PURWOKERTO.SUARA.COM – Memasuki akhir bulan ramadhan Iktikaf menjadi salah satu ibadah sunnah yang dilakukan oleh umat Muslim pada bulan Ramadhan.
Iktikaf berarti membatasi diri untuk berada di dalam masjid selama periode waktu tertentu dengan tujuan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperbanyak ibadah.
Sebagian orang beranggapan bahwa iktikaf harus dilakukan semalam penuh di dalam masjid. Namun, sebenarnya tidak ada ketentuan yang mengharuskan seseorang untuk iktikaf selama semalam penuh.
Sesuai dengan Sunnah Rasulullah SAW, iktikaf dapat dilakukan selama minimal satu malam atau selama beberapa jam saja.
Dikutip dari kanal YouTube Al Bahjah TV, Buya Yahya menjelaskan bahwa pada dasarnya tidak ada batasan khusus mengenai waktu untuk mengerjakan iktikaf.
Dalam Madzhab Syafii, kata Buya Yahya, iktikaf tidak harus dilakukan dalam semalam penuh. Atau dengan kata lain, bisa dikerjakan dalam waktu singkat. Bisa dalam rentang 2-3 jam saja.
Menurut beberapa ulama, iktikaf minimal harus dilakukan selama satu malam penuh karena pada malam terakhir Ramadhan, Lailatul Qadar, umat Muslim dianjurkan untuk melakukan iktikaf.
Namun, jika seseorang tidak dapat melakukannya selama semalam penuh, ia masih bisa melakukan iktikaf selama beberapa jam saja.
Hal yang terpenting dalam melakukan iktikaf adalah niat dan keikhlasan dalam memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Sehingga, meskipun hanya melakukan iktikaf selama beberapa jam, jika dilakukan dengan niat yang tulus dan sungguh-sungguh, maka tetap dianggap sebagai ibadah yang sah dan diterima oleh Allah SWT.
Namun demikian, sebelum melakukan iktikaf, sebaiknya seseorang memahami tata cara dan ketentuan yang berlaku di masjid yang akan digunakan untuk iktikaf.
Hal tersebut untuk menghindari kesalahan dan melanggar aturan yang dapat mengurangi pahala dari ibadah iktikaf yang dilakukan.
Bahkan saat melakukan iktikaf, sebaiknya seseorang memperbanyak ibadah seperti sholat, membaca Al-Qur'an, dzikir, dan berdoa.
Selain itu, seseorang juga harus menjaga kebersihan dan ketertiban di dalam masjid serta menghormati pengurus masjid dan jamaah yang sedang beribadah di dalamnya.
Hal yang terpenting saat itikaf adalah niat dan keikhlasan dalam melaksanakan ibadah iktikaf dan memperbanyak ibadah serta menjaga kebersihan dan ketertiban di dalam masjid.***