Tembakan di Kepala Mengenai Batang Otak Brigadir J, Ahli Forensik: Langsung Meninggal Seketika

Selebtek

Selasa, 20 Desember 2022 | 08:10 WIB
Tembakan di Kepala Mengenai Batang Otak Brigadir J, Ahli Forensik: Langsung Meninggal Seketika
Tembakan di Kepala Mengenai Batang Otak Brigadir J, Ahli Forensik: Langsung Meninggal Seketika (YouTube KOMPASTV)

Selebtek.suara.com - Dokter Farah Primadani Karaouw selaku Ahli forensik dan medikolegal menjadi saksi dalam persidangan seluruh terdakwa kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (19/12/2022).

Berdasarkan hasil pemeriksaan tim forensik, Farah menuturkan ada dua tembakan yang mematikan Yosua dalam insiden berdarah di rumah dinas Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga. Luka tersebut berada di kepala belakang sebelah kiri dan di dada sebelah kanan.

Farah menjelaskan luka tembak di dada sebelah kanan menyebabkan pendarahan yang bersifat fatal bagi korban meskipun kematiannya tidak seketika.

"Yang luka pada dada sebelah kanan itu setelah kami telusuri pada autopsi, mengenai paru-paru dan kena pembuluh darah besar sehingga menimbulkan pendarahan. Jumlah pendarahan yang saya temukan waktu pemeriksaan yaitu sekitar 700 mililiter dengan bekuan darah ada 150 gram," jelas Farah, dikutip dari YouTube KOMPASTV.

Ahli forensik dan medikolegal, Dokter Farah Primadani menjadi saksi dalam persidangan kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di PN Jaksel [YouTube KOMPASTV]
Ahli forensik dan medikolegal, Dokter Farah Primadani menjadi saksi dalam persidangan kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J di PN Jaksel (sumber: YouTube KOMPASTV)

"Dengan jumlah segitu, itu sudah dapat bersifat fatal bagi korban, menimbulkan pendarahan dapat menyebabkan kematian namun tidak seketika, ada jeda waktunya dalam hitungan menit," imbuhnya.

Sementara itu, luka tembak di kepala mengenai batang otak hingga menyebabkan kematian seketika.

"Kalau di kepala, saat pembukaan rongga kepala itu mengenai jaringan otak. Salah satu yang kena yaitu di batang otak. Batang otak kami kenal sebagai pusat pernafasan sehingga jika terkena di daerah tersebut itu langsung meninggal seketika," tutur Farah

"Seketika?" tanya pengacara Ferdy Sambo.

"Betul karena pusat pernafasan," jawab Farah.

baca juga

Farah lantas menjelaskan, untuk luka tembak yang lain tidak mengenai organ tubuh yang berpotensi menimbulkan kematian.

Berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan, terdapat 7 luka tembak masuk dan 6 luka tembak keluar di tubuh Yosua, termasuk 2 luka tembak mematikan tersebut.

"Kalau luka-luka lain memang tidak ada mengenai organ atau struktur alat tubuh yang berpotensi menimbulkan kematian. Jadi hanya dua luka saja yang kami nilai bisa menimbulkan kematian pada korban. Dada dan di kepala,' tegas Farah.

Sebelumnya, ketua Majelis Hakim Wahyu Imam Santoso mencecar insiden penembakan Yosua pada Ferdy Sambo. Namun eks Kadiv Propam Polri itu menjawab tidak tahu.

Ferdy Sambo menyebut Richard Eliezer menembak Yosua sebanyak 5 kali. Namun ada 7 luka tembak yang ditemukan tim forensik.

"Hasil sementara autopsi ada 7 luka tembak masuk di tubuh, dan 6 luka tembak keluar. Kalau saudara katakan Eliezer 5, yang 2 siapa?" tanya hakim.

"Saya tidak tahu," jawab Ferdy Sambo.(*)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Misteri Nama Kontak 'Tuhan Yesus' Di Grup WA 'Duren Tiga' Yang Berisi Ferdy Sambo Hingga Putri Candrawathi

Misteri Nama Kontak 'Tuhan Yesus' Di Grup WA 'Duren Tiga' Yang Berisi Ferdy Sambo Hingga Putri Candrawathi

News | Selasa, 20 Desember 2022 | 08:02 WIB

Daftar Nama Anggota Grup WhatsApp Duren Tiga, Bharada E Dimasukkan Setelah Brigadir J Dibunuh

Daftar Nama Anggota Grup WhatsApp Duren Tiga, Bharada E Dimasukkan Setelah Brigadir J Dibunuh

Sulsel | Selasa, 20 Desember 2022 | 05:20 WIB

Telak! Kriminolog Heran Ferdy Sambo Masih Ingin Main Bulu Tangkis Sebelum Eksekusi Yosua: Bukti Berencana

Telak! Kriminolog Heran Ferdy Sambo Masih Ingin Main Bulu Tangkis Sebelum Eksekusi Yosua: Bukti Berencana

News | Senin, 19 Desember 2022 | 16:48 WIB

Kini Merasa 'Dikadalin', Hendra Kurniawan Ternyata Dijanjikan Naik Pangkat Jika Bantu Ferdy Sambo?

Kini Merasa 'Dikadalin', Hendra Kurniawan Ternyata Dijanjikan Naik Pangkat Jika Bantu Ferdy Sambo?

News | Senin, 19 Desember 2022 | 16:32 WIB

Terkini

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Kebakaran Lahan Meluas ke Pemukiman, BPBD Cianjur Minta Warga Waspadai Puntung Rokok

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:47 WIB

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

140 Titik di Banten Darurat Air Bersih

Banten | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:37 WIB

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Gurita Pungli Dinas ESDM Jatim: Kabid Geologi Jadi Tersangka, Peras 217 Pemohon

Jatim | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:23 WIB

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Buka 31 Formasi Jabatan, Bupati Bogor Jamin Proses Seleksi ASN Transparan dan Bebas Orang Dalam

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:22 WIB

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

Dari Pencurian Ayam hingga Bentrok Jalanan: Mengapa Amuk Massa Terus Berulang?

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:21 WIB

×