Selebtek.suara.com - Masyarakat Indonesia sebentar lagi bakal melihat kompetisi balap mobil Formula E yang akan digelar di Sirkuit Ancol, Jakarta, pada 4 Juni 2022 mendatang.
Bertajuk Jakarta E-Prix Esports Championship, ajang balap mobil ramah lingkungan ini merupakan perdana digelar di Jakarta dan juga Indonesia.
Dikutip dari wikipedia, Formula E dengan nama beken ABB FIA Formula E World Championship, adalah sebuah kejuaraan olahraga otomotif balap mobil kursi tunggal yang menggunakan mobil listrik saja.
Kejuaraan ini pertama kali digagas pada tahun 2011 oleh presiden FIA, Jean Todt dan Alejandro Agag, yang sekalgus pendiri Formula E Holdings.
Balapan pertamanya digelar di Beijing, Tiongkok, pada September 2014 silam. Hingga pada 2020 lalu, Formula E berstatus kejuaraan dunia
Kejuaraan Formula E, saat ini diperebutkan oleh dua belas tim dengan masing-masing dua pembalap.
Kompetisi yang berkembang pesat ini menampilkan mobil balap bertenaga listrik yang mirip dengan mobil Formula Satu. Balapan berlangsung di sirkuit jalan raya yang panjangnya 19 hingga 34 km (12 - 21 mi).
Ada beberapa fakta menarik yang bisa disimak menariknya event yang digagas Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.
1. Sirkuit Ancol
![Sirkuit Ancol [Instagram/@formulaejakarta_]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2022/05/18/1-formulaejakarta.jpg)
Awalnya event Formula E akan dihelat di kawasan silang Monas, namun karena banyak tentangan akhirnya bakal digelar di Sirkuit Ancol.
Sirkuit yang dibangun secara mendadak ini merupakan sirkuit Formula E yang tercepat dibangun dari sirkuit lain yang dilombakan.
Hanya membutuhkan waktu kurang lebih 60 hari hingga Sirkuit ini bisa dipakai balap mobil Formula E.
2. Tuan Rumah Kedelapan
![ilustrasi [Instagram/@fiaformulae]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2022/05/18/1-fiaformulae.jpg)
Sebagai WNI, kita pantas bangga karena DKI Jakarta menjadi tuan rumah kedelapan perhelatan Formula E,
ajang balap mobil internasional Formula E pada musim kompetisi 2022.
3. Kejuaraan Dunia
![Ilustrasi [Instagram/@fiaformulae]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2022/05/18/1-fiaformulae-28.jpg)
Sejak musim 2020–21, Formula E merupakan seri Kejuaraan Dunia FIA, yang membuat seri balapan kursi tunggal ini seri pertama selain Formula Satu yang diberikan status kejuaraan dunia.
4, Fanboost
![Ilustrasi [Instagram/@fiaformulae]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2022/05/18/1-fiaformulae-27.jpg)
Untuk setiap balapan, para penggemar dapat memilih pembalap favorit mereka lewat berbagai kanal media sosial untuk memberikan pembalap daya tambahan.
Pemungutan suara dimulai 6 hari sebelum acara dan ditutup setelah 15 menit balapan dimulai.
Lima pembalap dengan suara terbanyak mendapatkan daya tambahan yang digunakan pada paruh kedua balapan
5. Mobil Balap Tenaga Listrik
![Ilustrasi [Instagram/@fiaformulae]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2022/05/18/1-fiaformulae-n.jpg)
Untuk jenis kendaraan balap Formula E sudah menggunakan mobil Gen3 diperkenalkan di musim kesembilan Formula E (2022-23).
Tenaga mobil diperkirakan 350 kW saat kualifikasi dan 300 kW saat balapan, dengan total kapasitas regeneratif saat mengerem 600 kW, baik roda depan (250 kW) dan belakang (350 kW).
Baterai mobil Gen3 juga akan dirancang untuk menangani "flash-charging" dengan kecepatan hingga 800 kW, memungkinkan adanya pengisian ulang untuk pertama kalinya.
Di bulan Juli 2020 diumumkan bahwa sasis dan MGU as roda depan akan disuplai Spark Racing Technology, baterai didukung Williams Advanced Engineering dan ban dari Hankook.(*)