Buat Surat Kematian Palsu Santri di Gontor, Hotman Paris Desak Kapolres Periksa Dokter MH

Selebtek

Minggu, 11 September 2022 | 13:17 WIB
Buat Surat Kematian Palsu Santri di Gontor, Hotman Paris Desak Kapolres Periksa Dokter MH
Hotman Paris mendesak kepolisian untuk segera memeriksa dokter yang menangani jenazah Albar Mahdi (Instagram/@hotmanparisofficia)

Selebtek.suara.com - Kasus kematian Albar Mahdi (AM), santri Pondok Pesantren Gontor asal Palembang yang meninggal akibat dianiaya oleh sesama santri di lingkungan pondok masih dalam proses penyidikan.

Polisi telah melakukan autopsi jenazah AM pada Kamis (8/9/2022) di TPU Selayur Kalidoni, Palembang. Sebelumnya Kepolisian Resort Ponorogo juga telah menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lingkungan Ponpes Gontor pada Selasa (6/9/2022).

Sejumlah barang bukti telah diamankan seperti air mineral, minyak kayu putih, dan pemukul yang terbuat dari kayu. Selain itu polisi juga mengamankan rekaman CCTV yang terpasang di beberapa sudut pondok pesantren.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Ponorogo Ajun Komisaris Polisi Nikolas Bagas Saputra mengatakan Hasil autopsi jenazah korban AM akan dijadikan barang bukti tambahan dalam pengungkapan kasus dugaan penganiayaan santri di Ponpes Gontor.

Hingga saat ini sudah ada 18 saksi yang diperiksa oleh penyidik di Satreskrim Polres Ponorogo. Saksi tersebut meliputi santri, dokter, ustaz atau staf pengajar, orangtua korban, dan petugas pemulasaraan jenazah termasuk dua orang terduga pelaku penganiayaan yang merupakan senior korban AM di Gontor.

Dalam kasus kematian santri AM yang meninggal dunia pada Senin (22/8), diduga pihak ponpes Gontor sengaja menutup-nutupi penyebab kematian putra Soimah ini.

Pengacara kondang Hotman Paris mendesak kepolisian untuk segera memeriksa dokter yang menangani jenazah AM karena diduga telah membuat surat pernyataan kematian palsu.
 
"Pada waktu jenazah diantarkan ke ibunya dilengkapi dengan surat keterangan dokter yang ditandatangani oleh dokter berinisial MH dari Rumah Sakit Yaspin Darussalam Gontor yang menyebutkan bahwa penyebab meninggalnya almarhum adalah karena sakit," ujar Hotman Paris melalui Instagram pribadinya, dikutip Selebtek.suara.com, Minggu (11/9/2022).

Sang ibunda, Soimah menduga AM mengalami tindakan kekerasan yang mengakibatnya nyawanya melayang karena melihat bekas luka dan darah di jenazah anaknya.

"Tapi karena ibunya melihat banyak darah di bagian belakang tubuh dan di bagian kepala ibunya tidak percaya dan ibunya berjuang selama 2 minggu untuk mengetahui apa penyebab meninggal anaknya," lanjut Hotman.

baca juga

Soimah kemudian mengadukan dugaan kematian anaknya tersebut kepada Hotman Paris saat pengacara itu berada di Palembang, Minggu (4/9/2022).

"Karena gagal terus, karena jawabannya selalu sakit akhirnya ibunya mencari Hotman dan kebetulan ketemu di Palembang," tutur Hotman.

"Dan setelah diviralkan oleh Hotman, akhirnya terbongkarlah penyebab kematiannya adalah bukan karena sakit tapi karena korban pengeroyokan," Kata Hotman.

Kepergian Santri Gontor. [Kolase Instagram/@soimah_didi]
Kepergian Santri Gontor. (sumber: Kolase Instagram/@soimah_didi)

Berdasarkan temuan tim pengasuhan santri, pihak Ponpes Gontor pun menyatakan telah menemukan adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan AM meninggal.

"Kami memang menemukan adanya dugaan penganiayaan yang menyebabkan almarhum wafat," kata Noor Syahid, juru bicara Ponpes Gontor dalam pernyataan terbuka pada Senin (5/9/2022).

Untuk itulah, Hotman Paris mendesak Kapolres untuk memeriksa dokter berinisial MH yang telah mengeluarkan surat pernyataan bahwea AM meninggal karena sakit. Ia juga meminta oknum yang terlibat dalam pembuatan surat tersebut untuk diperiksa.

