Ranah - Hadapi Liga 2 musim 2022, Delfi Adri ditunjuk oleh Manajemen PT Kabau Sirah Semen Padang (KSSP) sebagai pelatih Semen Padang FC.
Pelatih yang kini sudah mengantongi Lisensi A AFC tersebut merupakan pemain legenda Semen Padang FC.
Delfi Adri akan didamping dua orang asisten pelatih, yaitu Coach Hengki Ardiles dan Coach Robby Mariandi.
Sedangkan untuk pelatih kiper SPFC, masih tetap dipegang oleh Coach Zulkarnaen Zakaria. Sementra itu untuk pelatih fisik SPFC, dipercayakan kepada Coach Asep Suryadi.
CEO PT KSSP, Win Bernadino mengungkapkan, penunjukkan pelatih dilakukan setelah sebelumnya jajaran manajemen menggelar rapat dan diskusi bersama Komisaris PT KSSP.
Sedangkan untuk staff pelatih lainnya, kata Win, merupakan permintaan dari Coach Delfi.
“Untuk menentukan pelatih kepala tim, kita di jajaran manajemen telah diskusi bersama Komisaris, dan menerima masukan dari beberapa pihak lainnya, saat ini kami percayakan kepada Coach Delfi Adri,” terang Win dalam keterangan tertulisnya, Senin (23/5/2022).
Win menambahkan, untuk staff pelatih lainnya, manajemen menerima masukan dari Coach Del, karena mereka yang akan dibutuhkan dan membantu pekerjaan dari Head Coach.
Penunjukan Coach Delfi terang Win, berdasarkan berbagai pertimbangan dan analisa selama ini. Coach Delfi adalah orang yang tepat untuk mengisi posisi Head Coach SPFC.
“Coach Del adalah orang yang tepat mengisi posisi Head Coach SPFC. Dengan pengalamannya sebagai pemain dan pelatih di SPFC selama ini, Ia tentunya sangat paham dengan tim ini,” bebernya.
Ia menjelaskan, bahwa Delfi juga sudah mulai membangun kerangka tim jauh hari sebelum ditunjuk secara resmi sebagai pelatih kepala.
Win berharap, setelah penetapan tim pelatih ini, persiapan mulai lebih digenjot. Menurutnya, target dari Tim SPFC tahun 2022 adalah lolos Liga 1.
Sementara itu, Delfi mengatakan, terpilihnya sebagai pelatih kepala Semen Padang FC, merupakan sebuah amanah yang harus diemban. Ia juga berkomitmen akan mengemban amanah itu dengan sebaik-baiknya.
“Sebagai pelatih kepala, kami akan emban tugas dan berbuat sebaik-baik mungkin, semua sudah tahu target manajemen ke Liga 1, itu menjadi target kami juga sebagai tim pelatih,” ujar Delfi.
Sebelum menjadi pelatih secara resmi ungkap Delfi, ia juga sudah menjadi pelatih dan telah melakukan banyak tahapan. Seperti seleksi pemain secara terbuka di awal tahun.
Selanjutnya, ia juga sudah melakukan uji coba pertandingan beberapa waktu lalu ke Kerinci, Provinsi Jambi. Dari hasil itu, sudah bisa dinilai bagaimana kualitas pemain.
Menurutnya sekarang sudah dalam proses finalisasi menetapkan pemain. Ada sekitar 28 pemain nantinya untuk menghadapi Liga 2.
“Sekarang pemain masih dalam proses finalisasi, sebahagian pemain sudah ada yang diikat kontrak, target penetapan pemain akhir Mei ini, nanti diumumkan ke publik, jadi nanti di awal Juni kita fokus persiapan Liga 2 saja,” tuturnya.
Delfi sendiri merupakan pelatih kelahiran 11 Februari 1967 asal Payakumbuh. Ia mantan pemain sepak bola Indonesia, berkarir sejak tahun 80-an hingga 90-an.
Delfi yang berposisi sebagai penyerang merupakan salah satu legenda Semen Padang FC Era Galatama. Ia ikut menghantarkan Tim Kabau Sirah menjuarai Piala Galatama pada tahun 1992, setelah mengalahkan Arema di partai final.
Bersama Masykur Rauf, Nilmaizar dan lainnya, Delfi menjadi wakil Indonesia pada ajang Piala Winners Asia tahun 1993/1994.
Pengalaman sebagai pelatih yaitu pada ajang ISL U-21 tahun 2014. Tim Kabau Sirah Mudo mampu dibawanya merebut gelar Juara.
Bahkan, para pemainnya saat itu, kini terus berkiprah di pentas Nasional, seperti Leo Guntara, Mardiono, Arif Yanggi dan lainnya.
Delfi juga ikut membawa tim Senior SPFC menjadi runner up pada Piala Jendral Sudirman tahun 2016. Saat itu, ia dipercaya menjadi asisten pelatih Coach Nilmaizar.
Selain berkiprah menjadi pelatih SPFC, Delfiadri juga sempat menangani tim lain. Seperti PSP Padang dan Tim Porwil Sumbar. (Rahmadi)