Selebtek.suara.com - Jessica Iskandar membela sang suami, Vincent Verhaag yang dituding tidak mau membantu membayarkan cicilan rumah miliknya meskipun telah menunggak 3 bulan.
Tak terima dengan tudingan tersebut, artis yang kerap disapa Jedar ini menyebut dirinya tidak mau membebani sang suami untuk melunasi cicilan rumah yang ia rencanakan untuk sang putra, El Barrack lantaran ia mengambil KPR jauh sebelum mengenal Vincent.
"Ini kan permasalahan emang sudah terjadi sebelum aku kenal, menikah (dengan Vincent). Tanggung jawab ini juga sudah aku rencanakan jauh sebelum aku kenal sama Vincent," kata Jessica Iskandar dikutip dari YouTube TRANS7 Official, Jumat (11/11/2022).
Jessica mengungkapkan sang suami justru sangat bertanggung jawab dan membelanya selama menghadapi proses hukum dengan rekan bisnis yang telah menipunya, Steven.
"Tapi suami aku mah bertanggung jawab, aku mah seneng banget sama suami aku. Kalau gak ada suami aku gak tahu harus gimana," ujar Jedar.
"Karena pertama aku baru habis melahirkan, aku kena masalah ini, sempet sakit-sakitan, stres, pusing. Tapi untung ada suami yang belain aku," sambungnya.
![Jessica Iskandar dan suami [Suara.com]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2022/11/09/1-jessica-iskandar-dan-suami.jpg)
Vincent Verhaag pun disebut rela pasang badan demi membela Jessica Iskandar.
"Sudah jangan mikirin itu, sudah aku saja yang urusin, aku yang pasang badan, pokoknya kamu ngurusin aja anak-anak jangan stres," kata Jessica.
Jessica menjelaskan, awalnya ia telah menyiapkan uang cicilan selama 10 tahun. Kemudian dananya tersebut ia gunakan untuk berbisnis yang merugi akibat kena tipu rekan bisnisnya.
"Dari kredit, aku udah mempersiapkan, selama 10 tahun aku udah punya uang cicilan, cuma salahnya kemarin aku berusaha muterin uangnya, supaya bisa menghasilkan juga passive income tapi ternyata kena musibah," tutur Jessica.
"Itu kita gak ada yang tahu," imbuhnya.
Jessica mengaku alami kesulitan keuangan pasca ditipu oleh rekan bisnisnya sebesar Rp9,8 miliar. Musibah itu membuatnya kelimpungan untuk membayar cicilan KPR hingga memutuskan untuk menjual rumahnya tersebut.
"KPR itu adalah tanggung jawab aku jauh sebelum nikah dan rencana aku karena musibah ini banyak yang buyar," pungkasnya.(*)