Dan Terjadi Lagi!! Duka Atas Sepak Bola Indonesia, Panpel Arema Sempat Usulkan Perubahan Jadwal

Selebtek

Minggu, 02 Oktober 2022 | 09:51 WIB
Dan Terjadi Lagi!! Duka Atas Sepak Bola Indonesia, Panpel Arema Sempat Usulkan Perubahan Jadwal
Arema FC - Kerusuhan Kanjuruhan (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

Selebtek.suara.com – Bentrokan antar supporter kembali terjadi, kali ini terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang. Saat itu Arema bertanding melawan Persebaya. Skor 2-3 yang akhirnya dimenangkan oleh tim Persebaya Surabaya. Aremania yang tidak terima dengan kekalahan yang kembali terjadi, memaksakan masuk ke dalam lapangan untuk melakukan aksi protes. Awalnya hanya ada beberapa suporter yang masuk ke dalam lapangan, namun aksi protes akhirnya diikuti oleh supporter yang semakin banyak hingga keadaan menjadi tak terkendali. Para suporter akhirnya ricuh, polisi berusaha mengamankan situasi yang awalnya masih terkendali hingga pada akhirnya pihak keamanan dengan terpaksa harus menembakkan gas air mata. Bukannya menyelamatkan nyawa suporter, gas air mata ini malah membuat beberapa nyawa melayang karena sesak nafas. Padahal penggunaan gas air mata di sepak bola itu sudah diatur dalam regulasi FIFA terkait pengamanan pertandingan, baik sebelum, saat dan setelah pertandingan.

Awalnya dikabarkan sekitar 40 orang meninggal akibat tragedi ini. Namun hingga pagi, Dinas Kesehatan Kabupaten Malang mengkonfirmasi jumlah korban meninggal dunia menjadi 129 orang. Banyak hastag warganet di twitter maupun Instagram yang turut berbela sungkawa atas insiden ini. Kejadian ini dikabarkan menjadi tragedy sepak bola terparah di dunia setelah tragedi sepak bola Peru, Amerika Serikat 1964 yang memakan korban sekitar 300an.

Diketahui bahwa Arema dan Persebaya merupakan Derby Jawa Timur sehingga memiliki intensitas kericuhan yang cukup tinggi. Awalnya, Panitia Pelaksana Arema sudah meminta perubahan jadwal untuk meminimalisir adanya kericuhan. Permohonan ini sudah diajukan oleh ketua Panitia Pelaksana Arema, Abdul Haris. Ia menyatakan bahwa kick off yang dilaksanakan pada pukul 20.00 WIB di Kanjuruhan ini kurang ideal. Namun PT Liga Indonesia Baru, sebagai operator liga menolak perubahan jadwal ini.

Dari pantauan di twitter juga diketahui korban akibat insiden ini bukan hanya orang dewasa, namun juga anak-anak dan wanita. Semua orang berharap agar semua keluarga kerabat dari korban jiwa yang meninggal pada tragedi ini diberikan ketabahan.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Duka Mendalam Ganjar Pranowo untuk Korban Tragedi di Malang: Para Suporter Harus Bisa Menahan Diri, dan Saling Menjaga

Duka Mendalam Ganjar Pranowo untuk Korban Tragedi di Malang: Para Suporter Harus Bisa Menahan Diri, dan Saling Menjaga

Jawa Tengah | Minggu, 02 Oktober 2022 | 09:46 WIB

DVI Mabes Polri Diterjunkan ke Jawa Timur Identifikasi 127 Orang Korban Tragedi Kanjuruhan Arema vs Persebaya

DVI Mabes Polri Diterjunkan ke Jawa Timur Identifikasi 127 Orang Korban Tragedi Kanjuruhan Arema vs Persebaya

Bola | Minggu, 02 Oktober 2022 | 09:44 WIB

127 Orang Tewas dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan, Mabes Polri Turun Tangan

127 Orang Tewas dalam Tragedi Stadion Kanjuruhan, Mabes Polri Turun Tangan

Batam | Minggu, 02 Oktober 2022 | 09:40 WIB

TIM DVI Mabes Polri Dikerahkan Identifikasi Ratusan Korban Tragedi Sepak Bola di Malang

TIM DVI Mabes Polri Dikerahkan Identifikasi Ratusan Korban Tragedi Sepak Bola di Malang

Tantrum | Minggu, 02 Oktober 2022 | 09:39 WIB

Tragedi Kanjuruhan Rengut 127 Nyawa, Ridwan Kamil: Jangan Demi Rating TV Memaksa Pertandingan Malam Hari

Tragedi Kanjuruhan Rengut 127 Nyawa, Ridwan Kamil: Jangan Demi Rating TV Memaksa Pertandingan Malam Hari

Jabar | Minggu, 02 Oktober 2022 | 09:38 WIB

Bupati Malang Sebut Seluruh Biaya Pengobatan Suporter Arema Ditanggung Pemkab

Bupati Malang Sebut Seluruh Biaya Pengobatan Suporter Arema Ditanggung Pemkab

Sumedang | Minggu, 02 Oktober 2022 | 09:36 WIB

Terkini

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Muktamar ke-35 NU Diwarnai Aksi Protes, Gus Yahya: Saya Mohon

Jatim | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:33 WIB

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

Presiden Prabowo Tutup Muktamar NU Ke-35 di Jombang, Senin Besok

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:18 WIB

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

Gus Ipul Pastikan Forum Muktamar NU Ke-35 Bebas Ubah Keputusan Organisasi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Review Film The Last Sunrise: Makna Kehidupan di Balik Senyum dan Air Mata

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

Jepang Kirim Pasukan Bela Diri Bantu Meredam Kebakaran Hutan Kalimantan

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:16 WIB

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

3 Lip Balm Rp30 Ribuan yang Bagus Atasi Bibir Kering Menurut Review Pengguna

Lifestyle | Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Persib Bandung Resmi Melepas Dion Markx ke Persita Tangerang demi Menit Bermain

Bola | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Penyekatan Demonstrasi dan Nyawa Warga: Pejompongan Jangan Jadi 'Zona Berbahaya'

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:55 WIB

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

Sekolah Terdampak Gempa NTT Mulai Belajar Besok, Metode Disesuaikan Kondisi

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:51 WIB

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Dorong UMKM Naik Kelas, BRI Pertajam Ekosistem Klaster Usaha di Merauke

Bri | Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:43 WIB

×