India Memanas! Konflik Minoritas Muslim dan Mayoritas Hindu Meluas

Selebtek | Suara.com

Sabtu, 02 Juli 2022 | 21:21 WIB
India Memanas! Konflik Minoritas Muslim dan Mayoritas Hindu Meluas
suara.com

Selebtek.suara.com - India sekarang sedang memanas karena konflik antara mayoritas Hindu dengan minoritas muslim. Hal ini dipicu karena politisi India yang dianggap menghina Rasullullah.

Ummat Islam India kemudian menggelar demonstrasi besar-besaran. Sayangnya hal ini tidak menyelesaikan masalah. Terbukti terjadi insiden pembunuhan tukang jahit Hindu oleh kelompok muslim. 

Penjahit tersebut dinilai mendukung politisi yang menghina Nabi lewat media sosialnya. Tak terima, dua pria dari Rajasthan marah lalu membunuh si penjahi dan mengunggahnya ke media sosial.

Atas insiden tersebut, dua pelaku pembunuhan diamankan di Udaipur India. Kasus pembunuhan ini memicu ketegangan antara Hindu dan Muslim India.

Ketegangan kemudian meluas ke sejumlah daerah. Bahkan pemerintah setempat sampai memblokir akses internet untuk meminimalisir sebaran informasi berbau provokasi oleh orang-orang tak bertanggungjawab.

Tiga pejabat kepolisian senior pada Sabtu mengatakan kedua pria di negara bagian Rajasthan itu merencanakan pembunuhan tersebut pekan lalu di toko korban di Udaipur, salah satu destinasi wisata populer di India.

"Kami sekarang menangkap dua dalang dan sebelumnya kami telah menangkap dua pria yang melakukan kejahatan mengerikan itu," kata Prafulla Kumar, pejabat polisi senior di Udaipur.

Kumar mengatakan layanan internet secara bertahap sedang dipulihkan dan aparat keamanan terus bersikap waspada.

Para pelaku mengatakan perbuatan itu dilakukan sebagai reaksi atas dukungan korban pada pernyataan politisi yang menghina Nabi Muhammad.

Sang korban, Kanhaiya Lal Teli, diduga telah memuat unggahan di media sosial yang mendukung mantan juru bicara partai Perdana Menteri Narendra Modi yang mengeluarkan komentar anti Islam pada Mei.

Pada Jumat majelis hakim Mahkamah Agung India menyatakan bahwa mantan juru bicara itu, Nupur Sharma, harus meminta maaf kepada seluruh bangsa karena pernyataannya telah memicu ketegangan antarumat beragama dan mengganggu hubungan diplomatik.

Sedikitnya dua demonstran tewas akibat tembakan polisi di India selama protes-protes menentang pernyataan Sharma.

Di Afghanistan, kelompok ISIS bulan lalu mengaku bertanggung jawab atas serangan di sebuah kuil Sikh yang menewaskan sedikitnya dua orang dan melukai tujuh lainnya, sebagai respons atas penghinaan pada Nabi Muhammad di India.

Polisi New Delhi menangkap jurnalis Mohammed Zubair yang telah membantu menarik perhatian publik pada pernyataan Sharma lewat situs cek fakta Alt News dan media sosial.

Badan Investigasi Nasional (NIA), lembaga anti terorisme terkemuka India, mengatakan mereka sedang menyelidiki pembunuhan penjahit Rajasthan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

India Mencekam Gara-gara Politisi Hina Nabi Muhammad, Disusul Peristiwa Pembunuhan Penjahit Hindu

India Mencekam Gara-gara Politisi Hina Nabi Muhammad, Disusul Peristiwa Pembunuhan Penjahit Hindu

Jatim | Sabtu, 02 Juli 2022 | 19:48 WIB

Toyota Hyryder, SUV Hybrid Hasil Kolaborasi dengan Suzuki Telah Hadir di Pasar India

Toyota Hyryder, SUV Hybrid Hasil Kolaborasi dengan Suzuki Telah Hadir di Pasar India

Otomotif | Sabtu, 02 Juli 2022 | 19:33 WIB

Klub Liga Inggris Ini Izinkan Umat Muslim Salat Idul Adha di Stadion Milik Mereka

Klub Liga Inggris Ini Izinkan Umat Muslim Salat Idul Adha di Stadion Milik Mereka

| Sabtu, 02 Juli 2022 | 18:19 WIB

Terkini

Awas Dana Asing Kabur! Bobot Saham Indonesia di MSCI Terancam Turun

Awas Dana Asing Kabur! Bobot Saham Indonesia di MSCI Terancam Turun

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:07 WIB

Pegadaian Raih Predikat 'Best of the Best' di BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2026

Pegadaian Raih Predikat 'Best of the Best' di BUMN Entrepreneurial Marketing Awards 2026

Bisnis | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:07 WIB

Menyelamatkan yang Terbuang: Perjalanan Dr. Susana Membangun Pejaten Shelter

Menyelamatkan yang Terbuang: Perjalanan Dr. Susana Membangun Pejaten Shelter

Lifestyle | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:07 WIB

Rapor Penjualan Honda Awal 2026: Wajib Berbenah Biar Nggak Punah

Rapor Penjualan Honda Awal 2026: Wajib Berbenah Biar Nggak Punah

Otomotif | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:04 WIB

Bandara Soetta Perketat Pengawasan Penumpang dari 4 Negara Antisipasi Hantavirus

Bandara Soetta Perketat Pengawasan Penumpang dari 4 Negara Antisipasi Hantavirus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:04 WIB

Loloskan Motor Listrik MBG, Purbaya Copot Dirjen Anggaran Luky Alfirman

Loloskan Motor Listrik MBG, Purbaya Copot Dirjen Anggaran Luky Alfirman

Video | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:02 WIB

Rio Ferdinand Puji Senne Lammens, Bisa Jadi Kiper Utama Manchester United 10 Tahun ke Depan

Rio Ferdinand Puji Senne Lammens, Bisa Jadi Kiper Utama Manchester United 10 Tahun ke Depan

Bola | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:01 WIB

Fraksi Gerindra DPR: Juri LCC Empat Pilar Harus Minta Maaf ke Ocha

Fraksi Gerindra DPR: Juri LCC Empat Pilar Harus Minta Maaf ke Ocha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:00 WIB

Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog

Tragedi Daycare Little Aresha: Pemkot Yogya Kerahkan 94 Psikolog

Jogja | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:00 WIB

Di Era Serba Cepat, Apakah Tulisan Mendalam Masih Memiliki Tempat?

Di Era Serba Cepat, Apakah Tulisan Mendalam Masih Memiliki Tempat?

Your Say | Selasa, 12 Mei 2026 | 11:00 WIB