Riuh Tawa Anggota DPR Saat Tas Herpes dan Panggilan Sayang Terlontar dalam RDP Kasus Ferdy Sambo

Selebtek | Suara.com

Kamis, 25 Agustus 2022 | 14:43 WIB
Riuh Tawa Anggota DPR Saat Tas Herpes dan Panggilan Sayang Terlontar dalam RDP Kasus Ferdy Sambo
Pimpinan rapat, Ketua Komisi III DPR RI, Bambang Wuryanto.

Selebtek.suara.com -  Komisi III DPR RI menjadi sorotan publik dan warganet saat menggelar  Rapat dengar Pendapat (RDP) dengan Kapolri terkait kasus Ferdy Sambo yang berlangsung  kemarin, Rabu (4/8/2022) dan disiarkan secara langsung di kanal YouTube DPR RI

Ada dua hal yang ramai diperbincangkan warganet saat mengikuti berjalannya RDP Komisi III bahkan  hal tersebut mengundang gelak tawa para peserta  di ruang rapat.

Warganet  menyorot perihal  salah ucap soal Tas Herpes dan misteri panggilan sayang yang  bocor dari smartphone salah seorang anggota DPR Komisi III yang mengikuti rapat..  

Berikut ulasannya:

1. Salah Ucap Tas Hermes jadi Tas Herpes

Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir menjadi bahan pembicaraan warganet lantaran dirinya salah ucap Tas Hermes menjadi Tas Herpes pada Rapat Kerja Bersama Kapolri, Rabu (24/8/2022).

Semula Adies menyoroti gaya hidup mewah anggota Polri. Menurut dia, beberapa anggota Polri di tingkat bawah memiliki gaya hidup mewah bak raja kecil di daerah. Lalu, para istrinya menggunakan tas mahal dan bergonta-ganti.

"Kadang kami WhatsApp dan telepon enggak dijawab. Barusan jadi kapolres dan dir. Kemudian kita juga lihat gaya hidup mereka. Sudah mulai pakai cerutu, sudah mulai pakai wine, mobilnya juga sudah mewah-mewah. Perilaku istri-istrinya itu pakai tas Herpes, eh tas apa itu? Herpes? Itu sudah gonta-ganti loh bapak ibu sekalian. Jadi luar biasa," kata Adies seperti dikutip Tim Selebtek dari akun YouTube DPR RI.

Sontak ucapan Adies Kadir yang salah sebut nama brand tas tersebut mengundang gelak tawa dari para peserta rapat termasuk Kapolri.

Wakil Ketua Komisi III DPR, Desmond Mahesa kemudian mengoreksi ucapan Adies. "Hermes," kata Desmond.

2. Misteri panggilan sayang

Hal lain yang  juga menjadi sorotan warganet dalam RDP antara Komisi III DPR dengan Kapolri dadalah misteri panggilan Sayang yang muncul tiba-tiba saat rapat.

Awalnya salah satu anggota Komisi III DPR, Habiburokhman akan menyampaikan usulan.

"Pak Kapolri yang dalam pengarahannya kita ikuti juga ada stressing  soal pekat (penyakit masyarakat) dan di rapat tadi kita bahas  soal pekat. Maksud saya masukan di sini apakah ...," ucap Habib.

"Sayang ...," demikian terdengar suara mirip seorang perempuan yang diduga berasal dari suara telepon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Beredar Surat Penyesalan Sambo untuk Kolega di Polri yang Terdampak Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir Yosua

Beredar Surat Penyesalan Sambo untuk Kolega di Polri yang Terdampak Kasus Pembunuhan Berencana Brigadir Yosua

| Kamis, 25 Agustus 2022 | 14:39 WIB

Cerita Kamaruddin Simanjuntak Jadi Pengacara Keluarga Brigadir J, Berawal Unggahan di FB hingga Ditolak Banyak Pihak

Cerita Kamaruddin Simanjuntak Jadi Pengacara Keluarga Brigadir J, Berawal Unggahan di FB hingga Ditolak Banyak Pihak

| Kamis, 25 Agustus 2022 | 14:36 WIB

Sidang Etik Ferdy Sambo, Tersangka Bripka RR dan Kuat Maruf Turut Dihadirkan

Sidang Etik Ferdy Sambo, Tersangka Bripka RR dan Kuat Maruf Turut Dihadirkan

Riau | Kamis, 25 Agustus 2022 | 14:36 WIB

Terkini

Sinergi Astra Financial Dukung Peningkatan Akses Kesehatan Belasan Ribu Orang

Sinergi Astra Financial Dukung Peningkatan Akses Kesehatan Belasan Ribu Orang

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:17 WIB

Wali Kota Bandung Ngamuk Proyek Halte BRT "Berantakan", Dishub Jabar Langsung Turun Tangan

Wali Kota Bandung Ngamuk Proyek Halte BRT "Berantakan", Dishub Jabar Langsung Turun Tangan

Jabar | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:11 WIB

5 Trik Ampuh Temukan SPKLU Terbaik di Jalur Mudik 2026, Bisa Hemat Waktu

5 Trik Ampuh Temukan SPKLU Terbaik di Jalur Mudik 2026, Bisa Hemat Waktu

Otomotif | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:10 WIB

International Women's Day, PLN Perkuat Lingkungan Kerja Inklusif Bagi Perempuan

International Women's Day, PLN Perkuat Lingkungan Kerja Inklusif Bagi Perempuan

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:06 WIB

Mudik Anti Panik, Ini 5 Solusi saat Saldo e-Toll Habis di Gerbang Tol

Mudik Anti Panik, Ini 5 Solusi saat Saldo e-Toll Habis di Gerbang Tol

Otomotif | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:05 WIB

Perbedaan Mencolok Hampers Jokowi dan Prabowo: Camilan Tradisional vs Bahan Dapur

Perbedaan Mencolok Hampers Jokowi dan Prabowo: Camilan Tradisional vs Bahan Dapur

Lifestyle | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:03 WIB

Purbaya Tetap Pede Target IHSG 'To the Moon' 10.000 Tercapai di Akhir Tahun

Purbaya Tetap Pede Target IHSG 'To the Moon' 10.000 Tercapai di Akhir Tahun

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 20:01 WIB

Ngabuburit Lintas-Generasi: Masih ada Optimisme di Jalan Konstitusi

Ngabuburit Lintas-Generasi: Masih ada Optimisme di Jalan Konstitusi

Surakarta | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:56 WIB

Penumpang Naik 5,67 Persen, Bandara Radin Inten Buka 64 Penerbangan Tambahan

Penumpang Naik 5,67 Persen, Bandara Radin Inten Buka 64 Penerbangan Tambahan

Lampung | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:55 WIB

Disindir Ekonomi Lesu di Bawah Kepemimpinannya, Menkeu Purbaya Turun Gunung ke Pasar Tradisional

Disindir Ekonomi Lesu di Bawah Kepemimpinannya, Menkeu Purbaya Turun Gunung ke Pasar Tradisional

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 19:50 WIB