Stop Pengunaan Obat dalam Bentuk Sirup, Simak Imbauan Ikatan Dokter Anak Indonesia terkait Kasus Gagal Ginjal Akut

Selebtek

Kamis, 20 Oktober 2022 | 07:00 WIB
Stop Pengunaan Obat dalam Bentuk Sirup, Simak Imbauan Ikatan Dokter Anak Indonesia terkait Kasus Gagal Ginjal Akut
Ilustrasi ginjal (Freepik)

Selebtek.suara.com - Gagal ginjal akut yang kemudian dinamai Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgGAPA) masih ditelusuri penyebab terjadinya. Berdasarkan hasil investigasi Kementerian Kesehatan RI dan juga Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), IDAI mengimbau tenaga kesehatan dan masyarakat umum untuk meningkatkan kewaspadaan.

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyikapi perkembangan situasi:

1. Hasil investigasi Kementerian Kesehatan RI dan Badan Pengawas Obat dan Makanan RI terkait penyebab Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgGAPA). 

2. Meningkatnya kasus GgGAPA secara cepat.

Maka, berdasarkan Surat Edaran (SE) Nomor SR.01.05/III/3461/2022 tentang Kewajiban Penyelidikan Epidemiologi dan Pelaporan Kasus Gangguan Ginjal Akut Atipikal (Atypical Progressive Acute Kidney Injury) Pada Anak, yang diteken oleh Plt Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Murti Utami pada Selasa (18/10), IDAI mengimbau hal-hal sebagai berikut:

A. Bagi Tenaga Kesehatan dan Rumah Sakit

1. Tenaga kesehatan menghentikan sementara peresepan obat sirup yang diduga terkontaminasi etilen glikol atau dietilen glikol sesuai hasil investigasi Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan.

2. Bila memerlukan obat sirup khusus, misalnya obat anti epilepsi, atau lainnya, yang tidak dapat diganti sediaan lain, konsultasikan dengan dokter spesialis anak atau konsultan anak.

3. Jika diperlukan, tenaga kesehatan dapat meresepkan obat pengganti yang tidak terdapat dalam daftar dugaan obat terkontaminasi atau dengan jenis sediaan lain seperti suppositoria atau dapat mengganti dengan obat puyer dalam bentuk monoterapi.

baca juga

4. Peresepan obat puyer monoterapi hanya boleh dilakukan oleh dokter dengan memperhatikan dosis berdasarkan berat badan, kebersihan pembuatan, dan tata cara pemberian.

5. Tenaga kesehatan diimbau untuk melakukan pemantauan secara ketat terhadap tanda awal GgGAPA baik di rawat inap maupun di rawat jalan.

6. Rumah sakit meningkatkan kewaspadaan deteksi dini GgGAPA dan secara kolaboratif mempersiapkan penanganan kasus GgGAPA.

B. Bagi Masyarakat Umum

1. Masyarakat untuk sementara waktu tidak membeli obat bebas tanpa rekomendasi tenaga kesehatan sampai didapatkan hasil investigasi menyeluruh oleh Kementerian Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan.

2. Masyarakat hendaknya tetap tenang dan waspada terhadap gejala GgGAPA seperti berkurangnya atau tidak adanya buang air kecil (BAK) secara mendadak.

3. Sebaiknya mengurangi aktivitas anak-anak, khususnya balita, yang memaparkan risiko infeksi (kerumunan, ruang tertutup, tidak menggunakan masker, dll).

Jika orangtua dan tenaga kesehatan memiliki pertanyaan dan pelaporan terkait Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal (GgGAPA) silakan menghubungi:

Hotline IDAI +62 888 1999 666 (Hanya Menerima Chat)

Terbuka pukul 09.00-13.00 WIB, akan dibalas dalam jangka waktu maksimal 3x24 jam.*

Sumber: Akun Instagram Ikatan Dokter Anak Indonesia @idai_ig

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada! Kenali Tanda-tanda Kadar Gula Darah Anda Terlalu Tinggi

Waspada! Kenali Tanda-tanda Kadar Gula Darah Anda Terlalu Tinggi

Selebtek | Minggu, 16 Oktober 2022 | 11:00 WIB

Komitmen, Kejujuran hingga Toleransi: Berikut 7 Nilai yang Wajib Kita Ajarkan pada Anak

Komitmen, Kejujuran hingga Toleransi: Berikut 7 Nilai yang Wajib Kita Ajarkan pada Anak

Selebtek | Sabtu, 15 Oktober 2022 | 09:00 WIB

Terkini

Salah Cs Nyaris Kalahkan Argentina, Presiden Mesir: Allah SWT Belum Menghendaki

Salah Cs Nyaris Kalahkan Argentina, Presiden Mesir: Allah SWT Belum Menghendaki

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 01:29 WIB

Detik-detik Juara Bertahan Argentina Hampir Angkat Kaki dari Piala Dunia 2026

Detik-detik Juara Bertahan Argentina Hampir Angkat Kaki dari Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 01:13 WIB

Jejak Kotor Wasit Francois Letexier: Bikin STY Naik Pitam Kini Bikin Ngamuk Pelatih Mesir

Jejak Kotor Wasit Francois Letexier: Bikin STY Naik Pitam Kini Bikin Ngamuk Pelatih Mesir

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 01:07 WIB

Dramatis! Tertinggal Dua Gol, Lionel Messi Hidupkan Asa Argentina

Dramatis! Tertinggal Dua Gol, Lionel Messi Hidupkan Asa Argentina

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 00:52 WIB

Mimpi Buruk Argentina: Messi Mandul, Mostafa Ziko Bawa Mesir Unggul 2-0

Mimpi Buruk Argentina: Messi Mandul, Mostafa Ziko Bawa Mesir Unggul 2-0

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 00:38 WIB

Gol Mostafa Ziko Dianulir VAR, Argentina Masih Tertinggal dari Mesir

Gol Mostafa Ziko Dianulir VAR, Argentina Masih Tertinggal dari Mesir

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 00:30 WIB

Kiper Mesir Mostafa Shobeir Bikin Messi Ukir Rekor Kelam di Piala Dunia

Kiper Mesir Mostafa Shobeir Bikin Messi Ukir Rekor Kelam di Piala Dunia

Bola | Rabu, 08 Juli 2026 | 00:20 WIB

HYDROPLUS Soccer League All Stars: Putri Surakarta U-15 Gugur di Fase Grup

HYDROPLUS Soccer League All Stars: Putri Surakarta U-15 Gugur di Fase Grup

Surakarta | Selasa, 07 Juli 2026 | 23:58 WIB

Salah Kirim Assist, Lionel Messi Gagal Penalti! Mesir Selangkah Lagi Cetak Sejarah

Salah Kirim Assist, Lionel Messi Gagal Penalti! Mesir Selangkah Lagi Cetak Sejarah

Bola | Selasa, 07 Juli 2026 | 23:53 WIB

Misteri Penembakan di Tambang Banyuasin, Operator Ekskavator Ditembak Saat Hendak Makan Malam

Misteri Penembakan di Tambang Banyuasin, Operator Ekskavator Ditembak Saat Hendak Makan Malam

Sumsel | Selasa, 07 Juli 2026 | 23:28 WIB

×