Sejarah dan Doa Nabi Muhammad Setelah Salat Tahajud

Muhammad Yunus

Rabu, 12 Maret 2025 | 12:43 WIB
Sejarah dan Doa Nabi Muhammad Setelah Salat Tahajud
Ilustrasi ChatGPT orang salat malam di dalam masjid yang berada di tengah areal persawahan. Suasana malam yang tenang dengan cahaya lembut dari masjid menciptakan atmosfer yang damai dan spiritual [Suara.com/Muhammad Yunus]

Suara.com - Salat Tahajud adalah salah satu salat sunnah yang sangat dianjurkan (sunnah muakkad) dan dikerjakan pada malam hari setelah tidur.

Salat ini termasuk bagian dari qiyamul lail atau salat malam yang memiliki banyak keutamaan.

Terutama sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memohon ampunan serta petunjuk.

Dalil tentang Salat Tahajud

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:

"Dan pada sebagian malam hari, bertahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji."
(QS. Al-Isra’: 79)

Rasulullah SAW juga bersabda:

"Lakukanlah salat malam karena itu adalah kebiasaan orang-orang saleh sebelum kalian, mendekatkan kepada Allah, menghapus dosa-dosa, mencegah dari perbuatan dosa, dan mengusir penyakit dari tubuh." (HR. Ahmad dan Tirmidzi)

Sejarah Salat Tahajud

baca juga

Salat Tahajud sudah menjadi kebiasaan Rasulullah SAW sejak awal kenabiannya.

Bahkan, sebelum salat lima waktu diwajibkan, salat malam (termasuk Tahajjud) adalah ibadah utama yang diperintahkan kepada Rasulullah dan para sahabatnya.

1. Awal Perintah Salat Malam

Pada masa-masa awal Islam di Mekah, Allah SWT memerintahkan Rasulullah SAW dan para pengikutnya untuk mendirikan salat malam dalam firman-Nya:

"Hai orang yang berselimut, bangunlah (untuk salat) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya)." (QS. Al-Muzzammil: 1-2)

Ayat ini menegaskan pentingnya salat malam sebagai bentuk ibadah yang mendekatkan diri kepada Allah.

Namun, pada saat itu salat malam masih bersifat wajib bagi Rasulullah dan dianjurkan bagi para sahabat.

2. Perubahan Hukum Salat Tahajud

Setelah turunnya perintah salat lima waktu dalam peristiwa Isra Mikraj, salat malam tidak lagi diwajibkan, tetapi tetap dianjurkan sebagai ibadah sunnah.

Rasulullah SAW tetap rutin melaksanakan Salat Tahajud hingga akhir hayatnya dan menganjurkan umatnya untuk melakukan hal yang sama.

3. Salat Tahajud dalam Kehidupan Nabi

Rasulullah SAW dikenal sebagai orang yang selalu menjaga Salat Tahajud, bahkan dalam kondisi sulit.

Dalam banyak riwayat, disebutkan bahwa beliau sering menangis saat Salat Tahajud, berdoa dengan penuh penghayatan, dan meminta ampunan untuk umatnya.

Istri beliau, Aisyah RA, pernah bertanya mengapa beliau masih tekun beribadah meskipun telah dijamin masuk surga.

Rasulullah menjawab: "Wahai Aisyah, tidak bolehkah aku menjadi hamba yang bersyukur?" (HR. Bukhari dan Muslim)

Salat Tahajud adalah ibadah sunnah yang sangat dianjurkan, memiliki banyak keutamaan, dan telah menjadi kebiasaan nabi dan orang-orang saleh.

Sejarahnya menunjukkan bahwa ibadah ini merupakan bagian penting dalam perjalanan spiritual Rasulullah SAW.

Kmudian diwariskan kepada umat Islam sebagai sarana untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Doa Nabi Setelah Tahajud

Doa setelah shalat tahajud tidak kalah pentingnya dari shalat tahajud itu sendiri. Karena doa shalat tahajjud itu selalu menyertai shalat tahajud Rasulullah SAW.

Doa tahajud Rasulullah SAW ini berisi pujian, pengakuan, dan sekaligus permohonan ampunan.

Berikut ini doanya:

اَللهُمَّ رَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ مَلِكُ السَّمَوَاتِ واْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ نُوْرُ السَّمَوَاتِ وَاْلاَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ. وَلَكَ الْحَمْدُ اَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَلِقَاءُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ. اَللهُمَّ لَكَ اَسْلَمْتُ وَبِكَ اَمَنْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَاِلَيْكَ اَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَاِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْلِيْ مَاقَدَّمْتُ وَمَا اَخَّرْتُ وَمَا اَسْرَرْتُ وَمَا اَعْلَنْتُ وَمَا اَنْتَ اَعْلَمُ بِهِ مِنِّيْ. اَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَاَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَاِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ. وَلاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ اِلاَّ بِاللهِ

Allâhumma rabbana lakal hamdu. Anta qayyimus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna.

Wa lakal hamdu anta malikus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna.

