Dulunya Tertutup Samudera, Pegunungan di Utara Kebumen Ini Kini Justru Dilanda Kekeringan

Purwokerto | Suara.com

Rabu, 23 Agustus 2023 | 21:32 WIB
Dulunya Tertutup Samudera, Pegunungan di Utara Kebumen Ini Kini Justru Dilanda Kekeringan
View perbukitan Kebumen (Rezy-unplash)

PURWOKERTO.SUARA.COM, KEBUMEN- Pemerintah Kabupaten Kebumen melalui BPBD bersama PMI memberikan bantuan air bersih untuk masyarakat yang mengalami kekeringan atau kesulitan air saat kemarau panjang.

Sebagian wilayah Kebumen khususnya di pegunungan utara memang selama ini dikenal rawan kekeringan. Meski kontur perbukitan, daerah itu sering kesulitan air hingga menjadi langganan bantuan air bersih dari pemerintah. 

Sebagian wilayah utara Kebumen ini diyakini dulunya dasar samudera dengan bukti geosite dan fosil laut di tempat itu. 

Bupati Kebumen Arif Sugiyanto saat launching penyerahan bantuan air bersih di Kantor Kecamatan Karanggayam, Selasa (22/8) mengatakan, bantuan air dikhususkan di wilayah-wilayah pegunungan yang memang sulit mendapat air karena mata air mengering.

"Bantuan air bersih ini kita berikan tentunya di wilayah yang kekurangan air, khususnya di pegunungan, karena diprediksi kemarau ini bisa sampai bulan Oktober berdasarkan informasi atau data dari BMKG," ujar Bupati.

Masyarakat yang kekurangan air, tutur Bupati, bisa melapor ke BPBD atau PMI untuk bisa diberikan bantuan. Air bersih ini diambil dari PDAM yang sudah jelas kualitasnya, bebas bakteri, bersih, segar dan menyehatkan.

"Air ini dari PDAM dan PDAB, kemudian ada juga bantuan dari PMI, yang diambil dari bulan dana PMI, inilah fungsinya bulan dana PMI yang terus digunakan untuk kemanusiaan," terangnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Haryono Wahyudi mengatakan, bantuan akan dikirim ke Desa Kalirejo, sebanyak empat tangki, atau total 8000 liter. Di Karanggayam sendiri ada beberapa titik yang dilaporkan kekeringan, dan akan diberikan bantuan air.

"Kemudian di Sidoagung, dan Karangjambu kecamatan Sruweng juga sudah ada yang melapor, nanti juga akan segara kita kirim," ujarnya.

Haryono menyebut berdasarkan data 2019, lokasi kekeringan parah ada di 90 desa dan 18 kecamatan, kebutuhan airnya  sebanyak 2.745 tangki. "Kalau kita melihat sekenario itu, saat ini kita baru mencukupi 30 persen," terangnya.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada semua pihak untuk ikut bahu-membahu membantu dalam penanganan kekeringan ini. Ia menyebut bantuan air hanya untuk makan dan minum. tidak boleh untuk MCK atau mandi, cuci kakus, atau buang air besar dan kecil. 

"Air bersih ini hanya boleh digunakan untuk kebutuhan memasak dan minum, satu KK mendapat jatah 7 liter air," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cuma 19,5 Km dari Bandara Susi Air Pangandaran, Jembatan Kereta Api Terpanjang di Indonesia Ini Mangkrak: Sudah Ada Sejak Tahun 1916, Tapi...

Cuma 19,5 Km dari Bandara Susi Air Pangandaran, Jembatan Kereta Api Terpanjang di Indonesia Ini Mangkrak: Sudah Ada Sejak Tahun 1916, Tapi...

| Rabu, 23 Agustus 2023 | 20:56 WIB

Berjarak 8,5 KM dari Alun-alun Kuningan, Objek Wisata Ini Menawarkan Camp Park Dengan View yang Indah, Banyak Spot Foto Instagramble

Berjarak 8,5 KM dari Alun-alun Kuningan, Objek Wisata Ini Menawarkan Camp Park Dengan View yang Indah, Banyak Spot Foto Instagramble

| Rabu, 23 Agustus 2023 | 19:50 WIB

Cuma 12,2 Km dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Bangunan Rusun 15 Lantai di Kota Bekasi Ini Mangkrak Sejak 2008: Pernah jadi Lokasi Syuting Film ?

Cuma 12,2 Km dari Bandara Halim Perdana Kusuma, Bangunan Rusun 15 Lantai di Kota Bekasi Ini Mangkrak Sejak 2008: Pernah jadi Lokasi Syuting Film ?

| Rabu, 23 Agustus 2023 | 19:44 WIB

Terkini

Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS

Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:53 WIB

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:49 WIB

Pensiunan ASN Kini Tak Perlu Antre Lama, Ini Kemudahan Baru dari Bank Sumsel Babel

Pensiunan ASN Kini Tak Perlu Antre Lama, Ini Kemudahan Baru dari Bank Sumsel Babel

Sumsel | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:46 WIB

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Harga Acuan Beras Dinilai Sudah Tak Realistis, Berapa Seharusnya?

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:45 WIB

Normalisasi Drainase Pasar Kemis, 261 Bangunan Liar Ditertibkan

Normalisasi Drainase Pasar Kemis, 261 Bangunan Liar Ditertibkan

Foto | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:40 WIB

Mampu Bertahan Adalah Prestasi: Mengapa Kita Harus Berhenti Mengejar Puncak yang Salah

Mampu Bertahan Adalah Prestasi: Mengapa Kita Harus Berhenti Mengejar Puncak yang Salah

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:40 WIB

GTO Kembali! Takashi Sorimachi Jadi Eikichi Onizuka Lagi Setelah 28 Tahun

GTO Kembali! Takashi Sorimachi Jadi Eikichi Onizuka Lagi Setelah 28 Tahun

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:40 WIB

Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget

Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:39 WIB

Hasil Drawing Piala AFF U-19 2026, Timnas Indonesia Menghadapi Rival Klasik Vietnam

Hasil Drawing Piala AFF U-19 2026, Timnas Indonesia Menghadapi Rival Klasik Vietnam

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:37 WIB

Drama Richard Lee vs Doktif Memanas, Saling Tuding Soal Penistaan Agama hingga Dugaan TPPU Mengemuka

Drama Richard Lee vs Doktif Memanas, Saling Tuding Soal Penistaan Agama hingga Dugaan TPPU Mengemuka

Entertainment | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:31 WIB