Anggaran Pendidikan di Kebumen Capai Rp 1 Triliun, Terbesar untuk Gaji Guru

Purwokerto

Selasa, 02 Mei 2023 | 21:10 WIB
Anggaran Pendidikan di Kebumen Capai Rp 1 Triliun, Terbesar untuk Gaji Guru
Bupati Kebumen Arif Sugiyanto di acara peringatan Hardiknas

PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN - Bupati Kebumen Arif Sugiyanto menyatakan, pihaknya terus berkomitmen untuk memajukan pendidikan di daerahnya karena merupakan amanat UU. Pendidikan menjadi hal terpenting untuk diperhatikan karena menyangkut kualitas sumber daya manusianya.


Demikian disampaikan Bupati usai melaksanakan upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) sekaligus upacara Hari Otonomi Daerah XXVII di halaman pendopo Kabumian, yang  dihad Forkopimda, pimpinan OPD, para guru, PNS, jajaran TNI dan Polri, dan pelajar/mahasiswa, Selasa (2/5).


Bupati Arif menuturkan, bentuk komitmen dan kepedulian pemerintah dalam memajukan pendidikan bisa dilihat dari besaran anggaran yang dialokasikan. Anggaran pendidikan di Kebumen, tutur Bupati, menjadi yang terbesar dari APBD, yakni mencapai Rp 1 triliun.


"Kita tahu bahwa anggaran APBD itu yang paling besar digunakan untuk pendidikan, sebelum perubahan itu mencapai Rp1 triliun, ujar Bupati.


Sementara anggaran APBD Kebumen di tahun 2023 sebesar Rp2,9 Triliun. Bupati menyebut anggaran pendidikan paling banyak digunakan  untuk gaji guru PNS dan PPPK, belanja barang dan jasa, belanja bantuan sosial dan belanja hibah. 


"Untuk gaji guru dan PPPK saja mencapai Rp768 Miliar," terang Bupati.


Dengan anggaran yang cukup besar tersebut, Bupati berharap para guru terus bersemangat untuk memajukan pendidikan di Kebumen, mampu membuat inovasi dan sistem pembelajaran yang menarik serta mudah diterima oleh murid.


Bupati juga mengajak para guru mendukung dan menyukseskan program Merdeka Belajar untuk meningkatkan mutu pendidikan.

Kurikulum tersebut diyakini bisa membawa semuanya semakin dekat dengan cita-cita luhur ki Hadjar Dewantara, yaitu pendidikan yang menuntun bakat, minat, dan potensi peserta didik.

baca juga


"Anak-anak kita sekarang bisa belajar dengan lebih tenang, karena aktivitas pembelajaran mereka dinilai secara lebih holistik oleh gurunya sendiri," katanya.


Ia mengatakan, para kepala sekolah dan kepala daerah yang dulu kesulitan memonitor kualitas pendidikannya, sekarang dapat menggunakan data asesmen nasional di platform rapor pendidikan untuk melakukan perbaikan kualitas layanan pendidikan.


"Para guru sekarang berlomba-lomba untuk berbagi dan berkarya dengan hadirnya platform merdeka mengajar," katanya.


Selain itu, guru-guru yang dulu diikat berbagai peraturan yang kaku, sekarang bisa lebih bebas berinovasi di kelas dengan hadirnya Kurikulum Merdeka. (Irumacezza) 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Targetkan Raih 60 Medali Emas di SEA Games 2023 Kamboja, Menpora Kukuhkan Kontingen Indonesia

Targetkan Raih 60 Medali Emas di SEA Games 2023 Kamboja, Menpora Kukuhkan Kontingen Indonesia

Purwokerto | Selasa, 02 Mei 2023 | 20:56 WIB

Dokter Sebut Skrining Kesehatan Catin Bisa Cegah Kematian Ibu dan Bayi

Dokter Sebut Skrining Kesehatan Catin Bisa Cegah Kematian Ibu dan Bayi

Purwokerto | Selasa, 02 Mei 2023 | 18:53 WIB

Link Live Streaming Arsenal vs Chelsea, Derby London Malam Ini

Link Live Streaming Arsenal vs Chelsea, Derby London Malam Ini

Purwokerto | Selasa, 02 Mei 2023 | 18:38 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×