Selebtek.suara.com - Rizky Billar membantah tudingan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilayangkan oleh Lesti Kejora. Hal itu disampaikan pengacara Billar, Neas Ginting.
Menurut Neas, tudingan KDRT yang menyeret kliennya itu terlalu berlebihan.
"(Soal KDRT) oh itu tidak, itu berlebihan," kata Neas Ginting dikutip dari Suara.com.
Meskipun penyidik telah mengantongi bukti visum, lanjutnya, dugaan KDRT itu masih belum bisa dipastikan kebenarannya sebelum adanya proses pemeriksaan terhadap Rizky Billar.
"Walaupun visum ada, tapi ini belum ada pemeriksaan. Kita tunggu pemeriksaan minggu depan,” pungkasnya.
Kuasa hukum Rizky Billar lainnya, Adek Erfil juga menyebut tidak ada bantingan yang dilakukan kliennya kepada Lesti Kajora, namun hanya kebanting.
Ia pun menyampaikan permohonan penundaan pemeriksaan yang diajukan kliennya. Rizky Billar mangkir dari panggilan penyidik untuk dimintai keterangan soal kasus KDRT pada Kmais (6/10/2022).
Namun Billar tidak hadir dengan alasan kondisi psikisnya masih terganggu akibat narasi negatif yang diberitakan mengenai dirinya.
![Rizky Billar [Instagram/@rizkybillar]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2022/10/07/1-1274114866.jpg)
Penyataan kuasa hukum Rizky Billar itu membuat warganet meradang. Mereka kemudian menyerang Adek Efril di akun Instagram pribadi sang pengacara.
Baca Juga: 6 Tips Menghadapi Kesedihan Supaya Tidak Berlarut-Larut
"Baebae ntar si bapak juga mangkir datang alasan kesehatan mental terganggu karena diserang netizen sosmed-nya," komentar salah satu warganet.
"Hati-hati psikis bapak juga terganggu dari serangan para netizen yang budiman ini," ujar yang lainnya.
"Padahal jelas bukti visum ada, cctv ada, saksi ada, mau ngomong apalagi bapaaaakk.. udah keluarin aja si Billar juga pasti kicep orang dia salah lagi mikirin hutang sama gaya hidupnya siapa yang bayarin," tulis warganet yang lain.
"Ini ya pengacaranya si tukang KDRT? Yang bilang berlebihan?? Berlebihan kok bisa sampe parah gitu ya pak. Duuuh siap-siap ente dihujat netizen se-Indonesia. Jangan sampai psikisnya kena juga kaya si Billar," timpal yang lain.
"Kok berlebihan pak? sampai masuk rumah sakit menurut bapak nya itu wajar gak tuh?," imbuh warganet lainnya.(*)
Sumber: Suara.com