Selebtek.suara.com - Komisi III DPR RI menjadi sorotan publik dan warganet saat menggelar Rapat dengar Pendapat (RDP) dengan Kapolri terkait kasus Ferdy Sambo yang berlangsung kemarin, Rabu (4/8/2022) dan disiarkan secara langsung di kanal YouTube DPR RI
Ada dua hal yang ramai diperbincangkan warganet saat mengikuti berjalannya RDP Komisi III bahkan hal tersebut mengundang gelak tawa para peserta di ruang rapat.
Warganet menyorot perihal salah ucap soal Tas Herpes dan misteri panggilan sayang yang bocor dari smartphone salah seorang anggota DPR Komisi III yang mengikuti rapat..
Berikut ulasannya:
1. Salah Ucap Tas Hermes jadi Tas Herpes
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Adies Kadir menjadi bahan pembicaraan warganet lantaran dirinya salah ucap Tas Hermes menjadi Tas Herpes pada Rapat Kerja Bersama Kapolri, Rabu (24/8/2022).
Semula Adies menyoroti gaya hidup mewah anggota Polri. Menurut dia, beberapa anggota Polri di tingkat bawah memiliki gaya hidup mewah bak raja kecil di daerah. Lalu, para istrinya menggunakan tas mahal dan bergonta-ganti.
"Kadang kami WhatsApp dan telepon enggak dijawab. Barusan jadi kapolres dan dir. Kemudian kita juga lihat gaya hidup mereka. Sudah mulai pakai cerutu, sudah mulai pakai wine, mobilnya juga sudah mewah-mewah. Perilaku istri-istrinya itu pakai tas Herpes, eh tas apa itu? Herpes? Itu sudah gonta-ganti loh bapak ibu sekalian. Jadi luar biasa," kata Adies seperti dikutip Tim Selebtek dari akun YouTube DPR RI.
Sontak ucapan Adies Kadir yang salah sebut nama brand tas tersebut mengundang gelak tawa dari para peserta rapat termasuk Kapolri.
Wakil Ketua Komisi III DPR, Desmond Mahesa kemudian mengoreksi ucapan Adies. "Hermes," kata Desmond.
2. Misteri panggilan sayang
Hal lain yang juga menjadi sorotan warganet dalam RDP antara Komisi III DPR dengan Kapolri dadalah misteri panggilan Sayang yang muncul tiba-tiba saat rapat.
Awalnya salah satu anggota Komisi III DPR, Habiburokhman akan menyampaikan usulan.
"Pak Kapolri yang dalam pengarahannya kita ikuti juga ada stressing soal pekat (penyakit masyarakat) dan di rapat tadi kita bahas soal pekat. Maksud saya masukan di sini apakah ...," ucap Habib.
"Sayang ...," demikian terdengar suara mirip seorang perempuan yang diduga berasal dari suara telepon.