Kota Cirebon memegang peranan penting dalam sejarah peradaban bangsa Indonesia. Hal tersebut menjadikan Cirebon memiliki banyak obyek wisata sejarah yang dapat dijadikan pilihan.
Salah satu wisata sejarah rekomended di Cirebon berada di Kelurahan Sunyaragi, Kesambi, Kota Cirebon. Wisata ini hanya berjarak 4,2 Km dari Keraton Kasepuhan Cirebon.
Wisata Taman Sari Gua Sunyaragi menjadi salah satu wisata unggulan di Cirebon. Lokasi ini menawarkan wisata sejarah dan budaya yang didesain sebagai tempat beristirahat para sultan dan para pembantu Kasepuhan Cirebon yang berbentuk taman.
Sebagai objek wisata budaya dan sejarah mulai tahun 1980-an, kompleks ini ramai dikunjungi masyarakat sekitar.
Lokasi ini juga menjadi wisata edukasi untuk mengenal peninggalan Kasepuhan Cirebon. Arsitektur goa dibuat dari batuan karang dengan bangunan-bangunan pelengkap layaknya taman.
Wisata ini telah ditetapkan sebagai cagar budaya oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala Serang. Kompleks goa Sunyaragi juga dikenal sebagai tempat peristirahatan Kasepuhan Cirebon.
Layaknya taman pada umumnya, tempat ini dilengkapi pepohonan disekitaran taman.
Bangunan di lokasi ini memiliki desain arsitektur yang unik berupa perpaduan seni arsitektur Indonesia klasik dan China. Struktur batu karang ditata sedemikian rupa membentuk corak wadasan dan mega mendung.
Motif wadasan dan mega mendung menjadi corak visual khas Cirebon yang juga dikenal pada kain batik.
Baca Juga: 400 Petani Purbalingga Terima Bantuan Pompa Air Bahan Bakar Gas, Bisa Kurangi Biaya Operasional?
Selain memiliki arsitekturnya unik, nilai budaya dan sejarah yang terkandung di dalamnya selalu menarik untuk dipelajari.
Lokasi ini juga menjadi spot favorit pengunjung terutama pecinta fotografi untuk hunting foto terbaik.
Bagunan di lokasi ini juga memiliki gaya Indonesia klasik Hindu. Hal ini terlihat dari beberapa bangunan berbentuk joglo seperi pada bangunan Bale Kambang, Mande Beling dan gedung Pesanggrahan, bentuk gapura dan beberapa buah patung seperti patung gajah dan patung manusia berkepala garuda yang dililit oleh ular.
Kompleks Taman Sari Gua Sunyaragi sendiri terbagi menjadi dua yakni ruang ibadah yang diklilingi taman, bangunan goa dengan terowongan penghubung bawah tanah, serambi, kamar tidur, hingga kamar mandi.
Pengunjung Taman Sari Gua Sunyaragi dapat memasuki goa tertentu seperti Goa Peteng, Goa Pengawal, Goa Pawon, Goa Arga Jumut, dan beberapa goa lain.
Pintu goa ini didesain rendah sehingga pengunjung harus merunduk ketika memasuki goa. Hal ini bermakna setiap manusia hendaknya menghormati ketika memasuki tempat ini.