Tidak Sembarangan! Karena Hal Ini Batik Parang Lereng Dilarang Dipakai Tamu Tasyakuran Kaesang-Erina

Selebtek

Selasa, 06 Desember 2022 | 15:42 WIB
Tidak Sembarangan! Karena Hal Ini Batik Parang Lereng Dilarang Dipakai Tamu Tasyakuran Kaesang-Erina
Kaesang Pangarep dan Erina Gudono (Instagram/@kaesangp)

Selebtek.suara.com - Putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep akan melakukan sejumlah prosesi dan adat saat menikah dengan Erina Gudono. Pasangan kekasih ini dijadwalkan melangsungkan pernikahan pada 10 Desember 2022. 

Salah satu prosesi yang akan diikuti Kaesang adalah tasyakuran yang mengundang para tamu. Acara tasyakuran Kaesang Pangarep dan Erina Gudono akan digelar pada hari Minggu (10/12) dan Sabtu (11/12) di Solo dan Yogyakarta.

Dalam rangkaian acara ini, ada larangan yang harus diikuti oleh para tamu undangan. Yakni larangan untuk mengenakan pakaian batik dengan motif parang lereng. Larangan tersebut bahkan disampaikan langsung oleh Gibran Rakabuming, kakak Kaesang.

Gibran mengaku larangan tersebut merupakan permintaan dari Pura Mangkunegaran yang meminta tamu undangan tidak mengenakan kain batik motif tersebut.

"Untuk masuk pura nggak boleh ada parang lereng. Itu aturan dari Kanjeng Gusti (KGPAA Mangkunegara X, Bhre Cakrahutomo Wirasudjiwo)," kata kakak Kaesang kepada awak media di Balai Kota Solo, belum lama ini.

Parang Lereng merupakan batik yang memiliki ciri motif berulang mengikuti garis diagonal. Motif tersebut konon diciptakan oleh Sultan Agung Hanyakrakusumo.

Motif itu diciptakan Sang Susuhunan Agung yasa lantaran terinspirasi dengan ombak yang menggulung-gulung saat melakukan meditasi di di Pantai Selatan Jawa.

Kemudian pada Dinasti Mataram sampai awal kemerdekaan Indonesia, batik motif parang lereng hanya dapat digunakan oleh para raja dan keturunannya.

Seiring berjalannya waktu, sudah banyak orang yang menggunakan batik tersebut. Namun, motif parang lereng masih dilarang digunakan di lingkungan Keraton Surakarta, Yogyakarta, Mangkunegaran, dan Pakualaman.

baca juga
Kaesang Pangarep dan Erina Gudono [Instagram/@kaesangp]
Kaesang Pangarep dan Erina Gudono (sumber: Instagram/@kaesangp)

Parang Lereng merupakan batik yang memiliki ciri motif berulang mengikuti garis diagonal. Motif tersebut konon diciptakan oleh Sultan Agung Hanyakrakusumo.

Motif itu diciptakan Sang Susuhunan Agung yasa lantaran terinspirasi dengan ombak yang menggulung-gulung saat melakukan meditasi di di Pantai Selatan Jawa.

Kemudian pada Dinasti Mataram sampai awal kemerdekaan Indonesia, batik motif parang lereng hanya dapat digunakan oleh para raja dan keturunannya.

Seiring berjalannya waktu, sudah banyak orang yang menggunakan batik tersebut. Namun, motif parang lereng masih dilarang digunakan di lingkungan Keraton Surakarta, Yogyakarta, Mangkunegaran, dan Pakualaman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tamu Undangan Pernikahan Kaesang-Erina Dilarang Bawa Mobil saat Ngunduh Mantu, Ini Alasannya?

Tamu Undangan Pernikahan Kaesang-Erina Dilarang Bawa Mobil saat Ngunduh Mantu, Ini Alasannya?

Selebtek | Selasa, 06 Desember 2022 | 15:20 WIB

Kaesang Diminta Pakai Koteka Imbas Foto Prewedding Baju Tradisional Papua, Veronica Koman: Asal-Asalan

Kaesang Diminta Pakai Koteka Imbas Foto Prewedding Baju Tradisional Papua, Veronica Koman: Asal-Asalan

Your Say | Selasa, 06 Desember 2022 | 14:58 WIB

Kaesang Pangarep Jalani Gladi Bersih di Pendopo Ambarrukmo, Erina Gudono Tak Hadir

Kaesang Pangarep Jalani Gladi Bersih di Pendopo Ambarrukmo, Erina Gudono Tak Hadir

Entertainment | Selasa, 06 Desember 2022 | 15:13 WIB

Terkini

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Bangunan Dapur MBG di Muara Enim Jadi Sasaran Maling, Motor dan Ponsel Raib

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Pasar Murah HUT RI Digelar di 5 Kecamatan Palembang, Ada Diskon Belanja Rp10 Ribu

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:40 WIB

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Kado Anniversary Sempat Bikin Mahalini Kesal, Rizky Febian Bongkar Rencana Rahasianya

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Apakah Serum Vitamin C Boleh Dipakai Malam Hari? Ini Waktu Terbaik Agar Glowing Maksimal

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 22:02 WIB

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Review Skintific 2% Salicylic Acid, Serum Ampuh Bikin Jerawat Meradang Langsung Kempes

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:46 WIB

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

73 Hotspot Terpantau di Kalsel, Kemenhut Dorong Verifikasi Dini Karhutla

Kaltim | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:45 WIB

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Apresiasi Pidato Prabowo, Jubir PSI: Pertumbuhan Ekonomi Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:36 WIB

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Pengamat Kejaksaan: Bukan Febrie Adriansyah, Eksekutor Aset PT GBU Anggota Tim 9

Jabar | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Review Unerd Beat Tempo, Sepatu Lari Rp500 Ribuan Cocok Buat Interval dan Tempo Run

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:30 WIB

Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian

Gempa Flores, Ratusan Paket Bantuan Darurat Disalurkan ke Lima Titik Pengungsian

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 21:28 WIB

×