"Sudah lepas dari bayang-bayang dia (Ferdy Sambo) karena tidak ada komunikasi. Pada saat itu saya sudah tidak bisa memakai HP," ungkapnya.
Meski merasakan rasa bersalah dan berdosa, dirinya mengaku tidak menolak ketika Ferdy Sambo memintanya untuk menghabisi nyawa Brigadir J.
Hal ini lantas mengundang pertanyaan dari hakim.
"Kenapa kamu mau?" tanya hakim.
Bharada E mengaku, bahwa perbedaan pangkat antara dirinya dan Ferdy Sambo lah yang menjadi alasan utama ia melakukan hal tersebut.
"Saya takut, yang mulia. Ini jenderal bintang dua, menjabat sebagai Kadiv Propam dan posisi saya, pangkat saya Bharada, pangkat terendah. Dari kepangkatan itu saja kita bisa lihat bagaikan langit dan bumi," pungkasnya. (Syifa Aisyah Putri/Mg3)