PURWOKERTO.SUARA.COM – Kabupaten Pasuruan selalu menyimpan kenangan indistri masa silam. Termasuk di Jalan Raya Pantura Nomor 16, Dusun Semambung, Kelurahan Sumberagung, Kecamatan Grati berjarak 16,8 Km dari Alun-alun Kabupaten Pasuruan yang memiliki cerita sejarah panjang.
Pabrik ini berdiri pada tahun 1961 oleh Pemerintah Republik Indonesia, awalnya didirikan dengan tujuan utama untuk memenuhi kebutuhan sandang di Indonesia. Namun, takdirnya berkembang dalam pola yang tak terduga hingga akhirnya bangkrut dan menemui ajalnya.
Dikutip dari Kanal YouTube GhosterSolois pada Sabtu 26 Agustsu 2023, pabrik ini milik PT Industri Sandang Nusantara (ISN) unit Patal Grati. Sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor industri di dalam negeri, pemerintah mendirikannya sebagai pabrik pemintalan benang dan pertenunan nasional.
Produksi yang berkisar dari benang, kain greige, kapas kecantikan, hingga produk garmen dan perdagangan tekstil menjadi andalan pabrik ini. Selama beberapa dekade, pabrik ini berhasil menjaga reputasi sebagai salah satu penyedia produk sandang terkemuka di Indonesia.
Namun, seperti banyak kisah perusahaan lainnya, PT ISN unit Patal Grati juga mengalami tantangan yang cukup berat. Pasar yang semakin kompetitif, perubahan tren industri, dan kondisi ekonomi yang fluktuatif membawa dampak pada performa bisnis ini.
Akhirnya, pabrik ini harus menghadapi situasi kebangkrutan yang mengharuskan aktivitas produksi dihentikan. Sayangnya, dampak dari kebangkrutan ini juga tercermin pada kondisi fisik pabrik. Bangunan yang dahulu ramai oleh aktivitas pekerjaan dan produksi, kini terbengkalai.
Pemandangan bangunan yang kosong dan sepi, yang dahulu menghidupi banyak pekerja dan masyarakat sekitar, menunjukkan perubahan drastis dalam perkembangan pabrik ini. Cerita PT ISN unit Patal Grati menjadi cerminan dinamika ekonomi dan industri di Indonesia.
Sejarahnya yang panjang, pencapaian besar, serta tantangan dan akhirnya kebangkrutan menjadi gambaran nyata akan lika-liku perjalanan perusahaan dalam menghadapi berbagai situasi eksternal dan internal.
Sebab dengan begitu banyak pelajaran yang bisa diambil dari kisah PT ISN unit Patal Grati, ini menjadi pengingat betapa pentingnya adaptasi dan inovasi dalam menghadapi perubahan zaman.
Bangunan terbengkalai yang kini mengingatkan kita pada masa-masa kejayaan, juga dapat menjadi titik tolak untuk merenung tentang masa depan dan bagaimana perusahaan-perusahaan lain dapat belajar darinya.***