Invasi Pemain Keturunan: 23% Pemain di Piala Dunia 2026 Bukan Lahir di Negaranya

Galih Prasetyo

Selasa, 16 Juni 2026 | 18:23 WIB
Invasi Pemain Keturunan: 23% Pemain di Piala Dunia 2026 Bukan Lahir di Negaranya
Kiper timnas Aljazair, Luca Zidane, menjadi sorotan jelang Piala Dunia 2026 setelah tampil dengan masker pelindung wajah. [Instagram Luca Zidane]
baca 10 detik
  • Sebanyak 292 dari 1.248 pemain Piala Dunia 2026 merupakan diaspora yang membela negara asal keturunan mereka.
  • Fenomena ini didorong oleh faktor garis keturunan, strategi rekrutmen federasi, serta adanya hubungan historis antarnegara.
  • Sebanyak 20 pemain tercatat melakukan perpindahan federasi sepanjang tahun 2025 hingga 2026 demi tampil di turnamen.

Suara.com - Piala Dunia 2026 mencatat fenomena menarik di tengah semakin kuatnya arus pemain keturunan. 

Sebanyak 23 persen pemain yang tampil di turnamen ini tidak lahir di negara yang mereka bela.

Data dari O Globo menunjukkan 292 dari total 1.248 pemain berasal dari luar negara timnasnya.

Artinya, hampir satu dari empat pemain di Piala Dunia kali ini merupakan bagian dari diaspora.

Fenomena ini dipicu berbagai faktor, mulai dari garis keturunan, peluang karier, hingga strategi federasi dalam merekrut pemain berbakat.

Selain itu, globalisasi turut membuka jalan bagi pemain untuk memilih identitas sepak bola mereka.

Contoh menarik datang dari gelandang Swedia, Yasin Ayari.

Ia memilih tidak merayakan gol ke gawang Tunisia sebagai bentuk penghormatan terhadap darah keturunannya dari sang ayah yang berasal dari negara Afrika tersebut.

Kasus lain terlihat pada kiper Aljazair, Luca Zidane, putra legenda Prancis Zinedine Zidane.

baca juga

Lahir dan besar di Eropa, ia sempat membela tim muda Prancis sebelum akhirnya memilih Aljazair, negara asal leluhurnya.

Keputusan tersebut terbukti tepat. Zidane tampil solid di Piala Afrika dan kini menjadi salah satu andalan Aljazair di Piala Dunia 2026.

“Ini soal garis keturunan, rencana karier, dan kebutuhan tim. Aljazair membutuhkan kiper, dan Zidane melihat peluang bermain di Piala Dunia,” kata analis sepak bola Afrika, Luis Fernando Filho.

Tren serupa juga terlihat di Senegal. Penyerang muda Assane Diao yang besar di Spanyol memilih membela negara kelahirannya, meski sempat masuk radar tim nasional Spanyol.

Sejarah kolonial juga memengaruhi fenomena ini, terutama pada negara-negara Afrika dengan banyak pemain berdarah Prancis.

Hal ini membuat banyak pemain memiliki opsi kewarganegaraan ganda.

Bahkan, tim debutan Curacao menjadi contoh ekstrem.

Hampir seluruh pemainnya lahir di Belanda, mencerminkan hubungan historis panjang antara kedua wilayah tersebut.

Menurut data FIFA, sebanyak 20 pemain berpindah federasi dalam kurun 2025 hingga 2026 demi tampil di Piala Dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Lagu Kebangsaan Dicemooh, Pemain Iran Ramin Rezaeian Meledak

Lagu Kebangsaan Dicemooh, Pemain Iran Ramin Rezaeian Meledak

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 18:12 WIB

Dipaksa Angkat Kaki dari AS, Pelatih Iran: Kami Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026

Dipaksa Angkat Kaki dari AS, Pelatih Iran: Kami Tim Paling Tertindas di Piala Dunia 2026

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:58 WIB

Scaloni Tutup Rapat-rapat Starter Argentina, Tapi Pastikan Sosok Ini Tampil Lawan Aljazair

Scaloni Tutup Rapat-rapat Starter Argentina, Tapi Pastikan Sosok Ini Tampil Lawan Aljazair

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:46 WIB

5 Fakta Menarik Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026, Debut hingga Comeback 28 Tahun

5 Fakta Menarik Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026, Debut hingga Comeback 28 Tahun

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 16:11 WIB

Pelatih Norwegia: Semoga Erling Haaland Kasih Dampak Besar Hadapi Irak

Pelatih Norwegia: Semoga Erling Haaland Kasih Dampak Besar Hadapi Irak

Bola | Selasa, 16 Juni 2026 | 15:59 WIB

Bukan Sekadar Menang: Pelajaran Berharga dari Suporter Jepang di Piala Dunia 2026

Bukan Sekadar Menang: Pelajaran Berharga dari Suporter Jepang di Piala Dunia 2026

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 17:05 WIB

Terkini

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

Pembalut Dikenai PPN 11 Persen, Bu Tejo 'Tilik' Kritik Keras Pemerintah: Ora Duwe Utek!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:13 WIB

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Buntut Penggeledahan "Ponpes" di Sukoharjo, Taj Yasin Pastikan Pendampingan Psikologis Anak-Anak

Jawa Tengah | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

CASA Maybank Indonesia Tumbuh 16,7%, Rasio Dana Murah Capai 64,1%

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:10 WIB

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

Masduki Sebut Ada Upaya Sistematis Alihkan Isu Evaluasi Pemerintah Lewat Framing Anarkisme

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:06 WIB

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Cara Pakai Moisturizer Retinol Hanasui untuk Pudarkan Flek Hitam di Usia 40 Tahun ke Atas

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:05 WIB

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

Sempat Syok! Siswa Sekolah Rakyat Korban Penganiayaan Kadet Unhan di Jember Mulai Bersekolah Lagi

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:04 WIB

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

×