Terdapat luka tembak di dada
Kombes Pol Wahyu Tri Cahyono mengungkapkan, saat korban ditemukan, terdapat luka tembak pada bagian dada Briptu RF.
Hal ini seakan menguatkan kalau Briptu RF meninggal dunia akibat bunuh diri. Kombes Wahyu juga menyatakan tidak ada tanda-tanda kekerasan pada jenazah Briptu RF
Berasal dari Semarang, Jawa Tengah
Briptu RF bertugas di Polda Gorontalo sebagai Staf Pribadi Pimpinan (Spripim). Ia diketahui lahir di Sematang Jawa Tengah, tepatnya di Ngadirgo, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Setelah diketahui meninggal dunia, keluarga korban di Semarang langsung diterbangkan ke Gorontalo untuk menyaksikan otopsi jenazah Briptu RF di Rumah Sakit Aloei Saboe pada Minggu (26/3/2023).