Ranah.co.id - Usai gempa bermagnitudo 7,5 mengguncang, Kapolda Maluku, Irjen Pol Lotharia Latif langsung memerintahkan jajarannya untuk mengecek dan mengantisipasi dalam bencana alam.
"Saya sudah perintahkan Kapolres untuk menyiagakan satuan-satuan untuk mengantisipasi bencana tersebut. Dan kita berdoa semua dan berharap tidak ada korban jiwa," ujar Lotharia dikutip dari situs resmi Polri, Rabu (11/1/2023).
Menurut Lotharia, Hasil analisis BMKG, menunjukkan episenter gempa bumi terletak pada koordinat 7,37 LS dan 130,23 BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 136 kilometer arah Barat Laut Maluku Tenggara Barat (Tanimbar) dengan kedalaman 130 kilometer.
"Secara umum masih aman, tapi kami terus berkoordinasi dengan wilayah, dan tidak ada korban jiwa ya, sampai sejauh ini," ucap Lotharia.
Dikatakan Lotharia, dari laporan sementara yang diterima, ada seorang korban luka ringan di kabupaten Kepulauan Tanimbar. Lalu, juga terdapat beberapa rumah warga yang mengalami rusak ringan dan berat.
Lotharia mengimbau, agar masyarakat selalu waspada menghadapi bencana alam. Warga diminta untuk proaktif mengikuti informasi-informasi resmi dari BMKG, ataupun BPBD.
"Saya juga sudah perintahkan semua Kapolres untuk mengecek dan mengantisipasi dampak dari gempa tersebut di daerah masing-masing," katanya.