Selebtek.suara.com - Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor (PPMD) menjadi sorotan karena kasus kekerasan di sana. Seorang santri bernama Albar Mahdi (17) tewas setelah ditentang di bagian dada oleh santri lain hingga terjungkal dan kejang.
Albar Mahdi adalah remaja asal Palembang, Sumatera Selatan, anak dari ibu bernama Soimah. Hal itu dijelaskan pada video viral di akun TikTok @bang.dimul. Video tersebut menjelaskan awalnya Gontor tak mau buka suara soal kematian Albar Mahdi itu.
"Anak Soimah Meninggal di Gontor kondisi mayatnya aneh, inilah misteri kematian anak Soimah. Albar Mahdi adalah seorang anak Soimah, seorang ibu asal Palembang yang juga merupakan santri dari pondok pesantren modern Gontor, Ponorogo, Jawa Timur," ungkapnya di awal video yang viral di TikTok itu.
Video itu menyinggung soal jeda waktu saat pesantren memberitahu pihak keluarga. Ternyata, kabar kematiannya itu baru diterima keluarga tiga jam setelahnya.
"Albar Mahdi ini dikabarkan meninggal di tanggal 22 Agustus 2022 pukul 10. Namun keluarga bertanya-tanya ketika melihat surat kematian Albar Mahdi," kata pria di video.
"Di surat kematian tertulis jika Albar Mahdi meninggal pukul 6.45 tapi pesantren baru mengabari pukul 10 jadi terdapat keanehan di sini kenapa pihak pesantren baru mengabari 3 jam setelah Albar Mahdi meninggal dunia," sambung pria tersebut.
Jasad Albar Mahdi tiba di Palembang pada 23 Agustus dan diantar oleh ustaz bernama Agus. Yang menyedihkan, ternyata pesantren tersebut menjelaskan jika kematian Albar Mahdi karena lelas usai mengadakan perkemahan di pesantren Gontor.
Namun, saat keluarga melihat jasad Albar, mereka dikejutkan dengan banyaknya bekas luka yang tidak seperti luka terjatuh.
"Setelah ustaz Agus ini sampai Palembang pihak Gontor menyampaikan kalau Albar Mahdi ini meninggal karena terjatuh akibat kelelahan usai mengadakan perkemahan Kamis-Jumat di pesantren Gontor. Namun, ketika pihak keluarga penasaran dengan kondisi jenazah Albar Mahdi keluarga ini begitu terkejut dikarenakan kondisinya penuh luka-luka tidak seperti orang terjatuh," paparnya.
Keluarga kemudian mengambil tindakan otopsi dan dinyatakan bila Albar Mahdi diduga mengalami tindak kekerasan.
"Akibat hal ini pihak keluarga kemudian mengatakan hal ini ke tim forensik dan meminta untuk mengadakan otopsi, setelah otopsi ternyata Albar Mahdi ini diduga mengalami tindak kekerasan. Kemudian keluarga mendesak pihak Gontor untuk mengaku sebetulnya Albar Mahdi ini meninggal kenapa," ujarnya.
Soimah dan keluarga juga meminta bantuan kepada pengacara Hotman Paris untuk menyelesaikan kasus penganiayaan itu.
Unggahan video viral tersebut langsung dibanjiri komentar netizen. Tak sedikit yang salah fokus terhadap nama ibu korban yang sama dengan nama penyanyi Indonesia, Soimah Pancawati.
"apakah kita sepemikiran kirain Soimah ma'e (emot tertawa)," kata akun @*****
"kirain soimah dangdut ituu," imbuh @*****. "tanyain seniornya itu," ungkap @J***O.