Hipnoterapi jadi Cara Polisi untuk Sadarkan Pengguna Knalpot Brong, Apa Bisa ?

Purwokerto

Senin, 03 April 2023 | 20:59 WIB
Hipnoterapi jadi Cara Polisi untuk Sadarkan Pengguna Knalpot Brong, Apa Bisa ?
Pemilik kendaraan berkenalpot Brong diperiksa polisi. ((Foto. Polrestabes Surabaya))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Pihak Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Surabaya bakal memberi hipnoterapi atau hipnotis kepada para pelaku pengguna knalpot brong yang terjaring operasi besar-besaran.

AKP Satriyono KBO Sat Lantas Polrestabes Surabaya menjelaskan, hipnoterapi itu bertujuan untuk mengurangi pelaku pengguna knalpot brong. Lewat metode hipnotis itulah diharapkan pelaku bisa sadar kalau suara bising knalpot brong sangat mengganggu warga.

“Jadi pelanggar-pelanggar ini kami berikan sugesti di alam bawah sadar mereka bahwa mereka diibaratkan menjadi korban yang mendengarkan knalpot brong,” kata Satriyo dikutip Antara, Senin (3/4/2023).

Kata Satriyo, penggunaan metode hipnoterapi ini sebetulnya diperuntukkan bagi korban yang mengalami trauma. Seperti korban terdampak bencana alam atau yang pernah mengalami tindakah kejahatan.

Nah, metode ini diubah oleh kepolisian yang diperuntukkan bagi para pelaku atau pelanggar lalu lintas. Menurut Satriyo, metode ini diharapkan bisa mengurangi kebiasaan mereka memasang knalpot brong di motornya.

“Jadi kami berikan sugesti di alam bawah sadar mereka. Kami sampaikan bahwa coba bayangkan kalau sekarang Anda yang mendengarkan knalpot brong pada saat Anda lagi pingin tenang,” imbuh Satriyo.

Nantinya, proses hipnoterapi diterapkan pada Rabu (5/4/2023) besok di Colombo Kantor Satlantas Porestabes Surabaya. Untuk tenaga hipnoterapi bakal didatangkan anggota polisi dari Jakarta satu orang.

Meski demikian, Satriyo menyebut bahwa metode hipnoterapi ini tidak bisa jadi acuan untuk menekan angka pelanggaran lalu lintas. Sebab para pelanggar yang diberi hipnoterapi bisa saja kambuh, karena tergantung dengan lingkungannya.

“Sebetulnya sugesti ini harus sering diberikan. Tapi semua kembali ke masing-masing individu. Kalau lingkungannya di sekitar masih sama ya susah juga,” katanya.

Sebagai informasi, Porlestabes Surabaya menggelar operasi cipta kondisi di pos pantau samping Gedung Siola Jalan Tunjungan, Sabtu (1/4/2023) malam. Dari hasil operasi itu, polisi mengamankan sekitar 47 kendaraan dari ratusan pelanggar lalu lintas.

AKBP Arif Fazlurrahman Kasatlantas Polrestabes Surabaya menjelaskan, kendaraan yang diangkut karena tidak sesuai standar dan dikendarai anak di bawah umur atau tanpa SIM.

“Kami menindak pelanggar lalu lintas, khususnya roda dua yang menggunakan knalpot brong,” kata Arif waktu ditemui di pos pantau.

Kemudian, untuk puluhan kendaraan yang diamankan itu bisa diambil pemiliknya di Kantor Satlantas Polrestabes Surabaya di Colombo pada Rabu besok. Di sana, pemilik bisa menukar barang bukti pelanggaran seperti dokumen sah kendaraan.

Kata Arif, karena hampir semua kendaraan yang disita dikendarai anak di bawah umur, mereka harus didampingi orang tua untuk pengembalian kendaraan.

