Ini 3 Tokoh Dibalik Naskah Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Semarang

Selasa, 26 Juli 2022 | 14:40 WIB
Ini 3 Tokoh Dibalik Naskah Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia
tokoh dibalik naskah teks proklamasi (Kemendikbud)

SUARA SEMARANG - Siapa saja para tokoh dibalik lahirnya naskah teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Terdapat tiga orang tokoh dibalik terciptanya naskah teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yanag tiap tanggal 17 Agustus selalu digaungkan.

Adanya peran para tokoh dalam merumuskan naskah teks proklamasi kemerdekaan Indonesia maka telah sah lahirnya negara berdaulat.

Perjalanan lahirnya naskah teks proklamsi kemerdekaan dibagi dalam beberapa tahapan yang melibatkan banyak tokoh.

Lantas siapa sajakah para tokoh yang terlibat dalam perumusan naskah teks proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Melansir laman kemendikbud.go.id berikut ada tiga tokoh yang merumuskan dalam lahirnya naskah teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.

Berikut informasi tentang sejarah dari naskah teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, mulai dari siapa yang mengusulkan hingga kertas asli coretannya.

Naskah teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia jika dilihat sangat sederhana, namun penuh makna tiap kata demi kata.

Sejarah perumusan hingga dinyatakan sebagai naskah teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia melalui jalan yang cukup panjang.

baca juga

Naskah teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia juga melibatkan banyak tokoh pergerakan perjuangan saat itu.

Mulai dari perumus, usulan isi, juga melalui sidang yang melibatkan banyak tokoh hingga akhirnya dibacakan oleh Soekarno dan Hatta.

Naskah Proklamasi ini ditulis oleh Soekarno pada dini hari, Jumat tanggal 17 Agustus 1945.

Naskah tersebut dibuat di rumah Laksamana Tadashi Maeda, Jalan Meiji Dori, sekarang dikenal dengan nama Jalan Imam Bonjol Nomor 1, Jakarta Pusat.

Naskah ini awalnya sebagai naskah rekomendasi sebelum disahkan dalam sidang pada saat itu.

Dalam bentuk tulisan tangan teks naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia ditulis di atas kertas putih.

Naskah rekomendasi tersebut tercatat sebagai Bangunan Cagar Budaya Nomor Ba-0004/TANCB/17/05/2013 pada Arsip Nasional Republik Indonesia.

Naskah dirumuskan oleh 3 orang yaitu Soekarno, Mohammad Hatta, dan Ahmad Soebardjo. 

Paragraf pertama diusulkan oleh Ahmad Soebardjo, paragraf kedua merupakan usulan Mohammad Hatta. 

Selanjutnya naskah ini dimintakan persetujuan kepada sidang yang seluruhnya berjumlah lebih kurang 40 orang. 

Dari teks naskah tulisan tangan kemudian naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia disalin oleh Sajuti Melik menggunakan mesin tik.

Usai diketik, naskah tulisan tangan ini sempat dibuang karena dianggap tidak diperlukan lagi.

Tetapi kemudian diambil dan disimpan oleh Burhanuddin Mohammad Diah sebagai dokumen pribadi.

Setelah berakhirnya rapat perumusan naskah proklamasi pada tanggal 17 Agustus 1945.

Pada tahun 1995 Burhanuddin Mohammad Diah menyerahkan naskah tersebut kepada Presiden Soeharto, dan pada tahun yang sama, naskah disimpan di Arsip Nasional Republik Indonesia.

Naskah ditulis pada lembar kertas berwarna putih dari blocknote.

Terdapat lebih kurang 15 lubang pada bagian tengah kertas bekas dimakan serangga.

Warna kertas berubah menjadi kuning kecoklatan, pada bagian tengah dan bawah terdapat bercak kecoklatan yang disebabkan oleh reaksi kimia bahan perekat pada cellotape yang mengering. 

Meski sudah berumur dan usang akan tetapi seluruh kalimat masih terbaca jelas.

Saat ini permukaan kertas bagian belakang dilapis dengan tisu Jepang agar tidak patah karena kertas sudah getas dan berlubang. 

Di bagian ini terdapat tulisan tentang pengumuman proklamasi:

"Berita Istimewa.. Berita Istimewa..
Pada hari ini, tgl 17 bln 8, 2605
di Djakarta telah dioemoemkan
proklamasi jg boenjinja Kemerdekaan
Indonesia"

Informasi lainnya yakni kertas naskah pernah dilipat empat sehingga bekas lipatannya masih tampak jelas.

Naskah dimasukkan ke dalam kantong plastik kedap dan disimpan dalam brankas di ruang bertemperatur khusus Gedung Arsip Stastis, Arsip Nasional Republik Indonesia, Jalan Ampera, Jakarta Selatan.

Pada baris kedua paragraf pertama terdapat bercak berwarna coklat tua yang menutup bagian akhir dari kata 'kemerdekaan'.

Naskah teks tulisan tangan tersebut merupakan tulisan tangan Soekarno dengan beberapa coretan revisi pada kata 'mengenai' dan 'diselenggarakan'.

Berikut isi teks naskah lengkap proklamasi kemerdekaan Indonesia dengan ejaan van Ophuijsen :

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan Kemerdekaan Indonesia.

Hal-hal jang mengenai pemindahan kekoeasaan d.l.l., diselenggarakan dengan tjara seksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.

Djakarta, hari 17 boelan 8 tahoen 05

Atas nama bangsa Indonesia

Soekarno/Hatta

Pembacaan teks proklamasi kemerdekaan pukul 10.00 WIB, sejumlah tokoh yang hadir di antaranya yaitu Mr. A.A. Maramis, Ki Hajar Dewantara, Sam Ratulangi, K.H. Mas Mansur, Mr. Sartono, M. Tabrani, A.G. Pringgodigdo, dan lain-lain.

Fatmawati istri Soekarno menyiapkan bendera Merah Putih yang ia jahit sendri untuk ikut dikibarkan saat kumandang proklamasi.

Pengibaran bendera Merah Putih dilakukan S. Suhud dan Latif Hendraningrat dengan diiringi lagu Indonesia Raya secara spontan dan ditutup sambutan Walikota Soewirjo dan dr. Moewardi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Waspada Inflasi di Asia Tenggara: Ekonomi Myanmar Terancam, Indonesia Aman?

Waspada Inflasi di Asia Tenggara: Ekonomi Myanmar Terancam, Indonesia Aman?

Bisnis | Selasa, 26 Juli 2022 | 14:31 WIB

Bandara Perth Lakukan Uji Coba Keset Sanitasi untuk Penumpang Indonesia

Bandara Perth Lakukan Uji Coba Keset Sanitasi untuk Penumpang Indonesia

Selebtek | Selasa, 26 Juli 2022 | 14:20 WIB

Mengenal Akhmad Gunadi, Sosok di Balik Performa Gemilang Timnas Putri Indonesia U-18

Mengenal Akhmad Gunadi, Sosok di Balik Performa Gemilang Timnas Putri Indonesia U-18

Bola | Selasa, 26 Juli 2022 | 14:13 WIB

Kedapatan Merokok di Area Masjid Nabawi, Seorang Jamaah Haji Asal Indonesia Terancam Denda

Kedapatan Merokok di Area Masjid Nabawi, Seorang Jamaah Haji Asal Indonesia Terancam Denda

Sumbar | Selasa, 26 Juli 2022 | 14:12 WIB

Alasan Timnas Indonesia U-16 Bakal Juara Piala AFF U-16 2022

Alasan Timnas Indonesia U-16 Bakal Juara Piala AFF U-16 2022

Bola | Selasa, 26 Juli 2022 | 14:00 WIB

Terkini

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

25 Tahun Konflik Agraria di Jambi Tak Selesai! BAM DPR Bakal Turun dan Investigasi

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:45 WIB

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

Genap 17 Tahun Otomatis Punya Rekening, Buat Apa?

News | Rabu, 09 September 2026 | 23:19 WIB

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Bukan Siang Hari, Ini Waktu Udara Palembang Paling Berbahaya Saat PM2.5 Tembus 600

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:30 WIB

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

Mendagri Apresiasi Gubernur Bobby Nasution Inisiasi Pertemuan Provinsi se-Sumatera Satukan Kekuatan

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:27 WIB

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Donal Husni Hilang Kontak Saat Liputan Krakatau, Ketua RT Ungkap Sosok dan Keseharian Sang Jurnalis

Banten | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Kabut Asap Kian Meluas, Kini Siswa Madrasah di Palembang Juga Belajar dari Rumah

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:17 WIB

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

5 Jurnalis Hilang Kontak Saat Liput Anak Krakatau, Pencarian Diperluas di Selat Sunda

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:15 WIB

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

Pekerja Perempuan Dominasi Perkebunan Sawit, Menteri PPPA Soroti Kesenjangan Upah

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:09 WIB

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

PTBA Dorong Budaya Inovasi Lewat BIGMIND Innovation Award 2026, Ubah Ide Jadi Dampak

Sumsel | Rabu, 09 September 2026 | 22:05 WIB

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

AHY Klarifikasi Maksud Pidato, Apa Respons Prabowo?

News | Rabu, 09 September 2026 | 22:01 WIB

×