keraton Solo Memanas! Kubu PB XIV Purboyo Layangkan Somasi ke Gusti Moeng

Surakarta | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:23 WIB

Gibran Turun Gunung, Cicilan Utang Korban Gempa NTT Bakal Dapat Kelonggaran

Gibran Turun Gunung, Cicilan Utang Korban Gempa NTT Bakal Dapat Kelonggaran

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:18 WIB

Kritik Manis PAW Patrol: The Dino Movie: Kenapa Anak-anak Harus Selalu Terlihat Berguna?

Kritik Manis PAW Patrol: The Dino Movie: Kenapa Anak-anak Harus Selalu Terlihat Berguna?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar

Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa

Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi

Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal

Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:56 WIB

×