Namun, kondisi pasien yang masih belum stabil tersebut, menyebabkan tim dokter tidak bisa melakukan tindakan operasi. Sehingga, penanganan selama 16 hari tersebut fokus pada trauma yang dialami korban.
"Saat pasien kita rawat, kondisinya tidak stabil. Jadi, masih belum memungkinkan untuk tindakan operasi," ujarnya.
Pada Sabtu (1/10), terjadi kericuhan usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dengan skor akhir 2-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang. Kekalahan itu menyebabkan sejumlah suporter turun dan masuk ke dalam area lapangan.
Kerusuhan tersebut semakin membesar dimana sejumlah flare dilemparkan termasuk benda-benda lainnya. Petugas keamanan gabungan dari kepolisian dan TNI berusaha menghalau para suporter tersebut dan pada akhirnya menggunakan gas air mata.
Dari tragedi Kanjuruhan yang tewaskan 133 orang per hari ini Selasa (18/10/2022), Presiden Jokowi menghubungi Presiden FIFA Gianni Infantino, hingga dia mendarat di Jakarta.
Tragedi Kanjuruhan mendapat sorotan khusus publik hingga Presiden Jokowi bereaksi, Presiden FIFA Gianni Infantino mendarat di Jakarta hingga mengundang ksusus Kepala Negara ke Piala Dunia Qatar 2022.
Melansi Antara, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan bila Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) akan berinvestasi dalam banyak hal untuk mengembangkan sepak bola di Indonesia, usai pertemuannya dengan Gianni Infantino.
Presiden Jokowi bertemu dengan Presiden FIFA Gianni Infantino di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (18/10/2022), salahsatunya membahas tragedi Kanjuruhan dan investasi.
Kata Jokowi investasi itu diwujudkan dengan kontribusi FIFA untuk membantu penerapan standar keselamatan dalam penyelenggaraan sepak bola di Indonesia.
Hal penting lainnya dengan pembinaan suporter, pembangunan stadion, hingga mengembangkan sekolah sepak bola.
“Tadi Presiden FIFA Gianni Infantino menyampaikan bahwa FIFA ingin investasi banyak di Indonesia, dalam hal yang tadi berkaitan dengan stadion, keselamatan, suporter, sekolah sepak bola yang ada di Indonesia,” kata Jokowi usai menerima Presiden dan delegasi FIFA, seperti dimuat Antara, Selasa.
Menurut Jokowi, Presiden FIFA Gianni Infantino ingin memberikan perhatian khusus kepada Indonesia.
“Ini yang patut kita syukuri,” ujar Jokowi.
Kerja sama investasi antara Indonesia dan FIFA, kata dia, akan dibicarakan lebih detail dalam pertemuan selanjutnya antara keduanya.
Nah, pertemuan lanjutan antara Jokowi dan Presiden FIFA kemungkinan dilakukan di Piala Dunia 2022 di Qatar atau di Bali, Indonesia.