ranah

Teddy Minahasa Melawan, Cecar Ahli Digital Firensik di Persidangan

Ranah Suara.Com
Kamis, 02 Maret 2023 | 23:15 WIB
Teddy Minahasa Melawan, Cecar Ahli Digital Firensik di Persidangan
Teddy Minahasa. (Suara.com/Alfian Winanto)

Ranah.co.id - Mantan Kapolda Sumatra Barat (Sumbar) Irjen Pol Teddy Minahasa Putra mengaku persidangan yang menjerat dirinya sangat janggal, apalagi bukti percakapan di WhatsApp hanya ditampilkan setengah oleh Ahli Digital Forensik, Rujit Kuswito.

Teddy mencecar Rujit saat Hakim Ketua Jon Sarman Saragih memberikan kesempatan untuk menanggapi keterangan ahli digital forensik tersebut, Kamis (2/3/2023).

Menurut Teddy, Rujit malah memotong percakapannya dengan Dody Prawiranegara pada bagian yang krusial.

"Mengapa pembicaran saya dan Dody Prawiranegara di bulan Mei dan Juni ini tidak ditampilkan? Ini momen krusial. Kedua, pembicaraan Dody dengan Syamsul Maarif pada Mei hingga Agustus, ini juga momen krusial," ujar Teddy dikutip dari suara.com.

Tidak hanya itu, Teddy Minahasa juga mengaku dirugikan karena percakapan Linda Pudjiastuti alias Anita Cepu dengan Syamsul Maarif Juli hingga Agustus tidak dimuat.

"Pembicaraan Kasranto dengan Linda sama sekali tidak ditampilkan. Itu semua momen-momen krusial yang menunjukkan konspirasi mereka atau perdagangan mereka," ucapnya.

Bahkan, Teddy Minahasa juga mempertanyakan terkait percakapan Dody dengan Syamsul Maarif pada 25-29 September 2022.

Menanggapi hal itu, Rujit mengatakan, jika seluruh percakapan yang dipertanyakan Teddy tertuang dalam soft copy. Kemudian, soft copy tersebut telah diberikan pada penyidik.

"Dari awal saya jelaskan yang saya tuangkan dalam berita acara sampel. Untuk keseluruhan isinya ada di dalam soft copy dan itu sudah diberikan ke penyidik," ujar Rujit.

Baca Juga: Erick Thohir Pastikan Pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong Tidak akan Diganti

Kemudian, Teddy Minahasa kembali melontarkan pertanyaan kepada Rujit ikhwal pihak yang menentukan untuk pengambilan sampel.

Namun, pertanyaan Teddy kali ini dipatahkan Jon, lantaran hal itu telah dijelaskan sebelumnya. Jon menyebut, sampel diambil berdasarkan koordinasi antara ahli dengan penyidik.

Namun, Jon Saragih menyebut hal itu sudah dijelaskan sebelumnya. Sampel, kata Hakim Jon, diambil dari koordinasi ahli dengan penyidik.

Rujit kemudian menjelaskan, jika dirinya membuat berita acara berdasarkan laporan maju (lapju) dari penyidik.

Mendengar hal tersebut, Teddy Minahasa menyayangkan penyajian bukti chat dari Rujit sepotong-sepotong. Padahal Rujit, kata Teddy, berkompetensi menyajikan bukti chat secara utuh.

"Lalu saudara menyatakan sesuai dengan lapju, laporan kemajuan, artinya itu kan order dari penyidik," kata Teddy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI