Kecamatan Ini Paling Terdampak Jika Gunung Api Dieng Meletus, Pernah Ratusan Jiwa Melayang

Purwokerto

Senin, 10 Juli 2023 | 14:02 WIB
Kecamatan Ini Paling Terdampak Jika Gunung Api Dieng Meletus, Pernah Ratusan Jiwa Melayang
Salah satu Kawah aktif Gunung Api Dieng (Unplash-Awan)

PURWOKERTO.SUARA.COM, Dieng merupakan kawasan wisata yang selalu ramai dikunjungi wisatawan. Bahkan lalu lintas menuju objek wisata itu selalu macet saat liburan, misalnya libur pergantian tahun baru, lebaran, dan even Dieng Cultute Festival (DCF). 

Jumlah penduduk di kawasan dataran tinggi Dieng pun semakin padat. Di samping karena ada objek wisata andalan yang menyedot banyak wisatawan, dataran tinggi Dieng juga dianugerahi tanah subur. 


Ini yang membuat masyarakat berbondong-bondong tinggal atau menggantungkan perekonomian di Dieng. 


Penduduk Dieng mengolah lahan dengan ditanami kentang yang punya prospek menjanjikan. Sebabnya, tanaman kentang tidak bisa ditanam di sembarang tempat, kecuali di tanah dengan ketinggian cukup seperti dataran tinggi Dieng.


Ini yang membuat juga harga kentang cenderung stabil atau tinggi karena tidak semua wilayah bisa membudidayakannya. 


Daya pikat Dieng bukan hanya untuk wisatawan, namun juga warga yang butuh matapencaharian. 


Namun di balik itu semua, yang perlu diketahui, Dieng bukanlah zona yang 100 persen aman dari potensi bencana alam. 


Perlu disadari, Dieng adalah gunung api aktif. Karenanya, di Dieng ada kantor khusus atau pos pengamatan gunung api PVMBG yang selalu memantau kondisi vulkanologi gunung api Dieng


Kawasan yang kini dihuni padat penduduk, juga ramai wisatawan adalah area rawan bencana vulkanik. 

baca juga


Sebagaimana umumnya gunung api, gunung api Dieng pun bisa sewaktu-waktu meletus hingga mengancam keselamatan warga. 


Apalagi Dieng dihuni padat penduduk hingga jarak antara kawah aktif dengan perumahan warga sangat dekat, bahkan kurang dari 1 km. 


Tentu risiko jatuhnya korban ketika kawah meletus menjadi lebih besar, ketimbang di lokasi lain yang jauh dari pemukiman. 


Banyak kawah-kawah aktif di Dieng, bahkan sebagian dijadikan objek wisata seperti Kawah Sikidang, kawah Sileri dan Kawah Candradimuka. 


Sejarah mencatat, 149 jiwa penduduk melayang akibat paparan gas beracun kawah Timbang bersamaan dengan letusan Kawah Sinilah tahun 1979.


Bahkan satu desa di Dieng,  Desa Kepucukan telah dihapus dari administrasi karena banyak warganya yang meninggal. 


Letusan kawah Sileri Dieng juga pernah menewaskan 117 orang pada tahun 1944 hingga kampungnya terkubur material vulkanik. 


Memori itu pun masih membekas bagi masyarakat hingga sekarang. 


Kawan-kawan aktif Dieng itu masih mengancam. Warga yang paling berisiko keselamatannya terancam jika gunung api Dieng meletus adalah yang tinggal di desa-desa sekitar kawah, khususnya di wilayah Kecamatan Batur Banjarnegara. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Banjarnegara Miliki Hotel Bertaraf Internasional, Hanya 6 Kilometer Dari Pusat Kota

Banjarnegara Miliki Hotel Bertaraf Internasional, Hanya 6 Kilometer Dari Pusat Kota

Purwokerto | Senin, 10 Juli 2023 | 12:53 WIB

Cuma 230 Meter dari Alun-alun Klaten, Pusat Perbelanjaan Ini jadi Jujugan Warga Kota Mebel Setiap Hari: Ada Timezone-nya Juga!

Cuma 230 Meter dari Alun-alun Klaten, Pusat Perbelanjaan Ini jadi Jujugan Warga Kota Mebel Setiap Hari: Ada Timezone-nya Juga!

Purwokerto | Senin, 10 Juli 2023 | 11:54 WIB

Nama Desa di Grobogan Ini Sangat Unik, Jadi Ingat Mau Belanja

Nama Desa di Grobogan Ini Sangat Unik, Jadi Ingat Mau Belanja

Purwokerto | Senin, 10 Juli 2023 | 10:59 WIB

Terkini

Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan

Kenapa Jadi Pepes di KRL Lebih Baik bagi Lingkungan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:24 WIB

Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro

Teka-teki Meninggalnya Dokter Koas UI di Kamar Kos Metro

Lampung | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:22 WIB

IHSG Lepas Landas! Asing Borong Saham Rp360 Miliar, Target Menuju Level 6.850?

IHSG Lepas Landas! Asing Borong Saham Rp360 Miliar, Target Menuju Level 6.850?

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:21 WIB

Produksi XO, Kitty Season 4 Belum Dapat Lampu Hijau, Berakhir Lewat Film?

Produksi XO, Kitty Season 4 Belum Dapat Lampu Hijau, Berakhir Lewat Film?

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:20 WIB

Hapus Kutukan Blank Spot: Mandat 5G dan Internet Cepat di Tangan Pemenang Seleksi Frekuensi Komdigi

Hapus Kutukan Blank Spot: Mandat 5G dan Internet Cepat di Tangan Pemenang Seleksi Frekuensi Komdigi

Tekno | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:15 WIB

Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia

Mikroplastik Ancam Masa Depan Rumput Laut Indonesia

Sulsel | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:06 WIB

Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan

Mengungkap Pesan Moral Kidung Natal: Perjalanan dari Kikir Menjadi Dermawan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:05 WIB

Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat

Kejar Status Eksportir Terbesar Dunia, Pemerintah Bakal Ubah 40.000 Desa Jadi Sentra Perikanan Darat

Bisnis | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:00 WIB

4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026

4 Shio yang Menarik Keberuntungan dan Kemakmuran Hari Ini 22 Juli 2026

Lifestyle | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:00 WIB

Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan

Teman Berbulu di Transportasi Umum, Kebahagiaan Kecil di Setiap Perjalanan

Your Say | Rabu, 22 Juli 2026 | 07:00 WIB

×