Hari Raya Idul Adha kali ini ada cerita yang menyorot perhatian publik. Dewi Perssik dikabarkan berseteru dengan Ketua RT di kawasan rumahnya lantaran sapi kurban.
Mulanya, pedangdut yang akrab disapa Depe itu menyebut ketua RTnya menolak sapi kurban pemberiannya. Namun hal ini dibantah oleh ketua RT.
"Tidak ada penolakan karena kita menerima kok. Sapi ada di kita dari jam 10 (pagi) sampai jam 4 (sore). Apa itu merupakan penolakan? Nggak ada penolakan," ujar ketua RT bernama Malkan, dikutip dari YouTube Cumicumi, Sabtu (1/7/2023).
Malkan menegaskan siapa pun yang memberi sapi untuk dipotong di tempatnya, maka pihaknya akan menerima.
"Saya nggak pernah kaitin politik. Kalau bahasa saya jin iprit pun kasih sapi ke sini, saya potong," ungkapnya.
Malkan mengaku tak mengetahui jika sapi milik Depe hanya dititipkan di tempatnya saja. Ia mengira sapi itu didatangkan untuk disembelih.
"Saya nggak pernah tahu itu dititipkan atau tidak. Yang jelas saya menerima itu katanya dari seorang ustaz, bilangnya ibu Dewi mau kurban di masjid ini. Setelah saya terima jam 10.00 WIB, tiba-tiba jam 1 atau jam 2 siang, ART dia mau ambil sapi itu. Apa itu merupakan bentuk penolakan?" kata Malkan.
Malkan mengaku keberatan saat tahu sapi milik Dewi Perssik bukan disembelih di tempatnya namun hanya dititipkan.
"Ketika ditanya sama ini (orang suruhan Dewi Perrsik) 'Pak kalau saya titip lagi di sini bagaimana?' Saya jawab 'saya nggak mau, akan saya lepas'. Lepas dalam pengertian lepas tanggung jawab saya," jelasnya.
Baca Juga: Dampak Gempa di Bantul, Sejumlah Rumah di Wonosobo Juga Mengalami Retak
"Kenapa? siapa yang mau jagain sapinya, siapa yang mau bayar yang jaga. Masjid ini bukan lembaga sosial yang duitnya ngucur dan bukan penitipan," pungkasnya.