Itikaf bertujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semakin khusyuk beribadah, semakin dekat dengan Allah SWT dan akan senantiasa mendapatkan pahala dan penjagaan darinya. Bahkan saat tidur pun akan mendapatkan pahala dan penjagaan dari Allah SWT.
2. Mengikuti ajaran dan sunnah Rasul
Itikaf adalah aktivitas yang dilaksanakan Nabi Muhammad SAW. Dengan kita melaksanakan itikaf, artinya kita juga mengikuti ajaran dan sunnah nabi.
3. Mendapatkan lailatul qadar
Melaksanakan itikaf pada 10 hari terakhir ramadhan dengan khusyuk berkesempatan untuk umat islam mendapatkan lailatul qadar.
Hal yang Membatalkan Itikaf
Penting untuk diingat, ada beberapa hal yang bisa membatalkan pahala dan niat itikaf. Berikut adalah hal-hal yang dapat membatalkan itikaf.
1. Berhubungan suami istri. Seperti yang terncantum dalam surat Al Baqarah 187, umat Islam dilarang melakukan hubungan suami istri selama berniat menjalankan ibadah itikaf.
2. Keluar dari masjid dengan sengaja tanpa adanya kebutuhan mendesak yang diperbolehkan oleh syariat.
3. Murtad
4. Hilang akal karena mabuk
5. Datang haid atau nifas