Dengan cara memijat otot akan menjadi rileks dan mual bisa berkurang. Cara ini mirip dengan cara mengatasi masuk angin.
3. Cari tempat yang lebih hangat
Jika mual menyerang segera cari tempat yang suhu udaranya lebih hangat. Sedapat mungkin menghindari ruangan full AC karena akan menambah rasa mual semakin berat.
4. Hirup essential oil beraroma mint
Hiruplah essential oil yang beraroma pepermint. Penggunaan minyak atau essential oil dengan cara dihirup tidak menyebabkan puasa batal.
Cara ini bisa menjadi salah satu cara menghilangkan mual di bulan puasa.
5. Lakukan teknik pernapasan diafragma
Untuk mengurangi rasa mual dengan beberapa latihan pernapasan. Caranya adalah dengan tidur terlentang, lalu letakkan bantal di bawah dengkul dan leher agar tubuh rileks dan nyaman.
Usahakan posisi kaki dan kepala lebih tinggi daripada badan. Lalu letakkan kedua tangan di atas perut atau persisnya di bawah bagian tulang rusuk, dengan posisi jari saling terkunci.
Baca Juga: Link Streaming Big Match PSIS VS Persebaya di Laga Tunda BRI Liga 1
Tujuan peletakan jari ini adalah untuk memastikan apakah pernapasan yang dilakukan sudah benar. Kemudian ambil napas dari perut secara perlahan masukkan hingga ke rongga perut.
Teknik pernapasan ini disebut teknik pernapasan diafragma.
Usahakan jangan bernapas menggunakan tulang rusuk, karena otot diafragma akan menciptakan tarikan udara yang lebih kuat dibanding tulang rusuk.
6. Akupuntur atau Akupresur
Salah satu cara mengatasi mual adalah dengan melakukan teknik akupuntur atau akupresur. Teknik ini merupakan pengobatan tradisional ala Tiongkok yang bisa dilakukan untuk mengatasi mual dan muntah saat puasa.
Meskipun menggunakan jarum tipis dan dimasukkan ke dalam tubuh, namun cara ini tidak membatalkan puasa.