Ketua DPD RI Desak Pemerintah, Segera Cepat Tangani PMK Jelang Idul Adha

Selebtek

Senin, 04 Juli 2022 | 15:05 WIB
Ketua DPD RI Desak Pemerintah, Segera Cepat Tangani PMK Jelang Idul Adha
suara.com

Selebtek.suara.com - Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, meminta pemerintah bergerak cepat memutus penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) sebelum Idul Adha

Menurut LaNyalla, Idul Adha bisa memacu pergerakan ekonomi masyarakat sehingga tidak boleh terganggu. 

"Penanganan penyakit PMK yang menyerang hewan ternak tergolong lambat. Tentu hal ini sangat disayangkan. Karena momen Idul Adha biasanya terjadi peningkatan penjualan hewan ternak untuk kurban yang sebenarnya bisa meningkatkan perekonomian masyarakat," ujar LaNyalla, Senin (4/7/2022) dikutip dari laman Instagram @dpdri.

Menurut LaNyalla, bangsa ini sudah banyak mengalami berbagai masalah yang ekstra ordinary, salah satunya adalah pandemi Covid-19

Dari berbagai permasalahan tersebut, bangsa ini seharusnya mampu mengambil pelajaran yang kemudian dijadikan sebagai bahan evaluasi.

"Kita semua berhasil keluar dari pandemi Covid-19 dengan baik. Jadi semestinya kita mampu menangani berbagai kasus luar biasa seperti serangan penyakit PMK dengan mudah," tukas dia.

LaNyalla juga mendorong agar kasus tersebut dijadikan landasan dan evaluasi bagi industri peternakan dan sektor-sektor penunjang lainnya sehingga pemerintah mempunyai standar penanganan yang tepat jika menghadapi serangan serupa.

Langkah-langkah mengatasi wabah PMK, kata LaNyalla, bisa mencontoh penanganan pandemi Covid-19. Yakni mengintegrasikan sejumlah lembaga di bawah koordinasi BNPB untuk bergerak dengan berbasiskan pengetesan. 

"Pengetesan hewan ternak dari paparan PMK mesti dimasifkan, kemudian diiringi juga dengan percepatan vaksinasi. Ketika hewan-hewan ternak dimobilisasi untuk dijual sebagai hewan kurban, diperlukan kesigapan karantina dan pengetesan hewan ternak di tiap tahapan pemindahan," tutur LaNyalla lagi.

baca juga

Ia berharap pemerintah daerah berperan aktif dalam memastikan prosedur pencegahan dan pengobatan PMK dipatuhi peternak dan pedagang.

"Karena hanya dengan pengetesan yang kerap dan masif, pencegahan penularan menjadi lebih efektif. Kita berharap pemerintah mampu segera menghentikan wabah PMK," katanya.

Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah menetapkan status penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK) pada hewan ternak sebagai keadaan tertentu darurat. 

Data resmi pemerintah menyebutkan penyakit yang terutama menjangkiti ternak sapi tersebut telah menulari tidak kurang dari 298.474 hewan ternak di 223 kabupaten/kota. Wilayah penyebaran PMK sudah menjangkau setidaknya 19 provinsi. (*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Seribuan Hewan Ternak di Bengkulu Terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku

Seribuan Hewan Ternak di Bengkulu Terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku

News | Senin, 04 Juli 2022 | 14:30 WIB

38 Sapi di Gianyar Terserang PMK, Awalnya Tak Mau Makan Hingga Mulut Berbusa

38 Sapi di Gianyar Terserang PMK, Awalnya Tak Mau Makan Hingga Mulut Berbusa

Bali | Senin, 04 Juli 2022 | 14:21 WIB

Cegah PMK, Pemkot Tanjungpinang Sarankan Hewan Kurban Disemprot Disinfektan

Cegah PMK, Pemkot Tanjungpinang Sarankan Hewan Kurban Disemprot Disinfektan

Batam | Minggu, 03 Juli 2022 | 21:52 WIB

1.396 Sapi Warga Langkat Terjangkit PMK, 9 Ekor Mati

1.396 Sapi Warga Langkat Terjangkit PMK, 9 Ekor Mati

Sumut | Minggu, 03 Juli 2022 | 18:15 WIB

Terkini

Dolar AS Beri Tekanan ke Rupiah, Menuju Level Rp17.773

Dolar AS Beri Tekanan ke Rupiah, Menuju Level Rp17.773

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 09:30 WIB

Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Jatuh ke Level Rp2.624.000/Gram

Emas Antam Lagi Diobral, Harganya Jatuh ke Level Rp2.624.000/Gram

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 09:29 WIB

Beli iPhone 17 Pro Gratis Perlindungan di Blibli.com

Beli iPhone 17 Pro Gratis Perlindungan di Blibli.com

Jabar | Rabu, 02 September 2026 | 09:21 WIB

IHSG Mulai Bergerak ke Level 6.600, Pantau BBCA dan BMRI

IHSG Mulai Bergerak ke Level 6.600, Pantau BBCA dan BMRI

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 09:16 WIB

8 Sifat dan Karakter Shio Tikus Pria dan Wanita, Kamu Related?

8 Sifat dan Karakter Shio Tikus Pria dan Wanita, Kamu Related?

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 09:15 WIB

5 Cara Membersihkan Wajah Kusam dan Berminyak Secara Alami

5 Cara Membersihkan Wajah Kusam dan Berminyak Secara Alami

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 09:15 WIB

4 HP Samsung Kamera Ultrawide Harga Rp3 Jutaan, Bagus Buat Foto dan Ngonten

4 HP Samsung Kamera Ultrawide Harga Rp3 Jutaan, Bagus Buat Foto dan Ngonten

Tekno | Rabu, 02 September 2026 | 09:10 WIB

Serasa Kembali ke Bandung Tempo Doeloe, Berburu Kuliner Legendaris Sambil Nikmati Hiburan dan Wahana

Serasa Kembali ke Bandung Tempo Doeloe, Berburu Kuliner Legendaris Sambil Nikmati Hiburan dan Wahana

Lifestyle | Rabu, 02 September 2026 | 09:09 WIB

Kualitas Udara Pekanbaru dan 4 Kabupaten Lain di Level Tidak Sehat

Kualitas Udara Pekanbaru dan 4 Kabupaten Lain di Level Tidak Sehat

Riau | Rabu, 02 September 2026 | 09:07 WIB

Cetak Hattrick! Marc Marquez Bongkar Rahasia untuk Bisa Menang di GP Aragon

Cetak Hattrick! Marc Marquez Bongkar Rahasia untuk Bisa Menang di GP Aragon

Your Say | Rabu, 02 September 2026 | 09:05 WIB

×