Hal itu diungkap oleh Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam saat melakukan jumpa pers.
"Motif kekerasan terhadap anak itu adalah pelaku melampiaskan amarahnya kepada korban karena pelaku mendapat informasi dari teman wanita pelaku saudari A, bahwa A telah mengalami suatu perbuatan," ujar Kombes Ade Ary.
![Mario Dandy Satriyo [Tangkap layar Twitter @LenteraBangsaa_]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/02/24/1-whatsapp-image-2023-02-22-at-172600.jpeg)
Video penganiayaan beredar di media sosial
Aksi sadis penganiayaan Mario Dandy direkam dan beredar di jagat maya. Awalnya Agnes disebut-sebut sebagi orang yang merekam kejadian tersebut.
Namun berdasarkan penyelidikan polisi, terungkap bahwa pelaku perekaman adalah Shane Lukas menggunakan handphone milik Mario.
Shane Lukas juga berperan sebagai orang yang memanas-manasi pelaku untuk menganiaya David.
Dalam video tersebut terlihat Mario Dandy terus-terusan menghajar David dengan menendang dan menginjak kepala korban.
Saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Jumat (24/2/2023), Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam mengatakan pelaku memukul korban pada bagian kepala dan perut secara berulang kali.
Penganiayaan keji itu dilakukan ketika David dalam posisi push up. Shane Lukas diketahui mencontohkan "sikap tobat", atau gerakan kepala di bawah sejajar dengan kaki sambil posisi membungkuk, agar ditiru oleh korban.
Baca Juga: Akibat dari Wajib Militer, Baekhyun EXO Ungkap Berganti MBTI!
"Telah terjadi kekerasan terhadap D dengan cara menendang kepala beberapa kali. Kemudian, (Mario) menginjak kepala beberapa kali dan menendang perut, kemudian memukul kepala ketika korban berada pada posisi push up," kata Ade Ary.
"Kemudian, berdasarkan CCTV yang kami dapat di depan TKP, lalu berdasarkan analisis HP milik tersangka MDS (Mario), kami putar video itu dan kami tanya ke para saksi. Para saksi menyatakan sesuai dengan apa yang video itu tayangkan," jelas Ade Ary.
![Rafael Alun Trisambodo [Tangkap layar Instagram @jayalah.negriku]](https://media.suara.com/suara-partners/selebtek/thumbs/1200x675/2023/02/24/1-whatsapp-image-2023-02-23-at-193719.jpeg)
Ayah Mario Dandy meminta maaf secara terbuka
Ayah Mario Dandy, Rafael Alun Trisambodo menyampaikan permohonan maaf secara terbuka atas tindakan penganiayaan yang dilakukan anaknya.
Melalui video yang beredar di media sosial, Rafael menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga korban, David yang merupakan anak pengurus GP Ansor.
"Saya Rafael Alun Trisambodo, orang tua dari Mario Dandy dengan ini menyampaikan permintaan maaf kepada mas David dan keluarga besar bapak Jonathan, keluarga besar PBNU, dan keluarga besar GP Ansor," ujar Rafael.