PURWOKERTO.SUARA.COM - Salah satu komponen untuk meningkatkan kesehatan masyarakat adalah melalui posyandu keluarga yang merupakan garda terdepan dalam pelayanan kesehatan dan edukasi semua persoalan yg berbasis dusun.
Hal tersebut dikemukakan oleh ketua TP PKK Kabupaten Banjarnegara Lucia Tri Hasto saat penilaian lomba Posyandu tingkat Kabupaten Tahun 2023 di desa Kepakisan, Kecamatan Batur pada Senin 9 Oktober 2023 kemarin.
"Lomba posyandu ini merupakan bentuk pembinaan rutin yang dilakukan setiap tahun, yang mengacu pada 3 indikator,” ujarnya.
Lebih jauh Lucia menjelaskan, ketiga indikator tersebut yakni indikator input, indikator proses dan indikator output.
“Pada indikator input terdapat 17 aspek yang dinilai yang berkaitan dengan regulasi, kelembagaan, SDM, pembiayaan, pencatatan pelaporan dan Konvergensi,” lanjutnya.
Adapun pada indikator proses terdapat 15 indikator yang masing-masing terdiri dari penguatan kapasitas, sarana prasarana, pembinaan posyandu dan kualitas pelaksanaan.
“Untuk indikator output ada 17 indikator yang mencakup aspek kesehatan, teknis pelayanan, serta pemberdayaan masyarakat,” tegas Lucia.
Pihaknya juga menjelaskan, pelayanan posyandu harus dilengkapi dengan alat alat kesehatan yang standar termasuk untuk penimbangan dan pengukuran serta sarana pendukung lainya.
Dalam kesempatan tersebut, Lucia menyampaikan selamat kepada posyandu Murih Raharjo 1 Desa Kepakisan Kecamatan Batur yang berhasil masuk 3 besar lomba posyandu tingkat Kabupaten Banjarnegara.
Baca Juga: Kwarran Karangkobar Banjarnegara Komitmen Cetak Kader Muda dan Pemimpin Masa Depan
“Bukan sekedar predikat juara yang disandang, namun lebih dari itu yakni peran Posyandu menuju masyarakat sehat, serta memberikan peran positif untuk dan manfaat lain bagi masyarakat,”harapnya.
Adapun beberapa capaian dan peran posyandu yang diharapkan antara lain mampu terbebas dari stunting, dapat menekan AKI (Angka Kematian Ibu), Angka Kematian Bayi (AKB) dan Open Defecation Free (ODF) berangsur mencapai capaian 100%.
“Itulah substansi sebenarnya dari posyandu terbaik, bahkan tidak cukup diberi predikat terbaik, namun juga berpredikat menjadi posyandu terhebat,” pungkasnya.
Sementara itu Kepala Desa Kepakisan Hamid Sobar mengatakan, posyandu adalah salah satu akses utama bagi keluarga untuk mendapatkan pelayanan-pelayanan kesehatan dasar.
“Kami berharap posyandu dapat bermasyarakat atau dimasyarakatkan dan disosialisasikan dengan baik serta didukung infrastruktur dan sumber daya yang memadai,” ujarnya.
Pihaknya bersama pemerintah desa akan senantiasa mendukung penuh terhadap penyediaan alat-alat posyandu dan bahan pendukung lainnya.