Wa lakal hamdu anta nûrus samâwâti wal ardhi wa man fî hinna.

Wa lakal hamdu antal haq. Wa wa‘dukal haq. Wa liqâ’uka haq. Wa qauluka haq. Wal jannatu haq. Wan nâru haq. Wan nabiyyûna haq.

Wa Muhammadun shallallâhu alaihi wasallama haq. Was sâ‘atu haq. Allâhumma laka aslamtu. Wa bika âmantu. Wa alaika tawakkaltu.

Wa ilaika anabtu. Wa bika khâshamtu. Wa ilaika hâkamtu. Fagfirlî mâ qaddamtu, wa mâ akhkhartu, wa mâ asrartu, wa mâ a‘lantu, wa mâ anta a‘lamu bihi minnî.

Antal muqaddimu wa antal mu’akhkhiru. Lâ ilâha illâ anta. Wa lâ haula, wa lâ quwwata illâ billâh.

Artinya:

“Ya Allah, Tuhan kami, segala puji bagi-Mu, Engkau penegak langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau penguasa langit, bumi, dan makhluk di dalamnya.

Segala puji bagi-Mu, Engkau cahaya langit, bumi, dan makhluk di dalamnya. Segala puji bagi-Mu, Engkau Maha Benar. Janji-Mu benar. Pertemuan dengan-Mu kelak itu benar.

Firman-Mu benar adanya. Surga itu nyata. Neraka pun demikian. Para nabi itu benar. Demikian pula Nabi Muhammad SAW itu benar. Hari Kiamat itu benar.

Ya Tuhanku, hanya kepada-Mu aku berserah. Hanya kepada-Mu juga aku beriman. Kepada-Mu aku pasrah. Hanya kepada-Mu aku kembali. Karena-Mu aku rela bertikai.

Hanya pada-Mu dasar putusanku. Karenanya ampuni dosaku yang telah lalu dan yang terkemudian, dosa yang kusembunyikan dan yang kunyatakan, dan dosa lain yang lebih Kau ketahui ketimbang aku.

Engkau Yang Maha Terdahulu dan Engkau Yang Maha Terkemudian. Tiada Tuhan selain Engkau. Tiada daya upaya dan kekuatan selain pertolongan Allah.”

Doa ini dianjurkan dibaca seusai shalat tahajud. Doa Rasulullah SAW ini diriwayatkan Bukhari dan Muslim.

Doa ini juga dicantumkan Imam An-Nawawi dalam karyanya Al-Adzkar.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Doa Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan Tulisan Arab dan Latin, Jangan Sampai Salah!

Doa Zakat Fitrah untuk Anak Perempuan Tulisan Arab dan Latin, Jangan Sampai Salah!

Religi | Rabu, 12 Maret 2025 | 11:17 WIB

Doa Ampuh Meluluhkan Hati Atasan, Agar Lebih Bijaksana dan Berpihak pada Karyawan

Doa Ampuh Meluluhkan Hati Atasan, Agar Lebih Bijaksana dan Berpihak pada Karyawan

Lifestyle | Rabu, 12 Maret 2025 | 11:16 WIB

Bacaan Doa Sholat Tahajud Arab, Latin, dan Artinya, Lengkap dengan Tata Cara Pelaksanaanya

Bacaan Doa Sholat Tahajud Arab, Latin, dan Artinya, Lengkap dengan Tata Cara Pelaksanaanya

News | Rabu, 12 Maret 2025 | 00:12 WIB

Terkini

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Demo Sumpah Pemuda di Jogja Ricuh: Gerbang DPRD DIY Didobrak, Wisatawan Malioboro Kocar-Kacir

Jogja | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:27 WIB

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Apakah BPJS PBI yang Nonaktif Bisa Diaktifkan Kembali? Ini Langkah-langkahnya

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:25 WIB

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Rayakan 25 Tahun, L-Men Perkuat Inovasi Produk dan Ekosistem Hidup Sehat

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:22 WIB

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Review Pirunduk: Budaya Banjar Jangan Cuma Jadi Hiasan Horor Lokal di Layar

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Saat Perlengketan Usus Melibatkan Saluran Kemih, Mengapa Penanganannya Lebih Kompleks?

Health | Rabu, 28 Oktober 2026 | 20:01 WIB

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

438 Ribu Kasus ISPA di Sumsel, Siapa Menghitung Kerugian Perempuan dan Anak akibat Karhutla?

Sumsel | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:58 WIB

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

Massa Pendemo Bakar Barier Dekat Plaza UOB, Letusan Terdengar

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:52 WIB

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Romantis! Alpha Drive One Bahas Koneksi Emosional di Lagu Baru, Talk To Me

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:50 WIB

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

Dea OnlyFans Ikut Demo Indonesia Sadar 28 Oktober: Selfie dengan Simbol Tiga Jari

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:46 WIB

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Tutup Jalan Slamet Riyadi, Aliansi Mahasiswa Soloraya Teriakkan 'Prabowo-Gibran Penuh Kegagalan!'

Surakarta | Rabu, 28 Oktober 2026 | 19:43 WIB

×