"Dalam kesempatan ini saya memohon Bapak Kapolres setempat untuk segera memeriksa dokter berinisial MH yang menandatangani surat tersebut yang menyebutkan sakit dan juga oknum yang meminta dibuat dan mempergunakan surat tersebut karena surat tersebut diduga isinya palsu," kata Hotman.

Selain itu, Hotman juga meminta Ikatan Dokter Indonesia (IDI) untuk memeriksa dokter berinisial MH karena diduga telah membuat surat palsu.

"IDI Ikatan Dokter Indonesia juga agar segera memeriksa dokter bernisial MH dari Rumah Sakit Yaspin Darussalam Gontor," pungkasnya.

Diketahui pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor, Kiai Amal dan Kiai Akrim, beserta rombongan telah bertakziah ke kediaman keluarga almarhum AM.

Pihak ponpes Gontor juga menyatakan akan bekerjasama untuk pengusutan kasus kematian AM. Sebelumnya pelaku yang terlibat dugaan penganiayaan tersebut telah dikeluarkan dari pondok.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Santri Meninggal, Pesantren Gontor Ponorogo Ucapkan Bela Sungkawa

Santri Meninggal, Pesantren Gontor Ponorogo Ucapkan Bela Sungkawa

Bandungbarat | Minggu, 11 September 2022 | 07:21 WIB

Hotman Paris Desak Kapolres dan IDI Periksa Dokter Berinisial MH yang Terlibat Kematian Santri di Gontor

Hotman Paris Desak Kapolres dan IDI Periksa Dokter Berinisial MH yang Terlibat Kematian Santri di Gontor

Selebtek | Sabtu, 10 September 2022 | 11:34 WIB

Calon Mantu Hotman Paris yang Mirip Ayu Ting Ting Punya Profil Dan Bisnis Mentereng

Calon Mantu Hotman Paris yang Mirip Ayu Ting Ting Punya Profil Dan Bisnis Mentereng

Bali | Sabtu, 10 September 2022 | 11:45 WIB

Pimpinan Ponpes Gontor Takziyah ke Makam Albar Mahdi, Santri yang Meninggal Karena Dianiaya

Pimpinan Ponpes Gontor Takziyah ke Makam Albar Mahdi, Santri yang Meninggal Karena Dianiaya

Selebtek | Jum'at, 09 September 2022 | 17:34 WIB

Anak Soimah Tewas di Pesantren Gontor

Anak Soimah Tewas di Pesantren Gontor

Selebtek | Jum'at, 09 September 2022 | 15:13 WIB

Terkini

Kritik Manis PAW Patrol: The Dino Movie: Kenapa Anak-anak Harus Selalu Terlihat Berguna?

Kritik Manis PAW Patrol: The Dino Movie: Kenapa Anak-anak Harus Selalu Terlihat Berguna?

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar

Kendaraan Kustom Makin Marak di Jogja, Legalitas Masih Jadi PR Besar

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi

Setelah 4 Tahun Terendam, Jalan Cipayung-Pasir Putih Akhirnya Dibuka Lagi

Foto | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa

Tenaga Penjualan Jadi Kunci Penguatan Industri Asuransi Jiwa

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal

Gamelan Makin Digandrungi di Amerika, Pakualaman Beri Peringatan Keras ke Warga Lokal

Jogja | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:56 WIB

OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital

OSL Indonesia Bidik Peluang Tokenisasi Aset di Tengah Pertumbuhan Ekonomi Digital

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:50 WIB

3 Rekomendasi Bedak Emina untuk Remaja dan Anak Sekolah, Ringan Bikin Wajah Fresh

3 Rekomendasi Bedak Emina untuk Remaja dan Anak Sekolah, Ringan Bikin Wajah Fresh

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Transaksi Saham BEI Makin Ramai, IHSG Naik 1,93 Persen Sepekan

Transaksi Saham BEI Makin Ramai, IHSG Naik 1,93 Persen Sepekan

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:41 WIB

Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka

Penggerebekan di Lawang: Polisi Temukan Ribuan Ekstasi Tersembunyi dalam Boneka

Malang | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Gempa Flores M 7,7, Bantuan Logistik Mulai Dikirim untuk Warga Terdampak

Gempa Flores M 7,7, Bantuan Logistik Mulai Dikirim untuk Warga Terdampak

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 07:34 WIB

×