Puasa Syawal atau Qadha Ramadhan Terlebih Dahulu? Ini Niat dan Aturannya

Minggu, 14 April 2024 | 21:38 WIB
Puasa Syawal atau Qadha Ramadhan Terlebih Dahulu? Ini Niat dan Aturannya
Puasa Syawal atau Qadha Ramadhan Terlebih Dahulu? Ini Niat dan Aturannya (freepik)

Suara.com - Usai menjalani puasa Ramadan, umat Muslim dianjurkan untuk melanjutkannya dengan puasa Syawal. Sesuai namanya, ibadah sunnah ini juga hanya berlaku di bulan Syawal.

Namun, jika memiliki hutang puasa Ramadan, mana yang lebih baik didahulukan? Qadha untuk mengganti puasa Ramadan atau puasa syawal terlebih dahulu?

Meski merupakan ibadah sunnah, puasa Syawal memang menawarkan pahala yang sangat besar, yaitu seperti berpuasa selama setahun penuh. Inilah mengapa umat muslim berusaha melakukannya.

Puasa syawal atau qadha terlebih dahulu?

Mengingat waktunya yang cukup singkat, puasa syawal memang dianjurkan untuk dilaksanakan terlebih dahulu dibandingkan puasa Qodar.

Namun, hal tersebut hanya berlaku selama penyebab batalnya puasa di bulan Ramadan didasari oleh alasan yang wajar, seperti sakit atau haid. Hal ini sebagaimana yang disebutkan oleh Imam An-Nawawi.

“Orang-orang yang tidak berpuasa di bulan Ramadan karena udzur, seperti nifas, haid, sakit, perjalanan, lupa niat, makan yang tidak disengaja, wanita hamil dan menyusui diperbolehkan mengganti puasanya kapan pun degan syarat sebelum memasuki bulan Ramadhan berikutnya.

Sementara itu, orang yag tidak berpuasa di bulan Ramadan tanpa uzur (disengaja), ia wajib langsung menggantinya setelah bulan Ramadan. Ini merupakan pendapat shahih menurut mayoritas ulama mazhab Syafi’iyah.”

Dengan begitu, berdasarkan hukum Islam, diperbolehkan bagi Anda untuk puasa syawal terlebih dahulu selama memenuhi syarat.

Niat puasa syawal

Berikut ini adalah niat yang perlu Anda baca sebelum puasa syawal.

Baca Juga: Niat Puasa 6 Hari Setelah Lebaran, Kapan Waktu Membaca Niat Syawal?

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى


Nawaitu shauma ghadin ‘an ada’i sunnatis Syawwali lillahi ta’ala.

Artinya: saya berniat puasa sunnah syawal, esok karena Allah SWT.

Niat tersebut bisa dibaca jika Anda sudah meniatkannya sejak malam hari. Namun, jika Anda mendadak ingin berpuasa Syawal di pagi hari, berikut adalah niat yang bis dibaca.

Selama belum makan, minum, atau melakukan hal yang membatalkan puasa, niat puasa Syawal bisa dibaca sampai sebelum dhuhur.

نَوَيْتُ صَوْمَ هَذَا اليَوْمِ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI