Ternyata Ini Penyebab Rob Tinggi dan Kawasan Pelabuhan Tanjung Mas Banjir 1,5 Meter, Simak Penjelasanya

Semarang | Suara.com

Selasa, 24 Mei 2022 | 09:18 WIB
Ternyata Ini Penyebab Rob Tinggi dan Kawasan Pelabuhan Tanjung Mas Banjir 1,5 Meter, Simak Penjelasanya
BPBD

SUARA SEMARANG - Ternyata Ini Penyebab Rob Tinggi dan Kawasan Pelabuhan Tanjung Mas Banjir 1,5 Meter, Simak Penjelasanya dalam artike di bawah ini.

Anda penasaran penyebab rob tinggi yang mengakibatkan kawasan pelabuhan Tanjung Mas Semarang banjir hingga 1,5 meter? simak penjelasannya lengkap dalam artikel ini.

Apa penyebab terjadinya rob tinggi di wilayah pantai utara pulau jawa? yang sempat viral dan mengakibatkan banjir setinggi 1.5 meter di kawasan pelabuhan Tanjung Mas Semarang, bisa Anda simak penjelasannya dalam artikel ini.

Kita tentunya banyak bertanya apa penyebab utama terjadinya rob tinggi di pantai utara pulau jawa dan mengakibatkan kawasan pelabuhan Tanjung Mas Semarang menjadi tenggelam setinggi 1.5 meter pada 23 Mei 2022 kemarin.

Lalu kenapa ya bisa terjadi rob hingga mencapai ketinggian tersebut? hingga mengakibatkan pelabuhan Tanjung Mas Semarang terendam banjir air hingga perut orang dewasa mencapai 1,5 meter.

Fenomena alam rob sering terjadi di wilayah Indonesia, khususnya sering terjadi di wilayah pantai utara pulau jawa, seperti terjadi viral di kawasan pelabuhan Tanjung Mas Semarang kemarin banjir air rob yang mencapai 1,5 meter.

Berikut ini penjelasan Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang akibat rob menjadi tinggi dan mengakibatkan kawasan pelabuhan Tanjung Mas Semarang menjadi tenggelam air banjir rob setinggi 1,5 meter, silahk kan simak penjelasannya dalam artikel ini.

Terjadinya rob besar pada Senin 23 Mei 2022 yang diakibatkan permukaan air laut yang meninggi menyebabkan sebagian wilayah pantai utara pulau jawa mengalami kebanjiran. 

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas Semarang, Retno Widyaningsih melaporkan melalui sistem informasi respon cepat kejadian bencana hidrometeorologi menjelaskan Analisis cuaca sementara. 

Dia menjelaskan Adanya kejadian Perigee atau jarak bumi dan Bulan ada pada posisi terdekat yang menyebabkan air laut pasang cukup tinggi. 

"Kondisi akhir bulan Syawal dimana masa itu adalah mendekati fase puncak pasang, tanggal 23 Mei 2022 pukul 16.00 (saat bendungan air laut pelabuhan Tanjung Mas jebol) tercatat tinggi pasang mencapai 210 centimeter," ungkap Retno. 

Hal itu, lanjut Retno, ditambah dengan tinggi gelombang di perairan utara Jawa Tengah yang mencapai 1.25-2.5 meter akibat dari curah hujan tinggi dan angin kencang. 

Dari laporan respon cepat menyebutkan bahwa dampak yang ditimbulkan dari bencana ini antara lain;

1. Terjadi banjir rob di pesisir Tegal, Kabupaten Pekalongan, Kota Pekalongan Semarang, Demak, Pati dan Rembang. 

2. Terjadinya banjir rob di pelabuhan Tanjung Emas Semarang. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penyelenggaraan Event Besar di Indonesia Bakal lebih Mudah dengan Registrasi.Digital

Penyelenggaraan Event Besar di Indonesia Bakal lebih Mudah dengan Registrasi.Digital

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

Curah Hujan Tinggi Picu Banjir di Kolaka, 188 Rumah Warga Terdampak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 19:49 WIB

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

Banjir Bone Telan Dua Korban Jiwa, Bocah 5 Tahun Tenggelam Saat Evakuasi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 17:30 WIB

Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi

Pakar UGM Tolak Kampus Ikut Kelola MBG, Khawatir Perguruan Tinggi Kehilangan Independensi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:05 WIB

Masjid Baiturrahman, Tempat Melepas Penat di Tengah Kesibukan Kota Semarang

Masjid Baiturrahman, Tempat Melepas Penat di Tengah Kesibukan Kota Semarang

Your Say | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:05 WIB

Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru

Lahan Pusat Kota Menipis, Kawasan Kemayoran Bakal Disulap Jadi Pusat Ekonomi Baru

Bisnis | Jum'at, 08 Mei 2026 | 09:05 WIB

Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak

Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak

Bisnis | Kamis, 07 Mei 2026 | 18:50 WIB

Enam Bulan Pascabencana, Warga Padang Pariaman Masih Sebrangi Sungai dengan Rakit

Enam Bulan Pascabencana, Warga Padang Pariaman Masih Sebrangi Sungai dengan Rakit

Foto | Kamis, 07 Mei 2026 | 17:56 WIB

Terkini

Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang

Festival Lahan Basah Pertama di Indonesia Hadir dari Tempirai, Merawat Tradisi yang Hampir Hilang

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 23:54 WIB

Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan

Dekat dengan Umat, Bank Sumsel Babel Salurkan Dukungan untuk Pengembangan Fasilitas Keagamaan

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 23:35 WIB

Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat

Jelang Idul Adha, PTBA Gelar Pelatihan Penyembelihan Kurban Agar Sesuai Syariat

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 23:27 WIB

7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik

7 Sepatu Lari Lokal Paling Underrated 2026: Kualitasnya Dipuji Runner, Tapi Masih Jarang Dilirik

Jakarta | Minggu, 10 Mei 2026 | 23:17 WIB

Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?

Sepatu Lari Lokal Makin Viral, Tapi 5 Hal Ini Masih Bikin Sebagian Runner Ragu?

Jakarta | Minggu, 10 Mei 2026 | 23:03 WIB

Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru

Banjir Air Mata, Nonton Duluan Film Yang Lain Boleh Hilang, Asal Kau Jangan, Sukses Mengharu Biru

Your Say | Minggu, 10 Mei 2026 | 22:58 WIB

DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi

DVI Mulai Cocokkan DNA Keluarga Korban Bus ALS di Muratara yang Belum Teridentifikasi

Sumsel | Minggu, 10 Mei 2026 | 22:48 WIB

SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini

SPMB Pontianak Dibuka Juni 2026, Orang Tua Jangan Sampai Ketinggalan Jadwal Ini

Kalbar | Minggu, 10 Mei 2026 | 22:27 WIB

Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam

Pengendara Diminta Waspada, Jalan Desa di Landak Mendadak Ambles dan Berbahaya saat Malam

Kalbar | Minggu, 10 Mei 2026 | 22:16 WIB

Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba

Sinopsis Film The Sheep Detectives, Misteri Pembunuhan yang Diselidiki Kawanan Domba

Entertainment | Minggu, 10 Mei 2026 | 22:00 WIB