"Kewenangan (gubernur) Jakarta besar. Hirarki gubernur Jakarta itu satu garis komando, dibandingkan Jawa tengah. Dia bisa angkat pejabat RT," jelasnya.
Sementara itu, Walikota Semarang Hendrar Prihadi mengapresiasi atas kunjungan rombongan Fraksi PDIP DKI Jakarta ke kantornya.
"Senior saya fraksi PDIP DKI Jakarta, kita sharing beberapa hal," katanya.
Terkait peluang akan ditarik sebagai kandidat Cagub DKI Jakarta pada Pemilu 2024, Hendi, sapaan Walikota Semarang mengaku hanya petugas partai.
"Itu wilayah pimpinan partai, kalau saya memang ditugaskan ya jalani. Jadi walikota ya jalani," katanya.
Dr. Hendrar Prihadi, S.E., M.M. atau Hendi lahir 30 Maret 1971, adalah Wali Kota Semarang yang menjabat sejak 17 Februari 2016.
Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai Wali Kota Semarang periode 2013-2015 dan Wakil Wali Kota periode 2010-2013.
Kemudian terpilih kembali sebagai incumbent untuk dua periode pada 2016-2021 dan 2021-2026 yang berpasangan dengan wakilnya Hevearita Gunaryanti Rahayu.
Sebelumnya, kabar Hendrar Prihadi akan ditarik ke Jakarta oleh Jokowi untuk menduduki posisi di LKPP. Kabar tersebut juga dibenarkan oleh Ketua DPD PDIP Bambang Pacul.
"Kita OK nggak ada masalah, kalau memang itu yang diinginkan (presiden) ya kita ikut," kata Bambang Pacul, Minggu (18/9/2022).
Pihaknya juga tak mempermasalahkan sebab memang sudah sesuai mekanisme yang berlaku. Apalagi presiden yang langsung meminta sesuai hak prerogatif.
Bambang Pacul juga memastikan suksesi pergantian walikota Semarang sudah bisa dipastikan. Sebab, proses penarikan Hendi, ke LKPP, serta penunjukan pengganti sebagai walikota tinggal ditanda tangani saja.
"Kita tunggu saja ya, karena soal itu masih 90 persen. Yen wes 100 persen diteken kan berarti sudah sip, tinggal nunggu Keppresnya," katanya.