288 Mahasiswa PPG UMP Gelar Karya Proyek Kepemimpinan

Purwokerto

Minggu, 25 Juni 2023 | 12:29 WIB
288 Mahasiswa PPG UMP Gelar Karya Proyek Kepemimpinan
Rektor Universitas Muhammadiyah Purwokerto bersama mahasiswa PPG UMP pada gelarkarya, Minggu (25/6/2023). (UMP umentasi koD)

PURWOKERTO.SUARA.COM, BANYUMAS - Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan Gelombang 1 Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melaksanakan Gelar Karya Proyek Kepemimpinan di Lingkungan kampus tersebut, Ahad (25/6/2023). 

Ketua Program Studi PPG sekaligus Koordinator PPG Prajabatan Gelombang 1 FKIP UMP Dr. Wildan Nurul Fajar M.Pd mengatakan pelaksanaan gelar karya melibatkan 288 orang Mahasiswa yang menggelar karyanya dalam 29 stand.

“Disini ada 29 stand yang sedang menggelar hasil karya proyek kepemimpinan. Ke 29 stand tersebut berasal dari 29 kelompok yang dibimbing oleh para dosen. Karya mahasiswa juga akan dinilai oleh tim penguji dikelompoknya masing-masing.

“Gelar projek kepemimpinan ini merupakan kegiatan kulminasi yang berupaya untuk merayakan dan mengapresiasi atau mensyukuri pencapaian dan proses yang telah dilalui oleh setiap kelompok mahasiswa. Setiap kelompok dalam gelar karya ini menyajikan hasil dan proses yang telah dilalui ke dalam bentuk pameran,” jelasnya. 

Dijelaskan, bahwa gelar karya ini merupakan bentuk berbagi praktik baik dari pelaksanaan kuliah proyek kepemimpinan. Setiap kelompok mahasiswa mengkomunikasikan proses dan hasil dari proyek mereka kepada segenap komunitas melalui kegiatan gelar projek kepemimpinan di kampus.

“Laporan tersebut akan kelompok paparkan di depan Dosen Pembimbing Projek, dosen penguji, mahasiswa, dan publik di masing-masing stand kelompok dalam kegiatan gelar projek kepemimpinan,” ungkapnya. 

Lebih lanjut Wildan mengatakan, tujuan Gelar Proyek Kepemimpinan yakni mahasiswa mampu mengimplementasikan dan mengkomunikasikan proses serta hasil projek dengan menerapkan prinsip pemaparan laporan yang efektif dan efisien, 

“Mahasiswa mampu mengimplementasikan dan mengkomunikasikan proses serta hasil projek dengan menerapkan prinsip storytelling dan rasa syukur dalam refleksi setiap anggota terkait proses dan hasil kerja kelompok,” jelasnya. 

Wildan menambahkan, kegiatan Gelar Karya Proyek Kepemimpinan sebagai lanjutan dari perkuliahan dan pemenuhan kurikulum. Selain kegiatan ini, sebelumnya mahasiswa sudah melaksanakan kegiatan bela negara dan wasbang yang bekerja sama dengan Korem 071/Wijayakusuma, wawasan kebhinekaan global, dan kegiatan KMD KML yang bekerjasama dengan Kwarcab Banyumas.

baca juga

Sementara itu, Wakil Dekan I FKIP UMP Saefurrohman PhD menjelaskan, dalam kurikulum Merdeka ini diberi sebuah amanat dari Mas Menteri bahwasanya siswa-siswi itu diharapkan mampu menciptakan sebuah produk atau menampilkan hasil karya mereka di tiap akhir tahun pelajaran yang ada apalagi di akhir semester.

“Melalui program ini semua bisa dilihat disini hasil karya mahasiswa mahasiswi kami yang harapannya ketika mereka menjadi guru nanti bisa membimbing siswa dan ini sudah layak 90% untuk menjadi guru yang professional,” jelasnya. 

Sementara itu, Rektor UMP Assoc Prof Dr Jebul Suroso dalam sambutannya mengatakan, ini merupakan suatu kinerja yang patut diapresiasi oleh Universitas. PPG UMP merupakan salah satu program yang membuat Universitas bangga. Karena pesertanya banyak dari seluruh penjuru Negeri datang ke sini dan menjadi pilihan utama orang-orang yang menjadi guru. 

"Kepemimpinan dibangun untuk anda. Menjadi seorang guru yang paripurna, menjadi seorang guru yang bukan hanya mendidik tetapi guru yang nanti bisa menularkan banyak hal termasuk melahirkan pemumpin baru," katanya. 

Lebih lanjut ia menyampaikan 4 hal untuk menjadi guru profesional. Pertama adalah kuat. Kuat di kompetensi, kuat di keyakinan, kuat disemangat, kuat pada semua hal sehingga bersiap betul untuk menjadi seorang yang profesional. 

"Punya komitmen yang tinggi. Anda dilahirkan untuk menjadi guru pencetak generasi muda, pencetak generasi baru calon pemimpin masa depan negeri," jelasnya. 

Untuk memegang dua hal di atas tadi, lanjut Rektor, itu kekuatan yang penuh dan juga komitmen yang tinggi.  kalau itu dimiliki secara konsistensi, terus, maka anda akan tampak. 

"Saya sangat mengapresiasi sekecil apapun yang telah anda lakukan dan kebetulan hari ini bukan hal kecil. Anda melakukan hal yang sangat-sangat besar mulai dari menciptakan kampus ini menjadi tempat untuk Expo, ini adalah suatu prestasi bagi kalian dan berikutnya adalah saya yakin sebelum sampai proses hari ini anda pun telah menyiapkan banyak hal," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

UMP Dampingi Sertifikasi Halal Rumah Potong Unggas di Banyumas

UMP Dampingi Sertifikasi Halal Rumah Potong Unggas di Banyumas

Purwokerto | Minggu, 25 Juni 2023 | 11:49 WIB

Gaji PJLP yang Kurang Belum Tentu Dirapel usai Upah Dinaikkan, Pemprov DKI: Tergantung Pembahasan di Dewan

Gaji PJLP yang Kurang Belum Tentu Dirapel usai Upah Dinaikkan, Pemprov DKI: Tergantung Pembahasan di Dewan

News | Jum'at, 23 Juni 2023 | 15:02 WIB

Bukan Tunggu Kepgub Heru Budi, Pemprov DKI Janji Naikkan Gaji PJLP Setelah APBD Perubahan Dibahas

Bukan Tunggu Kepgub Heru Budi, Pemprov DKI Janji Naikkan Gaji PJLP Setelah APBD Perubahan Dibahas

News | Kamis, 22 Juni 2023 | 21:28 WIB

UMP Gelar Event untuk Siapkan Mahasiswa Baru Berprestasi

UMP Gelar Event untuk Siapkan Mahasiswa Baru Berprestasi

Purwokerto | Kamis, 22 Juni 2023 | 08:28 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih

Health | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:54 WIB

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat,  Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:50 WIB

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026

Bola | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:42 WIB

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:34 WIB

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi

News | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:31 WIB

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan

Otomotif | Sabtu, 25 Juli 2026 | 23:07 WIB

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap

Lifestyle | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:38 WIB

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta

Jatim | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:30 WIB

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal

Sumbar | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:24 WIB

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda

Lampung | Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:19 WIB

×