Jamin Makanan Jemaah Haji Penuhi Syarat Kesehatan, Kemenkes RI Terus Pantau Hal Ini

Purwokerto | Suara.com

Sabtu, 27 Mei 2023 | 20:56 WIB
Jamin Makanan Jemaah Haji Penuhi Syarat Kesehatan, Kemenkes RI Terus Pantau Hal Ini
Ilustrasi Jemaah Haji dari Berbagai penjuru dunia saat tiba di tanah suci. ((Foto. Unsplash.com - Sulthan Auliya))

PURWOKERTO.SUARA.COM – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjamin fasilitas pemondokan dan makanan anggota jemaah calon haji Indonesia 2023 yang beribadah di Arab Saudi, telah memenuhi ketentuan kesehatan.

Liliek Marhaendro Susilo Kepala Pusat (Kapus) Kesehatan Haji  memastikan jika pihaknya telah mengutus Tim Sanitasi dan Pengawasan makanan pada penyelenggaraan ibadah haji 1444 H/2023 M. 

“Seluruh hotel kami periksa dengan mengambil beberapa sampel kamar,” kata Liliek dikutip laman Kemenag, Sabtu (27/5/2023).

Menurut Liliek tim tersebut bertugas melakukan inspeksi kesehatan lingkungan (IKL) di fasilitas katering maupun pemondokan peserta calon haji, sebagai bentuk preventif dalam pencegahan penyakit yang disebabkan oleh faktor lingkungan.

“IKL berupa pengamatan dan pemeriksaan langsung terhadap media lingkungan meliputi standar suhu, udara, pencahayaan ruangan, kebersihan lingkungan, dan pengolahan limbah,” katanya.

Ia mengatakan pemondokan calon haji diperiksa dari segi bangunan dan fasilitas pemondokan, pencahayaan dan ventilasi, penyediaan air bersih, air limbah dan tempat sampah, toilet, serta pengendalian vektor.

“Kami berupaya mendekatkan jamaah pada pelayanan yang sifatnya tidak hanya kuratif dan rehabilitatif, tapi juga yang sifatnya preventif,” katanya.

Pengawasan terhadap keamanan makanan calon haji dilaksanakan dengan beberapa tahapan uji, mulai dari organoleptik yang meliputi pengujian rasa, bau, tekstur, dan warna hingga fasilitas produksi.

“Dengan uji ini akan dipastikan mutu makanan melalui penerimaan indra atau uji sensor. Pengujian ini dapat mendeteksi risiko kerusakan makanan, sehingga bisa dihindari sebelum dikonsumsi oleh calon haji,” ujarnya.

Selain itu, tim juga menguji secara kimia untuk mendeteksi potensi kandungan formaldehyde dalam makanan yang dapat membahayakan konsumen. Selanjutnya dilakukan juga pengukuran asam-basa.

Jika terjadi hal yang tidak diinginkan, kata dia, tim membentuk bank sample untuk dilakukan pemeriksaan laboratorium ulang.

Selain pada sampel makanan, dilakukan inspeksi kesehatan lingkungan pada penyedia katering. Pengawasan dilakukan sejak penerimaan bahan baku, bahan baku disimpan, pengolahan bahan makanan, penyimpanan makanan, hingga distribusi yang sesuai standar.

“Selain rasa makanan, kebersihan dan keamanan kandungan dari makanan tersebut juga sangat penting. Oleh karenanya kami melakukan pengawasan mulai dari penyiapan makanan hingga distribusi,” pungkas Liliek.***

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Amalan Sebelum Berangkat Haji

Amalan Sebelum Berangkat Haji

| Jum'at, 26 Mei 2023 | 12:06 WIB

Mulai Arbain di Masjid Nabawi, Jamaah Calon Haji Gelombang Pertama Diminta Patuhi Hal Ini

Mulai Arbain di Masjid Nabawi, Jamaah Calon Haji Gelombang Pertama Diminta Patuhi Hal Ini

| Kamis, 25 Mei 2023 | 16:55 WIB

Pastikan Kesehatan Jemaah di Tanah Suci Tertangani Baik, Kemenkes RI Buka Klinik di Makkah dan Madinah

Pastikan Kesehatan Jemaah di Tanah Suci Tertangani Baik, Kemenkes RI Buka Klinik di Makkah dan Madinah

| Rabu, 24 Mei 2023 | 19:56 WIB

Tata Cara Daftar Ibadah Haji dan Besaran Biayanya

Tata Cara Daftar Ibadah Haji dan Besaran Biayanya

| Rabu, 24 Mei 2023 | 15:12 WIB

Terkini

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

Geger Kekerasan Seksual di Pati, Cak Imin Minta Para Kiai Kumpul Deteksi Ponpes 'Nakal'

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:09 WIB

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

ASDP Genjot Digitalisasi Layanan Kapal Feri

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Perangi Narkoba di Penjara, Sejumlah Lapas di Berbagai Daerah di Razia

Perangi Narkoba di Penjara, Sejumlah Lapas di Berbagai Daerah di Razia

Foto | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?

Mauricio Souza: Apakah Persib Diuntungkan dengan Hal Ini?

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib

Persija Kehilangan Hak Kandang di Jakarta, Mauricio Souza Semprot Situasi Jelang Lawan Persib

Bola | Jum'at, 08 Mei 2026 | 18:05 WIB

Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas

Prabowo Bertemu Marcos Jr di KTT ASEAN, Stabilitas Asia Tenggara Jadi Prioritas

Foto | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:53 WIB

Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge

Jadi Dokter Bedah Plastik, Intip Karakter Lee Jae Wook di Doctor on the Edge

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:50 WIB

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

Dedi Congor Kabur dari Wartawan Usai Diperiksa Kasus Bea Cukai, KPK: Ada Dugaan Terima Uang

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:45 WIB

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Jawaban Menohok Purbaya Saat Dikritik Pertumbuhan Ekonomi Gegara Stimulus Pemerintah

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:40 WIB

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

Cak Imin Sebut Kasus Pencabulan di Pati Alarm Darurat Pesantren: Itu Kiai Palsu, Cuma Manipulasi!

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:34 WIB