“Kami harapkan pada Rabu nanti bisa melaksanakan pembinaan, tidak hanya kepada pelanggar tapi juga kepada orang tua,” ucap Arif.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jalani Pemeriksaan Pertama di KPK Pasca jadi Tersangka, Rafael Alun Bawa Pengacara Ini untuk Bantu Kasus Hukumnya

Jalani Pemeriksaan Pertama di KPK Pasca jadi Tersangka, Rafael Alun Bawa Pengacara Ini untuk Bantu Kasus Hukumnya

Purwokerto | Senin, 03 April 2023 | 19:50 WIB

Pastikan Mudik 2023 Aman, Ratusan Ribu Personel Kepolisian Disebar dalam Operasi Ketupat

Pastikan Mudik 2023 Aman, Ratusan Ribu Personel Kepolisian Disebar dalam Operasi Ketupat

Purwokerto | Minggu, 02 April 2023 | 12:27 WIB

Respon Ahmad Dhani Soal Larang Penggunaan Lagu Begini Kata Kuasa Hukum Once

Respon Ahmad Dhani Soal Larang Penggunaan Lagu Begini Kata Kuasa Hukum Once

Purwokerto | Jum'at, 31 Maret 2023 | 21:54 WIB

Sita Puluhan Tas Mewah dari Rumah Rafael Alun Trisambodo, KPK Lakukan Hal Ini

Sita Puluhan Tas Mewah dari Rumah Rafael Alun Trisambodo, KPK Lakukan Hal Ini

Purwokerto | Jum'at, 31 Maret 2023 | 19:03 WIB

Terkini

Ranking FIFA Indonesia Naik 10 Tingkat ke Posisi 118 Dunia, Erick Thohir Langsung Beri Peringatan

Ranking FIFA Indonesia Naik 10 Tingkat ke Posisi 118 Dunia, Erick Thohir Langsung Beri Peringatan

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:33 WIB

Profil Hwang In-beom, Pahlawan Kemenangan Korea Selatan Atas Ceko di Piala Dunia 2026

Profil Hwang In-beom, Pahlawan Kemenangan Korea Selatan Atas Ceko di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:31 WIB

Polda Metro Larang Bundaran HI Jadi Lokasi Demo Mahasiswa, Minta Dialihkan ke Patung Kuda dan DPR

Polda Metro Larang Bundaran HI Jadi Lokasi Demo Mahasiswa, Minta Dialihkan ke Patung Kuda dan DPR

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:31 WIB

Horor, Tempat Latihan Timnas Portugal Dilaporkan Berdekatan dengan Habitat Buaya

Horor, Tempat Latihan Timnas Portugal Dilaporkan Berdekatan dengan Habitat Buaya

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:29 WIB

5 Barang yang Dilarang Ada di Rumah Menurut Feng Shui, Diyakini Bisa Bawa Sial

5 Barang yang Dilarang Ada di Rumah Menurut Feng Shui, Diyakini Bisa Bawa Sial

Lifestyle | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:27 WIB

Program MBG Boros Rp1 T per Bulan, Pengamat: Mereka Memperhitungkan Ini untuk Investasi Pemilu 2029

Program MBG Boros Rp1 T per Bulan, Pengamat: Mereka Memperhitungkan Ini untuk Investasi Pemilu 2029

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:21 WIB

Massa Mahasiswa Diadang Rantis ke Bundaran HI, Sempat Terjadi Aksi Dorong

Massa Mahasiswa Diadang Rantis ke Bundaran HI, Sempat Terjadi Aksi Dorong

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:20 WIB

Insiden Jersey Pavel Sulc Robek saat Tumbang dari Korea Selatan

Insiden Jersey Pavel Sulc Robek saat Tumbang dari Korea Selatan

Bola | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:16 WIB

Presiden Prabowo Akan 'Monitor dari Atas' Jika Dipanggil Tuhan, Emang Bisa?

Presiden Prabowo Akan 'Monitor dari Atas' Jika Dipanggil Tuhan, Emang Bisa?

Your Say | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:15 WIB

Bantah Kenal Pejabat Bea Cukai, Heri Black Akui Pernah Urus Kontainer Blueray

Bantah Kenal Pejabat Bea Cukai, Heri Black Akui Pernah Urus Kontainer Blueray

News | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:13 WIB